Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menafsirkan Pidato Soekarno pada Konferensi Asia – Afrika Tahun 1955 dari Sudut Pandang Dilthey Nurdianto, Ivan
Jurnal Inovasi Global Vol. 3 No. 12 (2025): Jurnal Inovasi Global
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jig.v3i12.478

Abstract

Penelitian ini mengkaji pidato Soekarno pada Konferensi Asia-Afrika 1955 dengan menggunakan perspektif hermeneutika Wilhelm Dilthey, yang menekankan pemahaman subjektif dan historis terhadap teks. Hermeneutika Dilthey terdiri dari tiga elemen utama, yaitu penghayatan (erleben), ungkapan (ausdruck), dan pemahaman (verstehen). Penelitian ini menunjukkan bahwa pidato Soekarno mencerminkan pengalaman sejarah kolonialisme yang dirasakan oleh negara-negara Asia-Afrika, yang diwujudkan dalam bentuk Dasasila Bandung sebagai ungkapan kolektif. Pemahaman terhadap pidato ini menyoroti pentingnya solidaritas transnasional dalam menanggapi kolonialisme modern dan membangun kerja sama global. Dengan demikian, pendekatan hermeneutika Dilthey memberikan wawasan mendalam tentang bagaimana sejarah dan pengalaman kolektif membentuk solidaritas internasional yang berdampak pada hubungan global hingga saat ini.