p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Farmaka
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REVIEW ARTIKEL: AKTIVITAS DAN PEMANFAATAN BRAZILIN DARI KAYU SECANG (Caesalpinia Sappan L.) DALAM SEDIAAN KOSMETIK Puspitadewi, Nurhanifah; Sriwidodo, Sriwidodo
Farmaka Vol 21, No 1 (2023): Farmaka (Maret)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i1.37702

Abstract

Brazilin merupakan senyawa utama yang terkandung dalam kayu secang (Caesalpinia sappan L.). Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) adalah tanaman yang banyak ditemukan di Asia Tenggara, salah satunya Indonesia. Masyarakat Indonesia umumnya menggunakan kayu secang sebagai pewarna pada minuman atau makanan. Senyawa brazilin dalam kayu secang juga memiliki berbagai aktivitas lain yang dapat dimanfaatkan. Kosmetik merupakan salah satu produk yang diminati masyarakat. Saat ini perkembangan kosmetik berbahan alam juga meningkat. Tujuan dilakukannya review artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana aktivitas dan pemanfaatan brazilin khususnya pada bidang kosmetik. Metode dilakukan dengan mencari publikasi terkait brazilin dan kosmetik melalui Google Scholar, Pubmed, dan Science Direct. Hasil kajian menunjukan bahwa brazilin diketahui memiliki aktivitas sebagai anti-acne, whitening agent, anti-aging dan antiinflamasi. Berbagai aktivitas yang dimiliki Brazilin menunjukan bahwa Brazilin merupakan senyawa yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai sediaan kosmetik.Kata Kunci: Brazilin, Kosmetik, Kayu Secang
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Pasien Rawat Inap Non-Bedah Rumah Sakit X Di Bandung Periode Januari-Desember 2022 Menggunakan Metode ATC/DDD Puspitadewi, Nurhanifah; Halimah, Eli
Farmaka Vol 21, No 3 (2023): Farmaka (November)
Publisher : Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/farmaka.v21i3.47213

Abstract

Antibiotik merupakan suatu senyawa yang bekerja mengatasi dan mencegah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pada praktiknya banyak antibiotik yang masih digunakan secara tidak bijak maupun tidak rasional sehingga dapat menimbulkan resistensi bakteri. Untuk mengatasi hal tersebut upaya yang dapat dilakukan adalah melakukan evaluasi penggunaan antibiotik sehingga dapat dilihat pola penggunaan antibiotik. Evaluasi penggunaan antibiotik dapat dilakukan secara kuantitatif maupun kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien rawat inap non-bedah di Rumah Sakit X di Bandung pada periode Januari-Desember 2022. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode evaluasi penggunaan antibiotik dengan metode Anatomical Therapeutic Chemical/Defined Daily Dose (ATC/DDD). Selain itu dilakukan analisis terhadap Drug Utilization 90% (DU 90%). Hasil dari penelitian yang dilakukan didapatkan bahwa terdapat 28 antibiotik yang digunakan. Antibiotik yang memiliki nilai DDD/100 hari rawat tertinggi adalah cefixime yaitu sebesar 4,78 DDD/100 hari rawat. Sementara antibiotik yang masuk kedalam segmen DU 90% adalah levofloxacin, cefixime, ceftriaxone, azithromycin, cefadroxil, amoxicillin, cefotaxime, metronidazole, dan thiamphenicol.Kata kunci: Evaluasi Penggunaan Obat, Antibiotik, ATC/DDD