Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Nilai-Nilai Persatuan Yang Terkandung Dalam Film Animasi Adit Dan Sopo Jarwo Episode Upacara Kemerdekaan Indonesia Dewi, Juliana; Shokib Rondli, Wawan; Fajrie, Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai persatuan yang terdapat dalam alur cerita dalam Film Animasi "Adit dan Sopo Jarwo" Episode Upacara Kemerdekaan Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian yang dijalankan adalah analisis wacana. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan dan dokumentasi. Analisis data melibatkan tahap reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai Persatuan dalam Alur cerita film "Adit dan Sopo Jarwo" menggambarkan nilai-nilai persatuan seperti kebersamaan, kekompakan, menghargai perbedaan, dan menghormatidan menjunjung tinggi nilai persatuan. Dimulai dari persiapan Upacara Kemerdekaan, karakter-karakter bekerja bersama. Meski muncul perbedaan pendapat, mereka mencoba menghormati dan mencari solusi. Tantangan teknis menguji kerjasama, tetapi puncaknya menunjukkan dukungan. Suksesnya upacara membuktikan bahwa nilai persatuan berdampak positif, dan momen akhir menunjukkan kebanggaan dan kesatuan.
Rumah sebagai Ruang Penjara: Analisis Sosial atas Paralisis Perempuan dalam Cerpen Eveline karya James Joyce Nizami, Desya Elma; Shelomita, Azzura; Inara, Aisha; Dewi, Juliana; Octavianda, Nadya; Putri, Wini Maulani
Sosiora Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : AJI Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65260/sosiora.v4i1.35

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis fenomena paralisis psikologis perempuan dalam cerpen Eveline karya James Joyce melalui pendekatan kajian sosial dan feminisme. Cerita ini menggambarkan konflik batin seorang perempuan muda yang terjebak dalam tekanan keluarga, norma sosial, serta trauma masa lalu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis teks dan teori feminisme serta psikologi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Eveline mengalami ketidakmampuan mengambil keputusan (paralisis) akibat dominasi patriarki, beban domestik, serta internalisasi rasa takut dan kewajiban moral. Selain itu, rumah yang seharusnya menjadi ruang aman justru berubah menjadi simbol pengekangan dan ketidakbebasan. Studi ini menegaskan bahwa karya sastra dapat merepresentasikan realitas sosial, khususnya terkait posisi perempuan dalam struktur patriarki.