Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI ALGORITME SUPPORT VECTOR MACHINE UNTUK KLASIFIKASI PENYESUAIAN UANG KULIAH TUNGGAL TERDAMPAK PANDEMI COVID-19 (Studi Kasus: Universitas Siliwangi) Nugraha, Yuki Rizki Adam
JTIK (Jurnal Teknik Informatika Kaputama) Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59697/jtik.v5i2.545

Abstract

Universitas siliwangi adalah salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia yang sudah menerapkan Uang Kuliah Tunggal sejak awal perubahan satatusnya dari swasta ke negeri. Namun belakangan ini pandemi Covid-19 memberikan dampak yang cukup besar bagi sebagian keluarga mahasiswa. Sehingga hal tersebut mempengaruhi kesanggupan orang tua mahasiswa untuk membayar UKT secara penuh. Bersamaan dengan hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengambil tindakan dengan mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020 untuk bisa memberikan pembebasan sementara UKT, pengurangan UKT, perubahan kelompok UKT, atau pembayaran UKT secara mengangsur bagi mahasiswa yang mengajukan. Berdasarkan masalah tersebut maka diterapkan algoritme Support Vector Machine untuk klasifikasi penyesuaian UKT terdampak pandemic covid-19. Hasil klasifikasi penyesuaian uang kuliah tunggal dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) mendapatkan akurasi sebesar 83,00% dari 100 baris data yang diujicobakan menggunakan RapidMiner. Data prediksi hasil klasifikasi yang direkomendasikan kepada pimpinan adalah sebanyak 67 mahasiswa disetujui untuk melakukan penyesuaian uang kuliah tunggal (accept), sedangkan sebanyak 33 mahasiswa ditolak dan ditetapkan kembali ke uang kuliah tunggal sebelumnya (reject).
Implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Tempat Pemakaman Pada DKM Al-Furqon Sebagai Upaya Digitalisasi Layanan Masyarakat Ramdani, Cecep Muhamad Sidik; Nugraha, Yuki Rizki Adam; Sjamsuddin, Irfan Nafis; Jatnika, Galih Rahmat; Nuryaman, Hendar; Salsabil, Fauzan Alif; Nazar, Nizar Fathun
Journal of Appropriate Technology for Community Services Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jattec.vol7.iss1.art2

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pelayanan publik berbasis masyarakat. Salah satu bentuk implementasi yang penting adalah digitalisasi layanan pengelolaan pemakaman, yang sebelumnya dilakukan secara manual melalui pencatatan buku atau dokumen sederhana. Proses manual tersebut sering menimbulkan permasalahan seperti duplikasi data, keterlambatan dalam pencarian informasi, serta keterbatasan akses data oleh pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem informasi pengelolaan tempat pemakaman pada DKM Al-Furqon sebagai bentuk transformasi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat. Metode pengembangan sistem yang digunakan mengacu pada pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem informasi ini mampu memfasilitasi pengelolaan data makam, pendaftaran pemakaman baru, pencarian lokasi makam, hingga penyajian laporan yang lebih akurat dan cepat. Selain itu, sistem ini juga memberikan transparansi bagi masyarakat dalam memperoleh informasi terkait status ketersediaan lahan dan administrasi pemakaman. Implementasi sistem informasi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi digital di sektor pelayanan publik dan mendukung tercapainya efisiensi serta akuntabilitas pengelolaan data berbasis komunitas (Kementerian Kominfo RI, 2021). Secara keseluruhan, penerapan sistem informasi pengelolaan tempat pemakaman di DKM Al-Furqon tidak hanya memperbaiki efisiensi administrasi, tetapi juga memberikan nilai tambah berupa peningkatan kualitas pelayanan, kemudahan akses informasi, serta mendukung gerakan digitalisasi layanan masyarakat.