Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pernikahan anak usia dini ditinjau dari perspektif perlindungan anak Fransiska Novita Eleanora; Andang Sari
PROGRESIF: Jurnal Hukum Vol 14 No 1 (2020): PROGRESIF: Jurnal Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/progresif.v14i1.1485

Abstract

Children marriage of children at a very early marriage performed under adult age which is prohibited by law or other rules and regulations because it can cause things that can harm women. The impact that occurs from marriage a serious problem that must be with appropriately and seriously by the parties as well as the relevant agencies. Because the results in future generations caused by first high number of children who experience unwanted pregnancy and childbirth. Second, this also results in divorce. Third, the birth of a baby who later does not grow properly. Fourth, children are victims of divorce have the potential to fall into poverty, fail in education, get trapped trafficking children, are placed in degrading work such as sex workers, drug dealers, slavery. These are all in violation of child rights. The method in research in using normative juridical research is by principles and theories reviewing books, documents, journals, as well as from invitation legislation relating to the problem to be studied. The result is the prevention of child marriage at a very young age is the protection of children's rights, especially the protection of the right to life, the right to grow and must remain protected.
Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga Andang Sari; Haryani Putri, Anggreany
KRTHA BHAYANGKARA Vol. 14 No. 2 (2020): KRTHA BHAYANGKARA: DECEMBER 2020
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/krtha.v14i2.291

Abstract

Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) bukanlah fenomena (gejala) baru. Di Indonesia KDRT disimpan “rapih” di dalam mitos bahwa rumah tangga adalah surgadunia. KDRT merupakan masalah yang klasik dalam masalah gender. Walaupun perlindungan hukum untuk korban KDRT ini sudah ada yaitu UU nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, namun demikian hal ini belumlah cukup untuk mengantisipasi masalah tersebut. Penelitian ini mengkaji mengapa perempuan sebagai korban dalam rumah tangga berusaha untuk bertahan dalam perkawinan yang penuh dengan kekerasan dan bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap perempuan yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian yuridis normatif yaitu dengan cara pendekatan menelaah perundang-undangan, kepustakaan yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti.
ANALISIS WORK-LIFE BALANCE DAN STRES KERJA TERHADAP KINERJA DENGAN BURNOUT SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Perawat di RSUDP NTB) Novita Ana Anggraini; Andang Sari; Muh. Emilia Sa'di Rasyid
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 10 (2026): Maret 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik penunjang disertasi ini dilaksanakan di Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai lembaga pembina dan pengendali tata kelola sumber daya manusia rumah sakit daerah, dengan fokus pada perawat RSUD Provinsi NTB. Tujuan praktik ini adalah mengembangkan model peningkatan kinerja perawat melalui work–life balance dan pengelolaan stres kerja dengan burnout sebagai variabel mediasi. Metode yang digunakan meliputi pengkajian sistem pembinaan, analisis Fishbone, penentuan prioritas masalah menggunakan USG, serta analisis SWOT sebagai dasar perumusan intervensi. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa tingginya burnout dan menurunnya kinerja perawat bukan hanya disebabkan oleh faktor individu, tetapi merupakan akibat dari belum optimalnya sistem pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Ketiadaan sistem terintegrasi menyebabkan kesejahteraan kerja perawat tidak terkelola secara sistemik. Sebagai solusi dikembangkan Provincial Work–Life Balance and Burnout Management System (PWLB–BMS–NTB), yaitu model pembinaan work–life balance dan pengelolaan stres kerja berbasis pengendalian burnout yang dikendalikan oleh Dinas Kesehatan Provinsi NTB. Implementasi model ini menunjukkan penurunan burnout dan peningkatan kinerja perawat RSUD Provinsi NTB. Praktik ini menegaskan bahwa penguatan peran Dinas Kesehatan sebagai pembina kesejahteraan dan kesehatan mental tenaga kesehatan merupakan kunci dalam membangun kinerja perawat rumah sakit daerah yang berkelanjutan