Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENILAIAN 6C DALAM MEMINIMALISIR PEMBIAYAAN MURABAHAH BERMASALAH DI KSPPS BMT NU JAWA TIMUR CABANG BLUTO SUMENEP Toha, Mashuri; Hidayat, Miftahul
Iqtishodiah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol. 6 No. 1 (2024): Iqtishodiah
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62490/iqtishodiah.v6i1.436

Abstract

Pembiayaan bermasalah merupakan salah satu resiko yang dialami semua lembaga keuangan syariah di daerah sumenep ksususnya BMT NU Jawa Timur Cabang Bluto yaitu kolektibilitas pembiayaan yang kategorinya lancar menjadi kurang lancar (diragukan dan macet), tingginya jumlah pembiayaan yang dialokasikan kepada masyarakat terutama pembiayaan murabahah. Sebelum memberikan pembiayaan pihak BMT melakukan analisis kelayakan pembiayaan yang menggunakan prinsip 6C yang terdiri dari Character, Capacity, Capital, Collateral, Condition of Economy dan Contrains yang bertujuan untuk memitigasi resiko sehingga akan meminimalkan resiko pembiayaan bermasalah yang terjadi dikemudian hari. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan penilaian 6C yang digunakan dalam meminimalisir pembiayaan bermasalahdanmengetahui bagaimana penyelesaian pembiayaan Murabahah bermasalah di KSPPS BMT NU Jawa Timur Cabang Bluto Sumenep. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif denganjenisdeskriptif, yang dalam hal ini menggunakan tiga teknik pengumpulandatayaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datayangdigunakan yakni Redukasi data, Penyajian data dan Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: Character dapat dinilai dengan mencari informasi melalui lingkungan sekitar ataupunpengakuan calon anggota, Capacity dinilai dengan usaha yang dijalankan, Capital hasilnya masih surplussetelah dihitung pendapatannya dikurangi seluruh pengeluaran disetiapbulannya dan seluruh asset kekayaan calon anggota, Collateral menilai harga jual jaminan, bukti kepemilikan dan status hukumnya, Conditionof Economy kondisi kelanjutan usaha yang dijalankan, Constrain melihat usaha yang berpengaruh terhadap iklim, cuaca dan usahayangmengganggu dan membahayakan masyarakat sekitar. Kedua: Penyelesaian pembiayaan Murabahah bermasalah dilakukan dengan menganalisis faktor yang mempengaruhi anggota tidak mebayar kemudian melakukan tahap restrukturisasi dan melakukan penjualan bersama barang jaminan apabila anggota tidak memiliki i’tikad baik dalam melunasi angsurannya kepada KSPPS BMT NU Jawa Timur Cabang Bluto Sumenep.
Implementasi Green Banking pada Perbankan Syariah Indonesia Melalui CSR Arislan, Much. Syafiq; Toha, Mashuri
Jurnal Perbankan Syariah Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/jps.v3i1.10079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi implementasi green banking di Bank Muamalat Indonesia, dengan fokus pada program-program dan strategi yang diterapkan serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus, yang mengadakan ceck dan receck dari satu sumber dibandingkan dengan sumber lain sampai peneliti merasa puas dan yakin bahwa informasi yang dikumpulkan itu benar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Bank Muamalat telah menerapkan sejumlah program green banking, termasuk efisiensi energi, pengurangan limbah, dan penggunaan kertas yang minimal. Strategi yang dilakukan termasuk peningkatan kesadaran staf dalam penggunaan sumber daya dan penggunaan teknologi untuk mengurangi konsumsi kertas. Program CSR yang mendukung green banking meliputi literasi keuangan online, pemanfaatan tenaga lokal, dan investasi pada infrastruktur sosial. Implikasi penelitian ini adalah bahwa green banking tidak hanya menguntungkan secara ekonomi bagi bank, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat secara luas. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi bank lain dalam mengembangkan praktik keuangan yang berkelanjutan.
Pengaruh Promosi Simpanan BMT NU Bluto terhadap Minat Menabung Pengrajin Batik di Desa Pakandangan Barat Fajri, Faizar Zaky; Toha, Mashuri
Assyarikah: Journal of Islamic Economic Business Vol 6, No 1 (2025): Assyarikah: Journal Of Islamic Economic Business
Publisher : Al-Amien Prenduan for Islamic Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28944/assyarikah.v6i1.2141

Abstract

As the banking sector continues to evolve, promotional strategies play a pivotal role in enabling financial institutions to attract, engage, and retain their target markets. A well-executed promotion can significantly influence the inclination of potential clients—in this case, batik artisans in Pakandangan Barat Village—to save or become members of the BMT NU Bluto branch. This study aims to examine the extent to which BMT NU Bluto’s promotional activities affect the saving interest of these artisans. Utilizing a quantitative correlational approach, data were collected from 40 respondents and analyzed through simple linear regression using SPSS software. The findings reveal that promotional efforts exert a statistically significant influence on saving interest (t-count = 9.424 > t-table = 2.026; p-value = 0.000 < 0.05), with an R² value of 0.700, indicating that 70% of the variance in saving interest is attributable to promotional activities. These results underscore the crucial role of promotion in enhancing the saving interest of local batik artisans.
IMPLEMENTASI LAYANAN PERENCANAAN KARIR SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DALAM MEREDUKSI FENOMENA PUTUS SEKOLAH DI KABUPATEN SUMENEP Toha, Mashuri; Maulidi, Achmad; Wahyudi, Hery Fadli; Jannah, Syaifatul
Jurnal Karaton Vol 3 No 1 (2023): Karaton: Jurnal Pembangunan Sumenep
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Daerah Kabupaten Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menguraikan tentang bentuk perencanaan karir siswa dalammenanggulangi fenomena putus sekolah di Kabupaten Sumenep. Diantaraproblem pendidikan yang menjadi perhatian stakeholders pendidikan adalahmasih tingginya angka putus sekolah, khususnya di Kabupaten Sumenep. Banyakfaktor yang menjadi penyebab anak putus sekolah, diantaranya ialah kurangmampu secara ekonomi, maraknya tradisi pernikahan dini, dan tradisi merantauke Jakarta. Selain itu kurangnya pemahaman yang komprehenshif tentang karirjuga turut menjadi penyebab anak putus sekolah, sehingga dibutuhkanperencanaan dan perancangan keputusan pemilihan pekerjaan dan jabatan yangsesuai dengan passion dan kemampuan yang dimiliki, Oleh karena itu fokuskajian dalam penelitian ini yaitu faktor-faktor dominan penyebab anak putussekolah, bentuk-bentuk perencanaan karir siswa, dan keterlibatan pihakpemerintah dan lembaga pendidikan dalam menanggulangi fenomena putussekolah di Kabupaten Sumenep. Metode penelitian yang digunakan adalahmetode kualitatif fenomenologis, Studi fenomenologis dalam penelitian inimenggali informasi berkenaan dengan pengalaman, perasaan dan sikap yangmuncul atas perasaan tersebut dari beberapa informan yang di antaranya adalahpeserta didik di Kabupaten Sumenep, pemangku kebijakan di sekolah, instansiyang membawahi atau berhubungan dan pemerintah kota KabupatenSumenepdengan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan FGD. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor dominan yang menjadi pemicutimbulnya fenomena putus sekolah yang ada di Kabupaten Sumenep yaitu faktorperantauan, faktor pernikahan dini, faktor perhatian & pengawasan orang tua,faktor budaya & lingkungan, faktor kurangnya kesadaran tentang pendidikan,dan faktor seni tradisional. Adapun bentuk-bentuk perencanaan karir siswadilakukan melalui tiga langkah, yaitu penilaian diri, eksplorasi karir, identifikasikarir dan penetapan tujuan karir. Sedangkan bentuk keterlibatan pihakpemerintah dan lembaga pendidikan dalam menanggulangi fenomena putussekolah di Kabupaten Sumenep berupa bantuan biaya pendidikan, bantuandermawan, program penyuluhan, dan family coaching.