Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Unsur Intrinsik Cerpen “Dedosan” Karya I Wayan Wikana Muliana, I Kadek Eka
Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha Vol 7, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbb.v7i2.28071

Abstract

Karya sastra adalah hasil pekerjaan dalam bentuk tulisan yang dibuat oleh seseorang dengan imajinasinya. Cerpen merupakan sebuah karya sastra tulis yang banyak ditemukan hingga sekarang ini. Unsur intrinsik adalah salah satu unsur yang membangun sebuah karya sastra. Dalam penelitian ini membahas tentang keberadaan unsur intrinsik yang membangun cerpen Dedosan karya I Wayan Wikana. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan deskripsi mengenai unsur intrinsik yang terkandung di dalam cerpen. Metode penelitian yang digunakan dalam menganalisis adalah Metode dengan pendekatan kualitatif deskripsi dengan ancangan studi pustaka. Berdasarkan analisis data, ditemukan hasil sebagai berikut. Bertemakan budaya dan kritik sosial, dengan alur maju, sudut padang pengarang sebagai orang ketiga diluar cerita yang serba tahu, dengan latar tempat di Tengah Genah Masare, di Genah Pasangkepan. Berlatar waktu pada semengan. Serta berlatar suasana yang sedih, malu, ramai, ricuh, bingung, dan senang. Adapun tokoh dan penokohan yang terungkap di dalam cerpen tersebut yaitu Ketut Putra, Luh Putri, Pan Darti, Pekak Satra, Made Srewana, Putu Sutresna, dan Krama desa. Gaya bahasa yang termuat yaitu Personifikasi, Ironi, dan Alusio. Amanat yang tersirat, yaitu tentang nilai sosial dan nilai hukum. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pada cerpen Dedosan karya I Wayan Wikana mengandung unsur intrinsik yang membangun ceritanya.Kata Kuci; unsur, instrinsik, cerpen
The Impact of SARD-Based Cooperative Learning with the Patik Bali Application on Motivation and Learning Outcomes in Balinese Script Instruction Abstract Muliana, I Kadek Eka; Martha, Nengah; Dewantara, I Putu Mas
EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2025): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v6i1.1459

Abstract

Balinese script learning in schools still faces obstacles of low motivation and student learning outcomes due to the use of conventional models that do not actively involve students. The study aims to determine the effectiveness of the Student Teams Achievement Division (STAD) type cooperative learning model based on the Patik Bali application on students' motivation and learning outcomes in writing Balinese script. This study uses a quasi-experimental design method with the subjects of class X students of SMA Negeri 10 Denpasar which is divided into experimental classes and control classes. The instruments used included learning outcome tests and learning motivation questionnaires. Data analysis was carried out using the MANOVA test to see the effect of the learning model on two variables that rotate simultaneously. The results of the study show that the Patik Bali application-based STAD model has a positive and significant influence on student motivation and learning outcomes. The average learning motivation of the experimental class was 72.78 and the learning outcome was 81.86 higher than the control class which obtained an average motivation of 61.25 and learning outcomes of 75.25. These findings show that the integration of technology through the Patik Bali application in the cooperative learning model can increase student participation and understanding in Balinese script learning. This research offers a new contribution by integrating the culture-based Patik Bali application into the STAD cooperative learning model specifically designed for Balinese literacy learning and combining regional language preservation with digital pedagogy to improve student motivation and learning outcomes.