Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FUNGSI CAMAT DALAM KAMPANYE PEMILU DI KOTA MAKASSAR MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 2017 Anugrah, Firman; Mappuna, Hadi Daeng
Siyasatuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Siyasah Syar'iyyah Vol 1 No 2 (2020)
Publisher : Prodi Hukum Tata Negara (Siyasah Syariyyah) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui fungsi Camat dalam kampanye Pemilihan Umum tahun 2019 di Kota Makassar menurut Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research), dengan pendekatan yuridis-empirik, sumber data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder, yang diperoleh melalui observasi dan wawancara, data yang terkumpul kemudian dianalisis secara kualitiatif dan selanjutnya disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, keberadaaan Camat sebagai kepala wilayah, yang bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pemerintahan ditingkat kecamatan, memiliki fungsi dalam pelaksanaan kampanye Pemilu, fungsi tersebut diatur dalam Pasal Pasal 298 (Ayat) 1 dan Pasal 306 (Ayat) 1 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017. Dalam ketentuan tersebut, Camat dituntut untuk berkoordinasi dengan KPU terkait pelaksanaan sosialisasi atau kampanye di wilayah teritorialnya. Selain itu, Camat juga dituntut untuk memberikan kesempatan yang sama kepada semua peserta Pemilu dalam penggunaan fasilitas umum sebagai sarana dan prasarana untuk melakukan sosialisasi.Kata Kunci: Camat; Kampanye; Pemilu 2019
Efforts to Combat Sexual Violence Crimes Using the Speak Up Approach in Makassar City Mustari, Ruslan; Zubaidah, Siti; Anugrah, Firman; Cristhian, Adhe
Fox Justi : Jurnal Ilmu Hukum Vol. 16 No. 01 (2026): Fox justi : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to identify and analyze efforts to combat sexual violence using the Speak Up approach and the factors influencing it in Makassar. This study employed an empirical approach, collecting primary and secondary data obtained through literature review and interviews with relevant parties, namely the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Office. The data were then processed descriptively and qualitatively. The results indicate that the Speak Up Program implemented by the Makassar City Women's Empowerment and Child Protection Office is a preemptive effort to combat sexual violence because it focuses on raising awareness, strengthening the initial reporting system, and reducing social barriers for victims so that acts of sexual violence can be prevented or intervened as early as possible. Preventive action is taken by increasing awareness, education, and early reporting to prevent crimes of sexual violence. Repressive action is taken by encouraging victims and the community to report cases immediately so that cases can be followed up by law enforcement. The implementation of the Speak Up Program is significantly impacted by several inhibiting factors, including negative stigma against victims, lack of access to information, limited resources, pressure from external parties, and the impartiality of law enforcement officials.