Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Bonus Demografi Perkotaan terhadap Pencari Kerja di DKI Jakarta Nganroputra*, Tommy; Sundoko, Husnul Fitri; Nurhasana, Renny; Pradnyapasa, Dhita Ayu
JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Vol 8, No 3 (2023): Juni, socio-economics, community law, cultural history and social issues
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimps.v8i3.25239

Abstract

Bonus demografi adalah keadaan di mana jumlah penduduk usia produktif di suatu negara lebih besar daripada jumlah penduduk usia non-produktif. DKI Jakarta memiliki bonus demografi yang diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan menambah lapangan kerja. Namun, tingkat pengangguran di DKI Jakarta masih relatif tinggi, menunjukkan bahwa bonus demografi belum memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan lapangan kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meninjau literatur tentang pengaruh bonus demografi perkotaan terhadap pencari kerja di DKI Jakarta. Metode yang digunakan adalah literatur review dengan metode content analysis dan systematic review, di mana penulis mencari dan mengevaluasi berbagai penelitian dan artikel terkait dengan topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bonus demografi sendiri tidak cukup untuk meningkatkan lapangan kerja. Beberapa faktor yang juga mempengaruhi termasuk pendidikan, keterampilan, dan investasi dalam infrastruktur. Penelitian juga menunjukkan bahwa ada kesenjangan antara kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan yang dimiliki oleh pencari kerja di DKI Jakarta, sehingga perlu adanya program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan. Kesimpulannya, bonus demografi dapat memberikan potensi untuk meningkatkan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi, namun perlu ada upaya untuk meningkatkan keterampilan dan investasi dalam infrastruktur agar bonus demografi dapat dimanfaatkan dengan baik. Penelitian ini dapat memberikan kontribusi pada perencanaan dan pengembangan kebijakan terkait dengan bonus demografi dan penciptaan lapangan kerja di DKI Jakarta.Kata kunci: bonus demografi, usia produktif, pencari kerja, lapangan kerja.
Post-Covid-19 City Recovery Based on Stakeholder Collaboration in Jakarta Pradnyapasa, Dhita Ayu; Setiastuti, Nugraheni; Sugarmansyah, Ugay; Apriyanto, Heri; Tamtomo, Taufiq Dwi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.34 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69059

Abstract

Covid-19 atau Sars-Cov-2 menjadi pandemi yang telah menyerang 183 negara di dunia. Sejak Desember 2019, Virus Covid-19 mulai menyebar setelah diketahui pasien positif Covid-19 di Wuhan, Cina. Virus Covid-19 juga menyebar hingga Indonesia. Dampak yang disebabkan pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada bidang kesehatan, tetapi juga pada bidang ekonomi dan sosial. Pada tahun April 2022, WHO memutuskan untuk menjadikan Covid-19 menjadi endemi. Penelitian ini menganalisis pemulihan kota pasca Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pendekatan kolaborasi akan mempermudah penanganan Covid-19. Dalam penanganan pandemi Covid-19 diperlukan keterlibatan semua aktor (stakeholder), sehingga, tidak hanya pemerintah pusat dan daerah saja yang bertanggungjawab. Keterlibatan swasta/bisnis, akademisi dan komunitas juga diperlukan. Keterlibatan stakeholder perllu dilakukan dalam suatu mekanisme kerja sama yang terukur dan terintegrasi. Pendekatan kolaborasi stakeholder perlu diterapkan dalam 3 (tiga) isu strategis penanganan pandemi ini yaitu kebijakan, infrastruktur, dan anggaran. Terdapat tiga rekomendasi yang perlu dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengimplementasikan pemulihan kota setelah pandemi Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder.