Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Commodification via the New Media: Content, Audience, and Labour in GoJek’s GoFood service Adi, Kun Muhammad; Sujoko, Anang; Antoni, Antoni
LENTERA VOL 5, No 01 (2021): LENTERA
Publisher : IAIN Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/lentera.v5i1.3144

Abstract

The existence of new media makes humans have control over the media they consume only through a smartphone on their hands. GoJek contributes new dynamics because the use of new media in the form of an application has changed most of the life patterns of media behavior. In the context of new media, media behavior is inseparable from the concept of political economy communication. This research uses a qualitative approach by extracting information from users, merchants, and drivers on GoFood service features taken by purposive sampling. The collected data from the result of observations, interviews, and documentation will be associated and analyzed using the political economy communication concept of Vincent Mosco, especially the commodification. Researchers found that the aspects of the commodification of content, commodification of audience, and commodification of labor of GoFood service features resulted in changes in society in adapting internet technology which also affected the welfare of the Indonesian economy.Keywords: GoFood, commodification, political economy of communication, and new media
ANALISIS FRAMING KONTEN YOUTUBE PODCAST CLOSE THE DOOR TERKAIT FILM DOKUMENTER NETFLIX “ICE COLD: MURDER, COFFEE AND JESSICA WONGSO” Adi, Kun Muhammad
Jurnal Visi Komunikasi Vol 23, No 01 (2024): MEI 2024
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/visikom.v23i01.24345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pembingkaian informasi oleh channel Youtube Podcast Close The Door yang mengangkat isu dari film dokumenter Netflix berjudul “Ice Cold: Murder, Coffee And Jessica Wongso”. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis framing model Robert N. Entman. Peneliti menganalisis dua video Youtube yaitu video pertama yang menghadirkan Otto Hasibuan dan video kedua yang menghadirkan Edward Omar Sharif Hiariej. Hasil yang didapat setelah peneliti mengamati dua video tersebut pertama adalah pemilihan narasumber dalam kedua video tersebut menunjukan sisi keberpihakan setiap narasumber sehingga memberikan informasi dari sudut pandang yang kontradiktif. Kedua, munculnya film dokumenter tersebut kembali menyita perhatian publik dengan adanya fakta-fakta baru yang diungkap oleh kedua narasumber. Ketiga, peneliti melihat bahwa sikap Jessica Wongso yang tenang tetap harus menjalani aturan hukum yang berlaku berdasarkan sejumlah kategori barang bukti yang didapatkan. Keempat, kedua video tersebut menunjukan kemungkinan Peninjauan Kembali (PK) kasus Jessica Wongso tetap berpeluang untuk dilakukan meskipun setiap proses penyelidikan hingga pengadilan telah melalui proses yang panjang dan dilakukan secara profesional dan berimbang.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS SISWA-SISWI SMPN 48 SURABAYA DALAM MENGIKUTI PROGRAM P5 Syahputra, Dandy Mahendra; Raynanda, Adam; Adi, Kun Muhammad
ABDIMAS Vol 4 No 04 (2024): PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/abdimass.v4i04.1621

Abstract

P5 dengan tema kearifan lokal yang memperkenalkan projek fashion show busana daur ulang sampah yang diselenggarakan di SMPN 48 Surabaya sudah dijalankan dengan baik. Program yang diadakan di SMPN 48 Surabaya yang diadakan pada bertepatan pada 5-29 Februari. Pengembangan kepribadian pada ukuran mandiri, bergotong royong, bernalar kritis, serta kreatif disasar pada proyek yang menciptakan luaran berbentuk bajur hasil daur ulang sampah plastik. Pendidikan interaktif diseleksi selaku tata cara dalam penerapan proyek. Proyek dimulai dari sesi pengenalan, kontekstualisasi, aksi nyata sampai refleksi. Mitra yang pada awal mulanya merasa kesusahan dalam penerapan program sudah sukses menyelenggarannya. Pendampingan yang diberikan kepada guru dalam menyusun materi dan kedudukan anggota MBKM Kampus Mengajar UNTAG Surabaya selaku fasilitator sepanjang penerapan proyek sudah membagikan donasi posistif terhadap kesiapan mitra dalam menyelenggarakan proyek selanjutnya secara mandiri. Sinergitas antara sekolah, murid, orang tua serta mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya sudah terjalin dengan baik. Ini merupakan bentuk nyata dari kedudukan pembelajaran besar dalam mendinamisasi warga lewat seni.
SISTEM PEMBELAJARAN LITERASI SISWA SD PADA MATA PELAJARAN PERPUSTAKAAN DI SDN BABAT JERAWAT 1 - 118 SURABAYA Fatyan, Salsabil; Adi, Kun Muhammad
RELASI Vol 4 No 04 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i04.1671

Abstract

Perpustakaan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Babat Jerawat 1-118 merupakan pusat kegiatan literasi yang berperan penting dalam pengembangan minat baca dan pengetahuan siswa. Literasi di perpustakaan ini tidak hanya mencakup membaca buku teks, tetapi juga melibatkan berbagai aktivitas yang memperkaya pemahaman dan kreativitas siswa. Program literasi di perpustakaan SDN Babat Jerawat 1-118 dirancang untuk meningkatkan keterampilan membaca dan menulis siswa secara menyeluruh. Berbagai kegiatan seperti kelompok diskusi buku, pertunjukan cerita, dan lomba menulis sering diadakan untuk memotivasi siswa dalam mengeksplorasi berbagai genre literatur. Selain itu, perpustakaan ini menyediakan koleksi buku yang beragam dan relevan dengan kurikulum sekolah serta minat baca siswa. Ketersediaan buku-buku fiksi, non-fiksi, dan referensi membantu mendukung proses pembelajaran di dalam dan di luar kelas. Dengan demikian, perpustakaan SDN Babat Jerawat 1-118 tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan buku, tetapi juga sebagai pusat pengembangan keterampilan literasi yang berkelanjutan bagi para siswa. Melalui inisiatif ini, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih terampil dalam membaca, lebih kreatif dalam menulis, dan lebih siap menghadapi tantangan akademik dan kehidupan di masa depan.
IMPLEMENTASI BEDAH BUKU TERHADAP LITERASI DAN CARA KOMUNIKASI SISWA PADA PROGRAM SURABAYA MENGAJAR (PSM) DI SDN BARATAJAYA KOTA SURABAYA Putra, Bagus Indaryanto; Adi, Kun Muhammad
RELASI Vol 4 No 04 (2024): ILMU KOMUNIKASI
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69957/relasi.v4i04.1672

Abstract

Mengajar bisa diartikan sebagai suatu aktivitas yang dilakukan seseorang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh siswa dengan cara menciptakan kondisi lingkungan yang kondusif untuk melakukan proses belajar. Pada Program Surabaya Mengajar mahasiswa diberikan sebuah ajang untuk memberikan sebuah inovasi dan pengelaman yang baik untuk memperkaya pengetahuan siswa maupun mahasiswa. Program Surabaya Mengajar dijadwalkan berlangsung antara Februari hingga Juni 2024, yang terletak di SDN Baratajaya. Tujuan utama dalam program tersebut, adalah untuk membantu para guru dalam mengatasi berbagai tantangan, termasuk pada bidang literasi siswa, pelancaran siswa dalam komunikasi, dan literatur siswa. Tujuan dari Program Surabaya Mengajar ini adalah untuk menerapkan pengetahuan teoritis yang diperoleh selama perkuliahan dan berkontribusi untuk menerapkan Program Bedah Buku pada SDN Baratajaya. Metode pelaksanaan pada program Bedah Buku meliputi persiapan siswa terhadap pemikiran kritis pada buku yang mereka baca, sosialisasi program Bedah Buku manfaat dan implementasi terhadap kehidupan sosial, wawancara, dan pengamatan. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, terungkap bahwa kegiatan sosialisasi dan pendampingan pada program Bedah buku untuk siswa SDN Baratajaya berhasil meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan komunikasi terhadap beberapa buku yang telah dibedah. Inovasi ini telah diterima dengan baik oleh siswa dan para guru yang ada pada SDN Baratajaya. Karena dengan tujuan meningkatkan literasi, berpikir kritis, dan komunikasi inovasi tersebut memberikan dampak positif yang sangat banyak juga antara lain menanamkan kepercayaan diri dalam berpikir dan menjawab, meningkatkan keakraban antar siswa dan guru, kelancaran komunikasi para siswa yang baik dan benar.