Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Butterfly Hug Terhadap Penurunan Tingkat Stres Pada Remaja Di SMK Al-Mafatih Jakarta Ramdhiani, Suci; Sukamti, Nita; Helen, Millya
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 2 (2024): Nursing Inside Community (NIC)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja yang penuh atas perubahan fisik, mental, dan sosial memungkinkan melibatkan emosi sehingga perlu untuk menyesuaikan diri atas perubahan tersebut, jika kurang mampu untuk menyesuaikan akan cenderung mengalami stres. salah satu cara untuk mengurangi tingkat stres atas Butterfly hug dengan memberikan etenangan, meredakan stres, dan kecemasan yang dimiliki seseorang. Tujuan dari penelitian ini ialah mengetahui Butterfly hug terhadap penurunan tingkat stres pada remaja di SMK Al-Mafatih Jakarta. Penelitian ini memakai metode eksperimental Pretest and Posttest Design atas teknik pengumpulan sampel memakai Cluster Random Sampling sehingga dibisakan jumlah sampel 36 responden memakai instrumen penelitian Perceived Stress Scale- 10. Penelitian ini dilakukan pada 24 November 2022 hingga 1 Desember 2022. Hasil penelitian atas uji non parametrik Wilcoxon signed-test diperoleh angka signifikan 0,000 maka terbisa pengaruh Butterfly hug terhadap penurunan tingkat stres pada remaja di SMK Al-Mafatih Jakarta.
Hubungan Tingkat Stress Dengan Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Awal Di Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk Hidayati Putri, Jeny; Sukamti, Nita; Helen, Millya
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 2 (2024): Nursing Inside Community (NIC)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah di atas 140/90 mmHg. Dewasa awal ini memiliki perubahan ataupun ciri-ciri dari masa kematangan fisik maupunp sikologis dan cenderung lebih mudah mengalami stres. Stres yang dialami seseorang akan meningkatkan resistensi pembuluh darah perifer dan curah jantung sehingga akan menstimulasi aktivitas saraf simpatis yang akan memicu kerja jantung dan menyebabkan peningkatan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kejadian hipertensi pada dewasa awal yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan tingkat stress. Metode penelitian ini kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional dengan 54 responden. Teknik pengambilan sampel dengan Total Sampling. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisoner. Analisis secara univariat dan bivariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tingkat stress dengan kejadian hipertensi dengan nilai p = 0,016 dengan demikian p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat stress dengan kejadian hipertensi.
Hubungan Pengetahuan Sikap Dan Perilaku Seksual Dengan Ketertarikan Mengakses Media Pornografi Pada Remaja Di SMK X Jakarta Dhia Hanifah, Feni; Sukamti, Nita; Helen, Millya
Nursing Inside Community Vol. 5 No. 2 (2024): Nursing Inside Community (NIC)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kematangan seksual mengakibatkan remaja mulai tertarik terhadap teman sebayanya yang berlawan jenis. Media pornografi adalah mengakses gambar, video, ataupun suara yang berhubungan dengan aktivitas seksual dan yang di dalamnya terdapat unsur pornografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan sikap dan perilaku seksual dengan ketertarikan mengakses media pornografi pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan metode penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, dengan jumlah sampel dalam penelitian 82 responden. Hasil penelitian dengan uji non parametric chi square diperoleh angka signifikan 0,559 artinya tidak terdapat hubungan antara pengetahuan seksual dengan mengakses media pornografi, nilai signifikan 0,024 artinya terdapat hubungan antara sikap seksual dengan mengakses media pornografi, dan nilai signifikan 0,000 artinya terdapat hubungan antara perilaku seksual dengan mengakses media pornografi.
Factors Relating to the Family's Capability in Caring for Patients with Violent Behavior Sukamti, Nita; Irawan, Toni; Fajariyah, Nur
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 April 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i1.1163

Abstract

One of the significant health problems in Indonesia and the world is mental health. The family is the closest unit for individuals who are facing health problems. The reason of this investigation was to decide whether there's an impact of variables related to the family’s capacity to care for patients with rough behavior at the outpatient clinic of Rs dr. H Marzoeki Mahdi, Bogor. This research used a quantitative method with a cross-sectional design. The research instrument used was the RSES questionnaire to measure knowledge, attitudes, and the family's capability. The testing procedure utilized was purposive inspecting with consideration and avoidance criteria. The sample consisted of 53 subjects. The measurable test utilized was the Chi-Square test. The comes about of this ponder demonstrated that families who were incapable to care for patients with rough behavior summed to 38 subjects (71,7%), which was more than the subjekts who were able to care for patients with violent behavior, which consisted of 15 subjects (28,3%). There's a critical relationship between family demeanors towards patients with savage behavior and the family's failure to care for patients with a p-value of 0,008 and 0,007. The majority of families have good attitudes and knowledge, but it turns out that many of them are lacking in their ability to care for families with problems of violence.
Hubungan Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Emosional Pada Remaja di Pasar Minggu Jakarta Selatan Nurrahmah, Nurrahmah; Sukamti, Nita; Fajariyah, Nur
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 2 (2024): Volume 4 Nomor 2 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i2.13690

Abstract

ABSTRACT Gadgets are small electronic devices designed with various practical functions to assist human work. Unfortunately, there is often a misuse of gadgets by teenagers, leading to an increase in the number of gadget-dependent teenagers. This has the potential to cause emotional and behavioral disorders in them. What is meant by emotional disturbance is a condition that arises due to certain situations related to approach or avoidance behavior towards something. The purpose of this study was to determine the relationship of gadget use to emotional development in adolescents. This study used Cross sectional method. The population is teenagers in Pejaten Barat, South Jakarta. The sampling technique used Random Sampling with a total sample of 112. The instruments used were a gadget questionnaire with a Likert scale and questionnaire Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ using Chi-Square analysis used to identify the relationship between variables. The results showed that there was a relationship between gadget use and emotional development (P Value = 0.001). The conclusion of this study is that there is a relationship between gadget use and emotional development in adolescents (P Value = 0.001). It is hoped that the results of this study can make teenagers wiser in using gadgets. Keywords: Gadget, Emotional Development, Adolescents.  ABSTRAK Gadget adalah perangkat elektronik kecil yang dirancang dengan berbagai fungsi praktis untuk membantu pekerjaan manusia. Namun disayangkan, sering kali terjadi penyalahgunaan gadget oleh remaja, yang menyebabkan peningkatan jumlah remaja yang ketergantungan terhadap gadget. Sehingga berpotensi menimbulkan gangguan emosi dan perilaku pada mereka. Yang dimaksud dengan gangguan emosi adalah suatu kondisi yang muncul akibat situasi tertentu yang berkaitan dengan perilaku pendekatan atau penghindaran terhadap sesuatu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan penggunaan gadget terhadap perkembangan emosional pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode Cross sectional. Populasinya adalah remaja di Pejaten Barat Jakarta Selatan. Teknik penggambilan sampel menggunakan Random Sampling dengan total sampel 112. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner gadget dengan skala likert dan kuesioner Strenghth Diffuculties Questionnaire SDQ dengan menggunakan analisis Chi-Square digunakan untuk mengidentifikasi hubungan antara variabel. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan gadget dengan perkembangan emosional (P Value = 0,001). Kesimpulan penelitian ini terdapat hubungan penggunaan gadget dengan perkembangan emosional pada remaja (P Value = 0,001). Diharapkan  hasil penelitian ini remaja dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan gadget. Kata Kunci: Gadget, Perkembangan Emosional, Remaja