Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Evaluasi Akurasi Sensor Ultrasonik dan Latensi Notifikasi Blynk pada Prototipe Sistem Pemantauan Banjir Berbasis IoT Gunawan Prayitno; Aprilia Anes Sarira
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i7.5921

Abstract

Keterlambatan penyampaian informasi mengenai peningkatan muka air dapat memperbesar risiko kerusakan serta mengurangi efektivitas tindakan mitigasi banjir. Kondisi tersebut mendorong kebutuhan terhadap sistem pemantauan yang mampu melakukan pengukuran dan distribusi informasi secara cepat serta berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi performa sistem pemantauan banjir berbasis Internet of Things (IoT) dengan memanfaatkan sensor ultrasonik HC-SR04, NodeMCU ESP8266, dan platform Blynk melalui pendekatan evaluasi terpadu antara akurasi pengukuran dan performa komunikasi data. Pengujian dilakukan pada tiga variasi level air, yaitu 5 cm, 10 cm, dan 15 cm dengan sepuluh kali pengulangan pada setiap level pengukuran. Evaluasi akurasi sensor dianalisis menggunakan Mean Absolute Error (MAE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), standar deviasi, dan coefficient of variation (CV), sedangkan performa komunikasi dianalisis berdasarkan mean latency, p95 latency, standar deviasi, dan confidence interval 95% pada kondisi RSSI kuat dan RSSI sedang. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem mampu mempertahankan performa pengukuran yang stabil dengan nilai MAE sebesar 0.029–0.039 cm dan nilai MAPE di bawah 1%. Pada pengujian komunikasi, rata-rata latency tercatat sebesar 0.968 detik pada kondisi RSSI kuat dan 1.925 detik pada kondisi RSSI sedang. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kualitas jaringan memberikan pengaruh langsung terhadap kestabilan komunikasi pada sistem IoT berbasis cloud. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka evaluasi empiris yang mengintegrasikan analisis akurasi sensor dan latency komunikasi dalam satu skenario pengujian sistem pemantauan banjir berbasis IoT berbiaya rendah. Secara keseluruhan, sistem yang dikembangkan menunjukkan performa yang memadai untuk kebutuhan monitoring level air secara real-time pada skala prototipe.
Pengembangan Sistem Desain Sablon Custom Berbasis Web dengan Pratinjau Real-time Menggunakan Model Prototype Gunawan Prayitno; Marco Yeri Maswatu; Usman Arfan
Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 5 No. 3: NOVEMBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Infromasi UMK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/decode.v5i3.1448

Abstract

Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan besar dalam industri sablon custom, terutama dalam memenuhi kebutuhan personalisasi desain yang cepat, presisi, dan mudah digunakan. Namun, banyak UMKM masih mengandalkan proses manual dalam pengiriman desain dan konfirmasi pesanan, sehingga sering terjadi miskomunikasi, tingginya tingkat revisi, dan lambatnya proses produksi. Penelitian ini mengembangkan sistem desain sablon berbasis web dengan fitur pratinjau real-time, drag-and-drop, serta pengelolaan pesanan terintegrasi menggunakan HTML5 canvas, CSS3, JavaScript, dan PHP melalui metode Software Development Life Cycle (SDLC) model Prototype. Melalui pendekatan iteratif, pengguna terlibat langsung dalam evaluasi untuk memastikan sistem sesuai kebutuhan. Evaluasi sistem dilakukan menggunakan Black-Box Testing dan pengukuran performa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama berjalan dengan tingkat keberhasilan lebih dari 95%, pratinjau real-time memiliki akurasi 96,8%, dan waktu rendering rata-rata 0,8 detik. Selain itu, proses pemesanan mengalami peningkatan efisiensi sebesar 42%, sementara tingkat revisi desain menurun hingga 65%. Pengujian usability menggunakan System Usability Scale (SUS) menghasilkan skor 86,5 yang termasuk kategori Excellent, menandakan kepuasan pengguna yang tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan keakuratan desain, mempercepat proses pemesanan, dan mendukung digitalisasi UMKM sablon secara efektif.