Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effect of Eye Exercise Therapy on Asthenopia Symptoms Among Islamic Boarding School Students in Cirebon: A Quasi-Experimental Study Rusdiatin, Ivana Eko; Maulana, Darmasta; Nurrohmah, Hasna
Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 53 No. 1 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bpk.v53i1.4014

Abstract

Background: There are 2.2 billion people worldwide experiencing eye disorders, with 510 million suffering from untreated vision impairment, and Indonesia is a significant contributor to this issue. Asthenopia is a symptom caused by eye strain, which can lead to vision impairment. This study aims to assess the effect of eye exercise therapy on symptom of asthenopia. Methods: This research was a quasi-experimental study with a non-equivalent pretest-posttest control group design. The study was conducted at the As-Sunnah Islamic Boarding School in Cirebon, West Java for two months, involving 40 students selected based on inclusion criteria. Subjects were given the Visual Fatigue Index Questionnaire to assess symptoms of asthenopia. Ethical approval was obtained from the Ethics Committee of the Faculty of Pharmacy, YPIB University, No. 111/KEP/EC/IV/2024. Informed consent was provided by the subjects through a 35-item consent form. Results: Eye exercise therapy has a significant effect on asthenopia symptoms, as evidenced by the Paired Sample T-Test results (p value < 0.05.with the average Visual Fatigue Index (VFI) score decreasing from 0.49 (pre-test) to 0.37 (post-test) in the intervention group, while the control group showed no significant change (0.48 pre-test to 0.49 post-test). Conclusion: Eye exercise therapy has an effect on Asthenopia symptoms. Future research is recommended to explore the use of eye exercise therapy for refractive eye disorders.
Implementasi Keperawatan Komplementer melalui Terapi Bekam, Akupresur, Akupunktur, dan Massage pada Masyarakat Maulana, Darmasta; Rusdiatin, Ivana Eko; Wahyuni, Sri; Mardiah, Radiatan; Uswahzulhasanah, Uswahzulhasanah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3872

Abstract

Penggunaan terapi komplementer semakin berkembang dalam praktik keperawatan sebagai pendekatan holistik untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pemanfaatan terapi komplementer berupa bekam, akupresur, akupunktur, dan massage sebagai upaya promotif dan preventif kesehatan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode edukasi kesehatan, demonstrasi, dan praktik langsung kepada masyarakat. Peserta kegiatan adalah masyarakat umum yang mengalami keluhan kesehatan ringan seperti nyeri otot, kelelahan, dan stres. Pelaksanaan kegiatan ini dilaksaksanakan di Desa Wiyong Kecaatan Susukan Kabupaten Cirebon pada tanggal 20 September2025. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang terapi komplementer serta meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan penurunan keluhan yang dirasakan. Selain itu, peserta juga melaporkan penurunan keluhan nyeri dan rasa nyaman setelah mendapatkan intervensi terapi komplementer. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap terapi komplementer sebagai bagian dari upaya pemeliharaan kesehatan. Disimpulkan bahwa pengabdian masyarakat berbasis terapi komplementer efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesejahteraan masyarakat.