Rusdiatin, Ivana Eko
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Intervensi akupunktur pada asthenopia di Rumah Sehat Bojathera Holistik Kota Cirebon Rusdiatin, Ivana Eko; Abdullah, Ikhwan; Wulandari, Mayang; Kurniawan, Leny Candra
Health Sciences and Pharmacy Journal Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/hspj.v10i1.1458

Abstract

Asthenopia merupakan kondisi gangguan penglihatan yang prevalensinya meningkat seiring dengan penggunaan perangkat digital dalam durasi yang berkepanjangan. Kondisi ini dapat memicu berbagai keluhan, meliputi gangguan visual, keluhan muskuloskeletal, serta dampak psikososial. Salah satu intervensi nonfarmakologis yang aman yaitu akupunktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi intervensi akupunktur pada kasus asthenopia di Rumah Sehat Bojathera Holistik, Kota Cirebon. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan satu partisipan laki-laki berusia 45 tahun dengan keluhan asthenopia; nyeri periorbita, nyeri kepala, dan kekeringan pada mata. Diagnosis dilakukan melalui metode observasi, auskultasi, wawancara, dan palpasi dengan menggunakan instrumen Lembar Data Klien dan kuesioner Dry Eye Questionnaire-5 (DEQ-5). Intervensi akupunktur sebanyak delapan sesi selama empat pekan dengan frekuensi dua kali per pekan, menggunakan kombinasi titik akupunktur LR3, LI4, GB20, GB37, KI3, KI7, SP6, HT7, Taiyang, Yuyao, Jingming, Zanzhu, dan Tongziliao. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbaikan pada gejala asthenopia, ditandai dengan penurunan intensitas nyeri periorbita dari skala 8 menjadi skala 2, nyeri kepala dari skala 7 menjadi skala 0 pada akhir sesi, serta penurunan skor kekeringan mata dari 9 menjadi 4. Berdasarkan temuan tersebut, akupunktur dapat direkomendasikan sebagai intervensi nonfarmakologis pada gejala asthenopia, meskipun penelitian lanjutan dengan desain dan jumlah sampel yang lebih besar masih diperlukan.