Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelayanan Publik Untuk Mewujudkan Kabupaten Garut Ramah Anak Nazwa, Nazwa; Rahmadin, Lazuardi; Rama, Raden Panji Makutha; Safitri, Sitarani Dwi; Achdiat, Achdiat
ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): ARSY : Jurnal Aplikasi Riset kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/arsy.v6i3.1704

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema “Pelayanan Publik untuk Mewujudkan Kabupaten Garut Ramah Anak” dilaksanakan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik melalui penerapan prinsip inklusif dan ramah anak. Mitra kegiatan adalah Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya pemahaman masyarakat terhadap alur layanan, koordinasi antarpetugas yang belum optimal, serta keterbatasan fasilitas bagi anak dan kelompok rentan. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan efektivitas dan keteraturan alur pelayanan, meningkatnya partisipasi masyarakat, serta tersedianya fasilitas yang lebih inklusif dan ramah anak. Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, kegiatan ini juga menghasilkan dokumentasi serta model praktik baik pelayanan publik yang dapat dijadikan referensi bagi daerah lain. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah terbukti efektif dalam memperkuat tata kelola pelayanan publik dan mendukung terwujudnya Kabupaten Garut sebagai daerah ramah anak.
Tantangan dan Peluang Penerapan E-Government dalam Mewujudkan Birokrasi yang Efektif: Suatu Kajian Literatur Sistematis Achdiat, Achdiat
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 6 No. 6 (2025): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v6i6.9648

Abstract

Transformasi digital dalam sektor publik semakin mendesak seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan pemerintah yang cepat, transparan, dan responsif. Namun, implementasi e-government di berbagai negara, termasuk Indonesia, masih menghadapi hambatan struktural, teknologis, dan kultural yang perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang penerapan e-government dalam mewujudkan birokrasi yang efektif melalui kajian literatur sistematis. Penelitian ini merupakan studi literatur (Systematic Literature Review/SLR) yang dilakukan dengan menelusuri artikel-artikel pada basis data Scopus, Web of Science, ScienceDirect, Taylor & Francis, SpringerLink, dan SAGE. Proses seleksi artikel mengikuti protokol PRISMA dengan kriteria inklusi berdasarkan topik, rentang tahun 2019–2024, dan kelengkapan naskah. Sebanyak 32 artikel yang relevan dianalisis menggunakan teknik content analysis dan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan e-government tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknologi, tetapi sangat dipengaruhi oleh kapasitas sumber daya manusia, budaya organisasi birokrasi, dan keselarasan tata kelola internal. E-government terbukti mampu meningkatkan efektivitas birokrasi melalui penyederhanaan proses, peningkatan akuntabilitas, dan penguatan koordinasi lintas instansi apabila didukung oleh SDM yang kompeten dan budaya organisasi yang adaptif. Temuan ini berimplikasi pada pentingnya penguatan kapasitas digital aparatur, reformasi budaya kerja birokrasi, serta pengembangan kebijakan tata kelola digital yang terpadu dalam mendukung keberlanjutan implementasi e-government.
Pengembangan Kapasitas Sistem Inovasi Daerah (SIDa) Di Desa Mekarsari Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut Bustomi, Thomas; Suryadi, Soleh; Achdiat, Achdiat
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i1.1912

Abstract

Pengembangan inovasi di daerah sering tidak ditata dengan baik bahkan sering diabaikan. Menguatnya peran Information Communication Technology yan menyebabkan perlunya integrasi pelayanan pemerintah sampai ke tingkat desa sehingga dipandang perlu adanya pengembangan model jejaring inovasi dalam rangka penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) di tingkat desa. Berdasarkanpengukuran Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2020 Kabupaten Garut   memperoleh nilah sebesar 2,0966 dengan kategori sedang. Pengukuran IDSD ini terdiri dari 4 aspek yaitu factor penguat/enabling environment, sumber daya manusia/human capital, faktor pasar/market, dan ekosistem inovasi, dari 4 aspek diatas, aspek ekosistem inovasi memperoleh nilai paling kecil yaitu 0,81. Berkaca pada kenyataan itu maka diperlukan sebuah desain bagi pengembangan sistem inovasi daerah ditingkat pemerintah desa, dengan adanya desain ini diharapkan mampu mengarahkan sekaligus juga mendorong agar perkembangan inovasi berjaan secara cepat dan efektif. Sistem Inovasi Daerah (SIDa) pemerintahan desa dapat mendukung pengembangan wilayah perdesaan di daerah berdasarkan pada keunggulan dan potensi daerah. Hal ini merupakan salah satu cara dalam rangka memberi kontribusai pelaksanaan otonomi daerah tersebut. Pengembangan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) memerlukan penataan secara sistemik dan hubungan antar perangkat desa  dan kerjasama berbagai pihak yang berkepentingan dalam pembangunan desa. Pengembangan SIDa menjadi agenda prioritas dan merupakan bagian integral dari strategi pembangunan desa dan memberi penguatan sistem inovasi nasional pelaksanaan SIDa.