Articles
PROBLEMATIKA PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU MELALUI JALUR PENERIMAAN VOKASI INDUSTRI (JARVIS) DI SMK SMAK PADANG
Astuti, Ismaya Indri
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2022): Desember
Publisher : STKIP Pesisir Selatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
The methods of accepting Industrial Vocational or as known as Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) was initiated by the Ministry of Industry to meet the needs of the community, especially for prospective students so that they can choose and apply to schools or polytechnics under the auspices of the Industrial Human Resources Development Agency, Ministry of Industry. There are 3 pathways in online new student admission through JARVIS, namely Achievement, Independent and Together. JARVIS has made changes and impacts that make prospective registrants have flexible time in registering, but there are still some problems encountered during the JARVIS registration process. In this study, qualitative-descriptive methods were used to find out how the implementation of the New Student Admission process through JARVIS and to find out what problems were encountered during the implementation of Jarvis at Chemical Analyst Vocational School so that it could describe the reality and actual conditions of the implementation of JARVIS in depth.
Eksplorasi E-Governance: Menjawab Tantangan Implementasi E-Commerce Era VUCA di Indonesia
Astuti, Ismaya Indri;
Sulisman, Alya Nurayu;
Br Tarigan, Sri Ropika Dana
PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies Vol. 2 No. 4 (2023): PUBLICNESS: Journal of Public Administration Studies
Publisher : Policy, Law and Political Research Center
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/publicness.v2i4.163
Digital transformation has emerged as a key driver in realizing Indonesia's golden ambitions by 2045. The digital economy stands out as a primary sector experiencing significant growth, particularly in the realm of electronic commerce or E-Commerce. The growth of E-Commerce in Indonesia not only promises opportunities but also poses complex challenges amidst the dynamics of the VUCA era (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity). This qualitative research, utilizing a descriptive approach, draws data from literature studies. The study aims to analyze the pivotal role of E-Governance in creating a conducive environment for digital economic growth while addressing the complex challenges arising from rapid changes and uncertainties in the VUCA era. The presence of E-Commerce in Indonesia has created legal and regulatory uncertainties to navigate the disruptions in the digital market. Swift changes in information and technology raise concerns about data security among the public. The exploration of E-Governance is framed within three main elements: support, capacity, and value. These elements collectively address how E-Governance is utilized to confront the challenges in the E-Commerce ecosystem in the VUCA era in Indonesia.
Media Pembelajaran Jarak Jauh Menggunakan Instagram sebagai Sarana Belajar Mengungkapkan Pendapat Peserta Didik
Astuti, Ismaya Indri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/jpk.v6.n2.2021.pp12-22
Sejak diberlakukannya sekolah daring akibat Pandemi Covid-19 di Indonesia menyebabkan adanya perubahan dalam sistem pembelajaran, di tingkat dasar maupun menengah. Dengan diberlakukannya sistem Pembelajaran Daring atau disebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tentunya tidak terlepas dari internet, maka peran media sosial bisa digunakan sebagai alternatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat sekolah menengah harus melibatkan aspek afektif dan psikomotor yang menuntut dan partisipasi aktif dari peserta didik, dengan begitu harus menggunakan media pembelajaraan yang bervariatif. Peserta didik harus terlibat dalam pengambilan keputusan, cerdas dan kritis dalam berpikir, serta bertindak secara independen. Dalam upaya membentuk kepercayaan diri peserta didik dalam berpendapat, maka peserta didik dituntut untuk berani berbicara, bertanya, dan menyanggah ketika proses pembelajaran berlangsung. Meskipun terkendala tidak bisa belajar secara tatap muka langsung, maka dengan menggunakan media sosial sebagai media pembelajaran menjadi alternatif Guru dalam mengajarkan kepada peserta didik bagaimana cara mengeluarkan pendapat yang baik dan benar. Peserta didik akan mempelajari dan mempraktekkan cara menyuarakan dan menuliskan segala pikiran dan gagasan di media sosial dengan baik dan bijak. Pembelajaran mengenai bagaimana seharusnya etika kebebasan berpendapat dan berekspresi di media sosial dan menyadari bahwa sikap bebas dapat membantu peserta didik dalam menyelesaikan masalah atau tugas dalam kegiatan belajar secara optimal.
KEBIJAKAN MAKING INDONESIA 4.0 DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) YANG KOMPETEN
Astuti, Ismaya Indri;
Stiawati, Titi
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol 13, No 2 (2023): Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37598/jimma.v13i2.1864
Revolusi Industri 4.0 merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari, untuk dapat terus bertahan dalam situasi tersebut Indonesia perlu beradaptasi menghadapi perubahan dan tantangan tersebut. Komitmen Pemerintah Indonesia memasuki era Revolusi Industri 4.0 ditunjukan dengan diluncurkannya gerakan Making Indonesia 4.0. Roadmap Making Indonesia 4.0 diperuntukkan sebagai upaya negara Indonesia agar dapat mempersiapkan diri dalam bersaing dengan industri global. Kebijakan Making Indonesia 4.0 salah satunya berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui pendidikan vokasi dan diklat berbasis kompetensi, pembangunan infrastruktur tenaga kerja industri berbasis kompetensi, dan pembangunan dan pengembangan lembaga pendidikan vokasi dan diklat berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang akan membahas tentang bagaimana implementasi kebijakan Making Indonesia 4.0, serta mengetahui program apa saja yang mendukung upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Industri yang kompeten. Penelitian ini didukung dengan data-data literatur terkait dengan Making Indonesia 4.0, serta berbagai dokumen kebijakan, peraturan dan perundang-undangan berkaitan dengan Making Indonesia 4.0.
EKSPLORASI E-GOVERNANCE: MENJAWAB TANTANGAN IMPLEMENTASI E-COMMERCE ERA VUCA DI INDONESIA
Astuti, Ismaya Indri;
Sulisman, Alya Nurayu;
Tarigan, Sri Ropika Dana Br
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol 13, No 2 (2023): Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37598/jimma.v13i2.1865
Transformasi Digital telah menjadi suatu pendorong utama dalam meralisasikan ambisi indonesia emas di tahun 2045. Ekonomi digital merupakan sektor utama dalam peningkatan pertumbuhan yang signifikan, khususnya dalam sektor perdagangan elektronik atau e-Commerce. Pertumbuhan e-commerce di Indonesia tidak hanya menjanjikan peluang, namun juga turut menyumbang tantangan yang kompleks di tengah dinamika era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Penelitian ini ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kursial dari e-governance dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital, sekaligus menjawab tantangan kompleks yang timbul dalam menghadapi perubahan cepat dan ketidakpastian di era VUCA. kehadiran e-commerce di Indonesia telah menciptakan ketidakpastian hukum atau regulasi untuk menaungi gejolak pasar digital, perubahan yang cepat dari informasi dan teknologi menimbulkan kekhwatiran keamanan data pada masyarakat. Eksplorasi e-governance dapat dilihat dari tiga elemen utama yaitu support, capacity, dan value. Ketiga elemen tersebut dapat menjawab bagaimana e-governanace digunakan dalam menghadapi tantangan ekosistem e-commerce di era Vuca Indonesia.
SUBSIDI PEMBELIAN MOTOR LISTRIK RODA DUA DALAM UPAYA MENINGKATKAN DAYA BELI MASYARAKAT
Astuti, Ismaya Indri
Dialogue : Jurnal Ilmu Administrasi Publik Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/dialogue.v6i1.20543
The Indonesian Government's commitment to entering the Industrial Revolution 4.0 era is demonstrated by the launch of the Making Indonesia 4.0 movement. Making Indonesia 4.0 has focused on five manufacturing sectors, including the food and beverage industry, textiles and clothing, chemicals, automotive and electronics. In the automotive and electronics sector, we strive to become the largest car manufacturer in ASEAN and develop the capabilities of the domestic electronics sector industry. As a form of effort to accelerate the formation of an electric vehicle ecosystem, the Government issued a policy regarding the expansion of recipients of the assistance program for purchasing two-wheeled electric motorbikes. This policy was marked by the issuance of Minister of Industry Regulation number 21 of 2023 concerning Amendments to Minister of Industry Regulation number 6 of 2023 concerning Guidelines for Providing Government Assistance for the Purchase of Two-Wheeled Battery-Based Electric Motorized Vehicles. This research uses a descriptive qualitative method, which will discuss providing subsidies for the purchase of two-wheeled electric motorbikes to increase people's purchasing power. This research is supported by literature data related to subsidies for electric motorbikes and sales of electric motorbikes, as well as various policy documents, regulations and legislation related to the provision of subsidies, as well as data related to the use of two-wheeled electric motorbikes in Indonesia. With the issuance of a policy from the Ministry of Industry, this research can answer the problem that we want to research, namely that providing subsidies can increase the selling value of electric motorbikes so that they can compete in the market.
KEBIJAKAN MAKING INDONESIA 4.0 DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) YANG KOMPETEN
Astuti, Ismaya Indri;
Stiawati, Titi
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol 13, No 2 (2023): Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37598/jimma.v13i2.1864
Revolusi Industri 4.0 merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari, untuk dapat terus bertahan dalam situasi tersebut Indonesia perlu beradaptasi menghadapi perubahan dan tantangan tersebut. Komitmen Pemerintah Indonesia memasuki era Revolusi Industri 4.0 ditunjukan dengan diluncurkannya gerakan Making Indonesia 4.0. Roadmap Making Indonesia 4.0 diperuntukkan sebagai upaya negara Indonesia agar dapat mempersiapkan diri dalam bersaing dengan industri global. Kebijakan Making Indonesia 4.0 salah satunya berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Peningkatan kualitas SDM dilakukan melalui pendidikan vokasi dan diklat berbasis kompetensi, pembangunan infrastruktur tenaga kerja industri berbasis kompetensi, dan pembangunan dan pengembangan lembaga pendidikan vokasi dan diklat berbasis kompetensi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang akan membahas tentang bagaimana implementasi kebijakan Making Indonesia 4.0, serta mengetahui program apa saja yang mendukung upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Industri yang kompeten. Penelitian ini didukung dengan data-data literatur terkait dengan Making Indonesia 4.0, serta berbagai dokumen kebijakan, peraturan dan perundang-undangan berkaitan dengan Making Indonesia 4.0.
EKSPLORASI E-GOVERNANCE: MENJAWAB TANTANGAN IMPLEMENTASI E-COMMERCE ERA VUCA DI INDONESIA
Astuti, Ismaya Indri;
Sulisman, Alya Nurayu;
Tarigan, Sri Ropika Dana Br
Jurnal Ilmiah Manajemen Muhammadiyah Aceh Vol 13, No 2 (2023): Edisi Juli - Desember 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Aceh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37598/jimma.v13i2.1865
Transformasi Digital telah menjadi suatu pendorong utama dalam meralisasikan ambisi indonesia emas di tahun 2045. Ekonomi digital merupakan sektor utama dalam peningkatan pertumbuhan yang signifikan, khususnya dalam sektor perdagangan elektronik atau e-Commerce. Pertumbuhan e-commerce di Indonesia tidak hanya menjanjikan peluang, namun juga turut menyumbang tantangan yang kompleks di tengah dinamika era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity). Penelitian ini ditulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh melalui studi literatur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kursial dari e-governance dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital, sekaligus menjawab tantangan kompleks yang timbul dalam menghadapi perubahan cepat dan ketidakpastian di era VUCA. kehadiran e-commerce di Indonesia telah menciptakan ketidakpastian hukum atau regulasi untuk menaungi gejolak pasar digital, perubahan yang cepat dari informasi dan teknologi menimbulkan kekhwatiran keamanan data pada masyarakat. Eksplorasi e-governance dapat dilihat dari tiga elemen utama yaitu support, capacity, dan value. Ketiga elemen tersebut dapat menjawab bagaimana e-governanace digunakan dalam menghadapi tantangan ekosistem e-commerce di era Vuca Indonesia.
NILAI-NILAI DAN MAKNA SIMBOLIK UPACARA KIRAB 1 SYURA DI LOKA MUKSA SRI AJI JOYOBOYO
Astuti, Ismaya Indri;
Nindy Lestari , Septia
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 3 No. 1 (2022): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37304/enggang.v3i1.7732
Tradisi merupakan sesuatu kegiatan yang dilakukan sejak lama yang berulang dan telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat. Menyikapi tradisi seperti halnya ritual dan upacara dengan kaidah yang benar maka akan melahirkan kemaslahatan, dan kemashlahatan inilah yang menjadi tujuan masyarakat melakukan berbagai macam ritual, salah satunya ialah Upacara Kirab 1 Syura. Upacara Kirab 1 Syura yang dilakukan di petilasan Sri Aji Joyoboyo merupakan tradisi budaya yang diwariskan dari para leluhur masyarakat di wilayah kerajaan Kadiri hingga saat ini. Tradisi tersebut sebagai bentuk keyakinan yang merupakan pegangan hidup masyarakat yang diwujudkan dalam bentuk upacara guna memuliakan roh para leluhur, di mana oleh masyarakat sekitar masih dianggap dapat memberikan keselamatan, keberkahan dan juga pengaruh lain terhadap kelangsungan hidup masyarakat. Nilai-nilai yang terkandung dalam ritual Upacara Kirab 1 syura ialah nilai kebersamaan, nilai gotong royong dan nilai adat-istiadat. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif. Untuk mendapatkan sumber yang tepat dan sesuai tujuan penelitian ini, maka pengolahan data menggunakan metode yang meliputi observasi, wawancara dan studi pustaka.
Media Pembelajaran Jarak Jauh Menggunakan Instagram sebagai Sarana Belajar Mengungkapkan Pendapat Peserta Didik
Astuti, Ismaya Indri
JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Vol 6 No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24269/jpk.v6i2.4140
Sejak diberlakukannya sekolah daring akibat Pandemi Covid-19 di Indonesia menyebabkan adanya perubahan dalam sistem pembelajaran, di tingkat dasar maupun menengah. Dengan diberlakukannya sistem Pembelajaran Daring atau disebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tentunya tidak terlepas dari internet, maka peran media sosial bisa digunakan sebagai alternatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. Pada proses pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di tingkat sekolah menengah harus melibatkan aspek afektif dan psikomotor yang menuntut dan partisipasi aktif dari peserta didik, dengan begitu harus menggunakan media pembelajaraan yang bervariatif. Peserta didik harus terlibat dalam pengambilan keputusan, cerdas dan kritis dalam berpikir, serta bertindak secara independen. Dalam upaya membentuk kepercayaan diri peserta didik dalam berpendapat, maka peserta didik dituntut untuk berani berbicara, bertanya, dan menyanggah ketika proses pembelajaran berlangsung. Meskipun terkendala tidak bisa belajar secara tatap muka langsung, maka dengan menggunakan media sosial sebagai media pembelajaran menjadi alternatif Guru dalam mengajarkan kepada peserta didik bagaimana cara mengeluarkan pendapat yang baik dan benar. Peserta didik akan mempelajari dan mempraktekkan cara menyuarakan dan menuliskan segala pikiran dan gagasan di media sosial dengan baik dan bijak. Pembelajaran mengenai bagaimana seharusnya etika kebebasan berpendapat dan berekspresi di media sosial dan menyadari bahwa sikap bebas dapat membantu peserta didik dalam menyelesaikan masalah atau tugas dalam kegiatan belajar secara optimal.