Articles
PERBEDAAN TINGKAT PENGEMBALIAN PINJAMAN PADA PROGRAM SPP DI KECAMATAN 2X11 ENAM LINGKUNG DAN BATANG ANAI
DETY LAFERA;
PUGUH SETIAWAN
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Akuntansi dan Keuangan
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indragiri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32520/jak.v9i2.1442
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pengembalian pinjaman bermasalah pada kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) pada Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung Kabupaten Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat. Untuk mengukur tingkat pengembalian yang mengalami masalah pada kegiatan Simpan Pinjam Perempuan (SPP) adalah dengan menggunakan formula Non Perforfing Loan (NPL) dimana NPL adalah rasio untuk mengukur kualitas pinjaman dengan menggunakan perbandingan antara pinjaman bermasalah dengan total pinjaman yang diberikan. Besarnya NPL yang diperbolehkan saat ini adalah maksimal 5%. Program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) adalah bantuan modal kerja bagi masyarakat miskin agar dapat meningkatkan produktivitas perekonomiannya, dimana SPP ini merupakan Program Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM MPd). Teknik analisa data yang digunakan yaitu Model Uji t (t-test) untuk t sample bebas. Hasil pengujian hipotesis dengan pengujian Independent Samples Test menunjukkan bahwa untuk variabel NPL, mempunyai nilai t-hitung yang lebih besar dari t-tabel sebesar 1,8331. Disamping itu tingkat signifikansinya 0,014 lebih kecil dari 0,05, hal ini berarti berdasarkan NPL, terdapat perbedaan tingkat pengembalian pinjaman yang sangat signifikan antara kegiatan SPP Kecamatan Batang Anai dan Kecamatan 2x11 Enam Lingkung. Artinya, Kecamatan Batang Anai memiliki tingkat pengembalian yang lebih buruk dibanding Kecamatan 2x11 Enam Lingkung. NPL yang terlalu besar memberikan indikasi semakin rendahnya kemampuan UPK dalam mengendalikan pinjaman
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TANAH DATAR.
Dety Lafera
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 1 (2020): JSER, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (867.569 KB)
|
DOI: 10.54783/jser.v2i1.16
Pelaksanaan pembangunan yang berkeadilan membutuhkan dana yang cukup pada suatu daerah otonom. Sumber keuangan yang bisa dioptimalkan yaitu dari Pendapatan Asli Dearah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar Pajak Daerah mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah dan seberapa besar Retribusi Daerah mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah di Kabupten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mejelaskan bahwa pajak daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah dan retribusi daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah. Dari hasil uji F (uji signifikan simultan) diperoleh F-hitung sebesar 9,67 dan F- tabel sebesar 19, jika Fhitung < FTabel yaitu 9,67 < 19 dan signifikansinya yaitu 0.094 kecil dari sig α =0,05 maka terdapat pengaruh yang simultan antara pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Tanah Datar.
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. PLN (Persero) TAHUN 2017 - 2018
Dety Lafera
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 2 (2020): JSER, December 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (949.134 KB)
|
DOI: 10.54783/jser.v2i2.17
Penilaian kinerja perusahaan BUMN menggunakan peraturan yang sudah dibakukan yaitu berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: KEP-100/MBU/2002. Penilaian kesehatan BUMN meliputi penilaian kinerja dari aspek keuangan dan non keuangan. Ditinjau dari aspek keuangan kinerja perusahaan dapat diukur dengan analisis laporan keuangan perusahaan yang akan memberikan informasi penting bagi perusahaan mengenai posisi keuangan perusahaan yang dilakukan dengan Analisa Terhadap Laporan Keuangan. Hasil analisis rasio keuangan akan menjelaskan dan memberi gambaran tentang kondisi perusahaan serta mengetahui bagaimana perkembangan perusahaan jika dilihat dari rasio keuangannya. Analisis rasio pada dasarnya tidak hanya berguna bagi kepentingan intern antara pemilik saham dan manajemen perusahaan saja, tetapi juga bagi pihak luar perusahaan. Meskipun kepentingan berbagai pihak tersebut berbeda, tetapi mereka mengharapkan memperoleh informasi yang diperoleh dari hasil analisis laporan keuangan perusahaan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kwantitatif dengan analisis data mengukur tingkat kinerja PT. PLN (Persero) Tahun 2017-2018 berdasarkan dengan tingkat likuiditas dengan formula CR , tingkat profitabilitas dengan formula ROE , tingkat aktivitas dengan formula PAT dan tingkat solvabilitas dengan formula TMS terhadap TA. Hasil dari penelitian tingkat likuiditas PT. PLN selama tahun 2016 sampai 2017 menunjukan rata-rata kenaikan selama 2 tahun sebesar 73,86%, tingkat profitabilitas sebesar (0,31)%, tingkat aktivitas sebesar 20,35% dan tingkat solvabilitas sebesar 64,36%.
Analysis of Non-Performing Loans in PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Unit Lubuk Begalung 2019-2020
Dety Lafera
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 2 No. 4 (2021): Journal of Accounting and Finance Management (September-October 2021)
Publisher : DINASTI RESEARCH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jafm.v2i4.139
Banks in general, in carrying out their operations to obtain business results, are always faced with a risk. One of the risks experienced by a bank is the large ratio of non-performing loans or what is called Non-Performing Loans/NPLs. Based on Bank Indonesia regulations, a bank has a dangerous potential if the bank has an NPL ratio of more than 5%. This study aims to analyze the level of non-performing loans at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Lubuk Begalung Padang Unit in 2019-2020. This research was conducted using quantitative methods. The data used in this study are the total number of loans (BRIGuna, KUPEDES, KUR) and the number of loans experiencing problems (BRIGuna, KUPEDES, KUR) in 2019-2020. This study uses trend analysis as a data analysis tool. From the results of a partial analysis, BRIGuna's NPL level for 2019-2020 was 0, respectively, in very healthy conditions and 15.62% in unhealthy conditions. BRIGuna's NPL increased by 156% in 2019-2020. The KUPEDES NPL level for 2019-2020 is 5.35% for unhealthy conditions and 2.15% for healthy conditions respectively. KUPEDES's NPL decreased in 2019-2020 by 59.82%. BRIGuna's NPL increased by 156% in 2019-2020. The KUR NPL rate for 2019-2020 was 4.04% each. with fairly healthy conditions and 2.07% with healthy conditions. KUR NPLs decreased in 2019-2020 by 48.74%.
Analysis of the Level of Efficiency and Effectiveness in Measuring Financial Performance at the Secretariat of the DPRD of West Sumatra Province in 2020-2021
Dety Lafera
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 2 No. 6 (2022): Journal of Accounting and Finance Management (January-February 2022)
Publisher : DINASTI RESEARCH
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.38035/jafm.v2i6.149
This study aims to determine and analyze the level of effectiveness and efficiency in measuring financial performance at the Secretariat of the DPRD of West Sumatra Province for 2020-2021 which is measured using shopping variance analysis, shopping growth analysis, shopping harmony analysis, and shopping efficiency. The research method used is quantitative research. In this study, data collection techniques were carried out by means of documentation and interviews. The data type used is secondary data. The results of this study show that the performance of the capital expenditure budget as seen from the analysis of expenditure variance in 2020-2021 shows that the expenditure variance is in good condition but the realization of spending is far from the planned expenditure budget. The performance of the capital expenditure budget is seen from the growth of growth expenditures fluctuating and in 2020-2021 the growth is negative but is said to be capable because the growth is positive. The performance of the expenditure budget as seen from the analysis of spending harmony in 2020-2021 has not reached the portion in general and has not been able to carry out activities for the needs of its development activities because the portion has not been able to reach the portion in general. The performance of the capital expenditure budget is seen from the expenditure efficiency ratio in 2020-2021, each of which is said to be good because the realization of the budget does not exceed the budget and this shows that the Secretariat of the DPRD of West Sumatra Province has made savings on the budget.
Analisis Laporan Realisasi Anggaran Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang
Lafera, Dety;
Septia Lestari Maniza
Jurnal Riset Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Vol. 1 No. 2 (2023): November
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62194/vk2tk392
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis laporan realisasi anggaran untuk menilai kinerja keuangan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang yang diukur dengan menggunakan analisis varians belanja, rasio efektifitas, dan rasio efisiensi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Dalam penelitian ini teknik pengumpulan data dengan cara dokumentasi. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa Laporan realisasi anggaran Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah VI Padang. Hasil penelitian ini menunjukan kinerja anggaran belanja dilihat dari analisis varian belanja pada tahun 2021-2022 menunjukan bahwa varians belanja berada pada kondisi baik karena persentase sebesar 62.23%. Sementara rasio efektifitas pada tahun 2021-2022 efektif karena persentase sebesar 98.66% menunjukan bahwa kemampuan kerja efektif. Sedangkan rasio efisiensi pada tahun 2021-2022 sangat efisiensi karena persentase sebesar 2.03% menunjukan bahwa realisasi harus sesuai dengan target anggaran yang disediakan maka kinerjanya dapat dikatakan efisien.
Analisis Commond Size Dalam Menilai Kinerja Keuangan Pada Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat
Ramadhan, Gilang;
Lafera, Dety
Jurnal Riset Akuntansi, Perpajakan dan Auditing Vol. 2 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Akademi Akuntansi Indonesia Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62194/eahat005
Penelitian ini bertujuan mengetahui dan menganalisis laporan keuang Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2020-2021. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kuantitatif, padaDinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dengan menggunakan laporan keuangan sebagai dasar penilaian kinerja keuangan. Data yang digunakan dalam penelitianini yaitu data sekunder. Data sekunder tersebut diperoleh langsung dari Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis common size financial statement (bentuk persentase perkomponen).Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana penggunaan teknik analisis bentuk common size dalam membandingkan kemampuan atau kinerja suatu perusahaan dengan membandingkan akun-akun yang ada pada neraca dan laporan realisasi anggaran.Berdasarkan hasil analisis laporan keuangan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat setelah dilihat dari perubahan-perubahan yang terjadi pada akun-akun laporan keuangannya menunjukan kondisi yang cukup baik.
Analisis Tingkat Kesehatan dan Kinerja Keuangan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2020-2021
Dety Lafera
Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang Vol. 2 No. 2 (2022): Oktober
Publisher : LPPM Akademi Akuntansi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31933/12vadm53
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Tahun 2020-2021 ditinjau dari aspek keuangan dengan variabel Risk Based Bank Rating (RBBR). Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan subjek penelitian berupa PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Tahun 2020-2021. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kesehatan bank dengan pendekatan Risiko (Risk-based Bank Rating). Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama 2020-2021 (1) Aspek Risk profile bank PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk Tahun 2020 berada dalam kondisi sehat dan LDR -2021 cukup sehat. (2) Aspek Earnings periode 2020-2021 berturut-turut berada dalam kondisi sangat sehat dengan baik nilai ROA maupun dengan perhitungan NIM. (3) Aspek Capital berturut-turut berada dalam kondisi sangat sehat.
Analisis Tingkat Kinerja Keuangan Koperasi Pegawai Unit Korpri Kantor Gubernur Sumatera Barat Tahun 2022-2023
Lafera, Dety;
Trivani, Novia
Jurnal Akademi Akuntansi Indonesia Padang Vol. 4 No. 1 (2024): April
Publisher : LPPM Akademi Akuntansi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31933/2ak3km41
Penilaian kinerja perusahaan dan unit usaha termasuk koperasi meliputi penilaian kinerja dari aspek keuangan dan non keuangan. Ditinjau dari aspek keuangan kinerja usaha koperasi dapat diukur dengan analisis rasio laporan keuangan koperasi yang akan memberikan informasi penting bagi koperasi mengenai posisi keuangan koperasi yang dilakukan dengan analisa terhadap laporan keuangan. Hasil analisis rasio keuangan akan menjelaskan dan memberi gambaran tentang kondisi unit usaha koperasi serta mengetahui bagaimana perkembangan usaha koperasi jika dilihat dari rasio keuangannya. Analisis rasio pada dasarnya tidak hanya berguna bagi kepentingan intern antara anggota dan pengurus koperasi saja, tetapi juga bagi pihak luar koperasi. Meskipun kepentingan berbagai pihak tersebut berbeda, tetapi mereka mengharapkan memperoleh informasi yang diperoleh dari hasil analisis laporan keuangan koperasi. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini bersifat deskriptif kwantitatif dengan analisis data mengukur tingkat kinerja Korpri Kantor Gubernur Sumatera Barat Periode 2022-2023 berdasarkan tingkat likuiditas dengan formula CR , tingkat profitabilitas dengan formula ROE , tingkat aktivitas dengan formula BOPO dan tingkat solvabilitas dengan formula DER. Hasil dari penelitian tingkat likuiditas Korpri Kantor Gubernur Sumatera Barat Periode 2022-2023 menunjukan rasio CR kemampuan untuk melunasi kewajiban jangka pendek yang ditutupi dengan aktiva lancar terdapat kenaikan kemampuan dari Korpri Kantor Gubernur Sumatera Barat dalam melunasi utang jangka pendek sebesar 5.71%, profitabilitas terhadap Return On Equity (ROE) terjadi penurunan rasio ROE sebesar 6,5%, tingkat aktivitas rasio BOPO dari 94.18% di tahun 2022 menjadi 94,09% di tahun 2023. Hasil perhitungan BOPO menunjukan penurunan efisiensi terjadi sebesar 0,1% dan tingkat solvabilitas terjadi penurunan rasio DER sebesar 9,45%
PENGARUH PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI KABUPATEN TANAH DATAR.
Dety Lafera
Journal of Social and Economics Research Vol 2 No 1 (2020): JSER, June 2020
Publisher : Ikatan Dosen Menulis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54783/jser.v2i1.16
Pelaksanaan pembangunan yang berkeadilan membutuhkan dana yang cukup pada suatu daerah otonom. Sumber keuangan yang bisa dioptimalkan yaitu dari Pendapatan Asli Dearah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar Pajak Daerah mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah dan seberapa besar Retribusi Daerah mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah di Kabupten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian mejelaskan bahwa pajak daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah dan retribusi daerah berpengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah. Dari hasil uji F (uji signifikan simultan) diperoleh F-hitung sebesar 9,67 dan F- tabel sebesar 19, jika Fhitung < FTabel yaitu 9,67 < 19 dan signifikansinya yaitu 0.094 kecil dari sig α =0,05 maka terdapat pengaruh yang simultan antara pajak daerah dan retribusi daerah terhadap pendapatan asli daerah di Kabupaten Tanah Datar.