Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KLASIFIKASI DAN VOLUME KENDARAAN BINA MARGA DARI REKAMAN VIDEO LALULINTAS DENGAN METODE ARTIFICIAL INTELLIGENCE - YOLO V8 PADA JALAN TOL JAKARTA-BOGOR DAN JAKARTA-TANGERANG Nur, Doni Haidar; Darmadi, Darmadi
SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION : Economic, Accounting, Management and Business Vol. 7 No. 4 (2024): SCIENTIFIC JOURNAL OF REFLECTION: Economic, Accounting, Management, & Business
Publisher : Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pustek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/sjr.v7i4.957

Abstract

The software helps solve things faster, e.g., Epanet software, Pipe Flow Expert, WaterCAD, SAP2000 planning software, etc. Likewise, in the field of calculating traffic volume with the development of artificial intelligence technology, using video recording, volume, and speed calculations can be done easily. At this time, the classification of traffic counting is only up to 3 (three) types of vehicles classified by YOLO V8, so in this research, the classification is added to be 6 (six) types of vehicles, namely mini cars, mobile passengers, small buses, big buses, small trucks, and large trucks, according to vehicle classification established in Indonesia. The research method is done by recording the traffic on the road and then video recording with the help of the software developed with the Python program so that the volume of the vehicle according to its classification is obtained. The result obtained from this research is compared to the manual traffic counting. The comparison between vehicle counting by the software and manual counting is mini-car 97.02%, passenger car 99.49%, small bus 96.94%, large bus 97.34%, small truck 93.21%, and large truck 97.18%.
TINJAUAN PERPANJANGAN DAN TEBAL PERKERASAN RUNWAY BANDAR UDARA SILAMPAR Mulat, Setyo; Nur, Doni Haidar
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 1 (2025): EDISI BULAN MEI 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54564/jtsa.v24i1.216

Abstract

Bandara Silampari melakukan pengembangan fasilitas terhadap panjang runway 2.220 m untuk melayani pesawat udara rencana Boeing 737-900 ER sehingga diperlukan tinjauan untuk analisa kebutuhan pengembangan dimaksud. Dengan menggunakan metoda ICAO Doc 9177 part 1 runway kebutuhan panjang runway didapat 3.120 m, menggunakan metoda grafik Flight Planing and Performane Manual Boeing 737-900 ER didapat 3.020 (Maximum Apron Mass) dan didapat 2.720 m (koreksi dari Maximum Apron Mass). Kemudian kebutuhan tebal perkerasan (Software FAAAIRFIELD) didapat susunan : P-401/P403 HMA surface = 4inch; P-401/P-403 HMA Stabilized = 5 inch; P-209 Crushed Aggregate = 6 inch; P-154 Uncrushed Aggregates = 17,9 inch dengan nilai PCN adalah 66,3 (software COMFAA) lebih besar dari ACN pesawat udara yaitu 56 dengan Comulative Demage Factor : 0,2722 < 1, serta adanya kebutuhan peningkatan fasilitas/perlatan lainnya. Mempertibangkan proyeksi linear annual depature sampai tahun 2034 hanya 580 maka perpanjangan yang diperlukan adalah 2.720 – 2,220 = 500 m, Untuk kebutuhan tebal perkerasan base dapat dilakukan pengurangan mengingat hasil dari desain PCN 66 > ACN 56. 
PERKERASAN JALAN LENTUR ( FLEXIBLE PAVEMENT ) RUAS JALAN KARTINI – PANCORAN MAS KECAMATAN PANCORAN MAS – KOTA DEPOK Brata, Dony Tirta; Nur, Doni Haidar
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 25 No. 1 (2026): EDISI BULAN MEI 2026
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan lentur adalah jenis perkerasan jalan yang menggunakan aspal sebagai bahan pengikat utama, sehingga struktur perkerasan bersifat Lentur ( Fleksibel ) dan mampu menyesuaikan diri terhadap deformasi kecil akibat beban lalu lintas tanpa mengurangi retak langsung. Konsep dari perencanaan perkerasan lentur (flexible pavement) cara Bina Marga berdasarkan konsep mekanistik emperis . Konsep Perencanaan perkerasan mengunakan Metode MDP 2024 diterbitkan sebagai penganti Metode MDP 2017. Desain Perkerasan yakni dengan mengumpulkan data lapangan,analisis tanah dasar dengan menguji CBR nilai nya nanti dapat digunakan dengan CESAL dalam menentukan ketebalan aspal serta menentukan struktur perkerasan.Perencanaan Perkerasan Jalan Lentur ( Flexible Pavement ) Ruas Jalan Kartini – Pancoran Mas Kecamatan Pancoran Mas – kota Depok menggunakan metode Bina Marga 2024.Penelitian ini untuk menentukan ketebelan lapisan perkerasan yang optimal untuk meningkatkan daya tahan jalan terhadap beban berat dan memastikan umur layanan jalan kuat selama 20 Tahun. Metode penelitian ini meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, analisis lalu lintas harian, serta perhitungan desain struktur perkerasan. Hasil penelitian perencanaan menggunakan jenis aspal Laston, menunjukkan bahwa perkerasan lentur dengan tebal aspal 5 Cm dan struktur pondasi bawah yang dirancang sesuai standar Bina Marga dan mampu meningkatkan kinerja jalan, mengurangi kerusakan jalan, serta meminimalkan biaya perawatan jalan.
PENINGKATAN KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN PASAR SETU KABUPATEN BEKASI (Studi Kasus: Jl. WR Supratman Pasar Setu) Pratama, Fikri Dwi; Nur, Doni Haidar
JURNAL TEKNIK SIPIL-ARSITEKTUR Vol. 24 No. 2 (2025): EDISI BULAN NOVEMBER 2025
Publisher : FTSP Universitas Jayabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemacetan merupakan salah satu permasalahan khas perkotaan yang kerap terjadi di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di jalan raya pantura cibitung-pasar induk. Kawasan ini dikenal sebagai salah satu kawasan dengan laju pertumbuhan ekonomi tercepat dibandingkan wilayah lain di Kabupaten Bekasi.Ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi memiliki intensitas pergerakan lalu lintas yang tinggi serta memiliki tingkat pelayanan yang buruk. Ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi memiliki kinerja ruas jalan eksisting dengan kapasitas sebesar 2.769,20 smp/jam, volume lalu lintas 1574 smp/jam, V/C Ratio sebesar 0,76, kecepatan arus bebas 34 km/jam, kecepatan perjalanan 20 km/jam dengan kepadatan sebesar 78 smp/km dan tingkat pelayanan ruas C. Usulan yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja ruas jalan pada ruas Jalan Raya Pasar Setu Kabupaten Bekasi yaitu dengan melakukan pemindahan parkir onstreet menjadi parkir off street pada lahan yang tersedia di ruas jalan.Kinerja ruas jalan meningkat setelah penerapan alternatif usulan. Kapasitas meningkat dari 2.070,88 smp/jam menjadi 2.769,2 smp/jam, V/C Ratio menurun dari 0,76 menjadi 0,57, kecepatan arus bebas meningkat dari 34,06 km/jam menjadi 40,1 km/jam, kecepatan tempuh meningkat dari 20 km/jam menjadi 32 km/jam, kepadatan menurun dari 78 smp/km menjadi 48,88 smp/km dan tingkat pelayanan ruas dari C menjadi B