Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Instrumentalisme Nilai-Nilai Spiritualitas, Kejujuran, dan Amanah dalam Pengembangan Pendidikan Muttaqin, Jamalul
Cakrawala: Jurnal Kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : LPPM IAINU Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/cakrawala.v7i2.1303

Abstract

Education is the heart of civilization that must have a spirit to stay alive to develop to contribute to the advancement of Indonesian education. This article tries to examine the instrumentalism of spirituality values that are integrated with honesty and trust in the development of education in Indonesia. This research uses a qualitative approach. Sources of data obtained from several books, journals, articles and other scientific works. Research findings illustrate that ma'rifatullah's spiritual values can be implemented in the world of education. Second, it embodies the values of honesty and trustworthiness as a pattern of educational management. This research found the development of ma'rifatullah's spiritual values, honesty, and trust as the key in developing the world of mtakahir education.
DISKURSUS KETIDAKADILAN GENDER; KRITIK TERHADAP PRAKTEK POLIGAMI Muttaqin, Jamalul; Syamsiyani, Syamsiyani
Jurnal Studi Gender dan Anak Vol 5 No 02 (2023): SETARA: Jurnal Studi Gender dan Anak
Publisher : Center of Gender Studies and Child of State Islamic Institute of Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/jsga.v5i02.7438

Abstract

Persoalan gender di Indonesia menjadi diskursus panjang sepanjang manusia ada. Gender yang seringkali dianggap mendiskriminasikan seorang perempuan menjadi perbincangan hangat dalam ranah keluarga saat ini yakni poligami. Praktek poligami dalam ketidak adilan gender menjadi isu terhangat untuk selalu diperbincangkan. Kerap kali poligami disalahartikan dengan argumen bahwa Nabi menganjurkan poligami. Tidak, Nabi Muhammad SAW. berpoligami bukan karena libido seksual yang saat ini dijadikan sebagai alasan agar tidak terjatuh zina. Sehingga adanya poligami yang disalahpahami menciptakan ketidakadilan terhadap perempuan atau kesalahan yang sangat fatal utamanya gangguan psikologi sang anak yang sangat terganggu, selain itu dampak sosial yang sangat merusak citra orang berpoligami. Tujuan tulisan ini untuk membongkar eksistensi praktek poligami dari sejak pra Islam hingga saat ini. Adapun metode penulisan ini dengan menggunakan metode analisis deskriptif. yaitu penulis berusaha menganalisis makna penting dari poligami dengan pendekatan historis dalam rangka menjelaskan praktek poligami pra Islam hingga saat ini.