Widianto, Brian Kurniawan
Unknown Affiliation

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Efektifitas Model Latihan untuk Meningkatkan Penguasaan Teknik Pukulan Backhand Drive untuk Atlet Bulutangkis Prasetya, Rezza Adiluhung; Subekti, Anjas Asmara; Widianto, Brian Kurniawan; Prasetyo, Koko; Sutrisno, Tri
JSH: Journal of Sport and Health Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v6i2.4626

Abstract

The purpose of this activity is to determine the effectiveness of the training model to improve the mastery of the backhand drive stroke technique for badminton athletes. This activity was carried out at PB PMS Jl Kediri Tengah, Nusukan, Banjarsari, Surakarta. The population and sample used were 10 PMS Surakarta badminton athletes. The Data Analysis Technique used in this study was using the Frequency Distribution Normality Test. The homogeneity test of population variance was calculated using One Way Anova SPSS. In this homogeneity test, the Levene's Test was used. Based on the results of the effectiveness test carried out, the new method had better results than the group using the old method. The number of results obtained from the two groups, namely the treatment group 1866 while the control group 1443, with these results it can be concluded that the training model has a positive effect on improving the backhand drive stroke technique skills for beginner category badminton athletes. Based on this study, it can be concluded that the backhand drive stroke training model for beginner category badminton athletes is considered effective in improving the backhand drive stroke technique skills.
Evaluasi Ahli pada Model Latihan Strategi Serangan Futsal di Akademi Futsal Surakarta Subekti, Anjas Asmara; Prasetya, Rezza Adiluhung; Widianto, Brian Kurniawan; Prasetyo, Koko; Sutrisno, Tri
JSH: Journal of Sport and Health Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26486/jsh.v6i2.4627

Abstract

The purpose of this study is to evaluate experts on the futsal attack strategy training model at the Surakarta Futsal Academy. This activity was carried out at the Budi Langgeng Futsal Field, Jetis Village, Sawahan Village, Ngemplak District, Boyolali Regency. This research was carried out at the Budi Langgeng Futsal Field, Jetis Village, Sawahan Village, Ngemplak District, Boyolali Regency. This type of research uses a quantitative descriptive method. The data analysis technique for the expert and futsal player questionnaires is a descriptive percentage analysis technique. The implementation of this expert evaluation is to obtain responses and input from experts for the perfection of the product, in this case the futsal strategy training model. In implementing this expert, an instrument is used as an evaluation tool for the development product. The percentage result of the expert evaluation is 83.48%. The conclusion of this study is that the results of the evaluation of the appointed expert practitioners and academic experts are in the form of a percentage of 83.48%, these results can be interpreted that the product development results can be continued to the next stage by considering the suggestions and notes from the experts
Peran Tidur yang Cukup untuk Menjaga Kebugaran Jasmani Mahasiswa Pendidikan Jasmani Widianto, Brian Kurniawan; Prasetyo, Koko; Sutrisno, Tri; Mahendra, Rezza Adiluhung Prasetya; Subekti, Anjas Asmara
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 15 No. 5 (2025): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v15i5.3535

Abstract

Mahasiswa Pendidikan Jasmani (Penjas) dihadapkan pada tuntutan fisik dan akademis yang tinggi, namun seringkali mengabaikan peran krusial tidur yang cukup sebagai faktor pemulihan esensial, yang dapat berpotensi menurunkan tingkat kebugaran jasmani mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis peran serta hubungan antara kualitas dan kuantitas tidur yang cukup dengan tingkat kebugaran jasmani pada mahasiswa Penjas. Mahasiswa Penjas, dengan beban akademis yang mencakup teori dan praktik aktivitas fisik intensif, memerlukan kondisi fisik optimal. Tidur memainkan peran krusial dalam proses pemulihan (recovery), sintesis protein otot, konsolidasi memori motorik, dan regulasi hormon pertumbuhan serta stres (kortisol). Metode penelitian menggunakan survei dan pengukuran kebugaran fisik standar (misalnya, VO2 max, daya tahan otot, kecepatan). Hasil pendahuluan menunjukkan adanya korelasi positif yang kuat dan signifikan antara durasi tidur yang memadai (7–9 jam) dan peningkatan skor kebugaran jasmani, khususnya daya tahan kardiorespirasi (VO2 max). Kesimpulan menegaskan bahwa waktu dan kualitas tidur yang memadai merupakan komponen esensial dalam program pelatihan dan manajemen gaya hidup mahasiswa penjas untuk mempertahankan dan meningkatkan kebugaran jasmani mereka. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya mengintegrasikan edukasi tidur dan strategi manajemen waktu tidur yang optimal ke dalam kurikulum dan program latihan harian mahasiswa penjas sebagai salah satu kunci keberhasilan performa fisik dan pencegahan overtraining.
Persepsi Siswa terhadap Peregangan (Stretching) setelah Aktivitas Pembelajaran di Dalam dan di Luar Kelas: Implikasi terhadap Keminatan Belajar Widianto, Brian Kurniawan; Prasetyo, Koko; Sutrisno, Tri; Mahendra, Reza Adiluhung Prasetya; Subekti, Anjas Asmara
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98630

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi siswa terhadap peregangan (stretching) setelah aktivitas pembelajaran di dalam maupun di luar kelas serta implikasinya terhadap keminatan belajar. Melalui metode survei dengan kuesioner yang dibagikan kepada 100 siswa dari sekolah menengah atas di Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa sebagian besar siswa merasa peregangan membantu meningkatkan konsentrasi dan motivasi belajar mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi peregangan dalam rutinitas sekolah dapat berdampak positif terhadap keminatan belajar siswa. Kata kunci: Presepsi Siswa, Peregangan, Aktivitas Pembelajaran, Keminatan Belajar.
Peningkatan Pembelajaran Gerakan Smash Bulutangkis Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Klub PMS SOLO Mahendra, Rezza Adiluhung Prasetya; Prasetyo, Koko; Widianto, Brian Kurniawan; Sutrisno, Tri; Subekti, Anjas Asmara
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran teknik smash bulutangkis menggunakan media audio visual pada siswa klub PMS Solo. Bulutangkis merupakan olahraga yang memerlukan kombinasi keterampilan teknis, kecepatan, dan ketepatan, di mana smash adalah salah satu teknik paling penting. Mengajarkan teknik smash membutuhkan pendekatan yang efektif agar siswa dapat memahami dan menguasai gerakan ini dengan baik. Teknik dasar smash melibatkan posisi tubuh yang tepat, ayunan raket yang kuat, dan koordinasi yang baik antara tubuh bagian atas dan bawah. Selain itu, jenis-jenis smash seperti forehand smash, backhand smash, dan jump smash memiliki karakteristik dan penerapan yang berbeda dalam permainan.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif pada siswa klub PMS Solo. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis video rekaman latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audio visual, seperti video tutorial dan animasi, secara signifikan meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam melakukan smash. Media ini juga memberikan umpan balik langsung, memungkinkan pengulangan tanpa batas, dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar.Kesimpulannya, integrasi media audio visual dalam pembelajaran teknik smash bulutangkis terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan kinerja siswa. Pendekatan ini tidak hanya membantu siswa memahami gerakan secara lebih jelas tetapi juga menyediakan sarana untuk umpan balik yang konstruktif dan pengulangan yang fleksibel Kata kunci: Teknik Smash Bulutangkis, Media Audio Visual, Pembelajaran Bulutangkis
Problematika Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar pada Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan di Sekolah Dasar Sutrisno, Tri; Widianto, Brian Kurniawan; Mahendra, Reza Adiluhung Prasetya; Subekti, Anjas Asmara
Smart Sport Vol 25, No 2 (2024): Jurnal Smart Sport
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v25i2.99819

Abstract

Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang memanfaatkan berbagai metode intrakurikuler untuk memastikan peserta didik mencapai potensi maksimal mereka, memperkuat pemahaman konsep dan meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data penelitan ini menggunakan analisis deskriptif. Pada analisis tersebut, data dimaknai secara deskriptif dan dituangkan secara naratif. Hasil penelitian terdapat beberapa problematika yang ditemukan saat mengimplementasikan kurikulum merdeka pada mata pelajaran PJOK di SD Negeri jetis 03. Dalam Kurikulum merdeka ini guru dituntut lebih kreatif dalam merancang modul ajar,mendesain pembelajaran, pembuatan media pembelajaran, tujuan pembelajaran dan alur tujuan pembelajaran sehingga seorang guru tidak dapat lagi sembarangan dalam pembuatan RPP guna merancang KBM dalam setiap pekan. Pekerjaan sekolah tujuannya hanya sebagai penguatan profil pelajar Pancasila. Pekerjaan Sekolah tetap diberikan kepada peserta didik setiap harinya akan tetapi tidak hanya pada pembelajaran di dalam kelas. Pembelajaran juga perlu dilaksanakan di luar kelas guna meningkatkan keaktifan peserta didik dan menginovasikan dirinya. Kata Kunci: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi. 
Pengembangan Model Pemanasan untuk Meningkatkan Motivasi Mahasiswa PGSD dalam Perkuliahan Pendidikan Jasmani Sutrisno, Tri; Prasetyo, Koko; Widianto, Brian Kurniawan; Mahendra, Reza Adiluhung Prasetya; Subekti, Anjas Asmara
Smart Sport Vol 24, No 1 (2024): Smart Sport Jurnal Olahraga dan Prestasi
Publisher : Smart Sport

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/smsp.v24i1.98635

Abstract

Pada penelitian ini bertujuan untuk (1). Menghasilkan model pengembangan pemanasan dalam pengantar pembelajaran pendidikan jasmani pada mahasiswa PGSD (2) Menguji keterlaksanaan model pengembangan pemanasan dalam pengantar pembelajaran pendidikan jasmani (3) Menguji motivasi mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan pendidikan jasmani melalui pengembangan model pemanasan. Teknik pengumpulan data menggunakan pedoman observasi Pengumpulan data yaitu dengan observasi, terhadap pembelajaran Pendidikan Jasmani pada Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara semester I , Wawancara kepada dosen Pendidikan Jasmani ,studi dokumentasi, angket atau kuisioner, rekaman video kegiatan pembelajaran ketika dilapangan kemudian di konversikan ke data pengembangan kualitatif. Subjek penelitian adalah Mahasiswa PGSD FKIP Universitas Veteran Bangun Nusantara semester I. Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil validasi yang dilakukan diperoleh persentase rata-rata penilaian sebesar 86,33% diterima dengan baik. Berdasarkan hasil peneltian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa model pemanasan dengan permainan kecil mampu meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti peerkuliahan pendidikan jasmani dan model pemanasan dengan  permainan sebagai pengantar pembelajaran Pendidikan jasmani valid dan layak digunakan. Selain itu, produk yang telah dihasilkan memenuhi beberpaa aspek yaitu menarik, mudah, dan nyaman. Kata kunci : model pengembangan, pemanasan, motivasi