Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

GAMBARAN KARAKTERISTIK PITIRIASIS VERSIKOLOR DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD Dr. H. ABDUL MOELOEK BANDAR LAMPUNG TAHUN 2015 Dwi Marlina
Jurnal Medika Malahayati Vol 3, No 4 (2016): Volume 3 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.238 KB) | DOI: 10.33024/jmm.v3i4.2036

Abstract

Latar Belakang: Pitiriasis versikolor (PVC) adalah infeksi jamur superfisial yang ditandai dengan adanya makula dikulit berwarna putih sampai coklat hitam, terutama mengenai badan, ketiak, paha, lengan, tungkai atas, leher, muka dankulit kepala yang berambut yang disertai rasa gatal. PVC ditemukan pada semua ras dan semua golongan usia dan dapatmengenai laki-laki dan perempuan. Prevalensi PVC di dunia sangat tinggi, dilaporkan mencapai 50% di daerah yang panasdan lembab dan 1,1% di daerah yang dingin. Di Indonesia, insidensinya belum akurat dan sulit diakses karena banyakpenderita yang tidak berobat ke petugas medis.Tujuan: Untuk mengetahui gambaran karakteristik Pitiriasis versikolor di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Dr. H.Abdul Moeloek tahun 2015.Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian studi deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional.Populasi adalah semua data rekam medik pasien rawat jalan yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik sampling yangdigunakan adalah Total Sampling dengan sampel sebanyak 41 pasien.Hasil: Dari hasil penelitian didapatkan pasien PVC terbanyak adalah umur 18-41 tahun sebanyak 24 pasien(58.5%), jenis kelamin laki-laki sebanyak 24 pasien (58.5%), pekerjaan yang terbanyak adalah Pelajar/Mahasiswa yaitusebanyak 19 pasien (46.3%), lokasi lesi paling sering di badan sebanyak 16 pasien (39.0%), paling banyak lesihipopigmentasi sebanyak 32 pasien (78.0%), dan jenis pengobatan yang paling banyak adalah terapi kombinasi antijamuroral dan antijamur topikal 26 pasien (63.4%) dan lebih banyak terjadi pada musim kemarau sebanyak 24 pasien (58.5%).Kesimpulan: Gambaran Karakteristik Pitiriasis versikolordi Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Dr. H. Abdul MoeloekBandar Lampung Tahun 2015 terbanyak adalah usia 18-41 tahun, jenis kelamin laki-laki, kelompok pelajar/mahasiswa,lokasi lesi di badan, warna lesi hipopigmentasi, dan jenis pengobatan kombinasi.
Melittin Treatment for Biofilm of MRSA (Methicillin Resistant Staphylococcus aureus) Dwi Marlina
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (854.012 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v8i3.718

Abstract

According to the Centers for Disease Control and Prevention (CDC) there were estimated to be 94,360 MRSA invasive infections in the US with approximately18,650 deaths annually since 2005.Other organizations estimate the true numbers to be over one million infected in the US with MRSA and over 100,000 deaths from 2005-2010.These infections attack all ages, from the elderly to the young, mainly because their immune system is suppressed.  In acute care hospitals, MRSA colonization is a common cause of nosocomial infection and increased hospital costs (Huh, Kim, &Chae, 2012).  MRSA universally attach to surfaces and produce extracellular polysaccharides, resulting in the formation of abiofilm. Biofilms pose a serious problem for public health because of the increased resistance of biofilm-associated organisms to antimicrobial agents and the potential for these organisms to cause infections in patients with indwelling medical devices.An appreciation of the role of biofilms in infection should enhance the clinical decision-making process.Currently, biofilm is considered as a major mediator of infection with an estimated 80% incidence of infection associated with the formation of biofilms.  Biofilm resistance is usually multifactorial, which makes it difficult to eradicate biofilms.  Therefore, this study will focus on creatingMethicilin ResistantStaphylococcus aureusbiofilms in culture and on testing the effects on that biofilm of the antibacterial peptide: Melittin.Method:This study is an experiment and the strain of Methicillin Resistant Staphylococcus aureus(MRSA) was WBG 8287 which was donated by France O Brien who is from the medical research facility of royal Perth hospital.Result:The biofilm formation produces large amounts of non-cellular material with very few visible cells.  The thickness of film shows that MRSA produced biofilm well.  Melittin able to treat MRSAwith 60 minutes having stable colorConclusion:The resultsshowed that the procedures used were capable of inducing this MRSA strain to form a biofilm and melittin able to treat MRSA.Suggestion:However, it is still not a perfect trial. Therefore, for the foreseeable future will be carried out the modified experiment and the experiment should be done with the variation of treatment and increasing the time of treatment.  It aims to get the best results in the healing process of the disease which is caused by MRSA. 
ANALISIS PROMOTER GEN β GLOBIN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE PROMOTER PREDICTION SERVER : KAJIAN PADA GEN β THALASSEMIA Mala Kurniati; Dwi Marlina; T Marwan Nusri; Maikel Emas Malau
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 2, No 4 (2015): Volume 2 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.112 KB) | DOI: 10.33024/.v2i4.721

Abstract

Mekanisme di tingkat molekuler merupakan kunci penting dalam membuka banyak misteri yang belum terungkap, seperti bagaimana mengungkap fungsi suatu gen yang terkait dengan onset suatu penyakit genetis, interaksi pemaparan nutrisi yang tepat dalam metabolism gen-gen target, atau mengidentifikasi hubungan evolusi genetis, atau identifikasi DNA forensik, dan sebagainya. Analisis biologi molekuler diperlukan untuk mempermudah memahami mekanisme molekuler termasuk mengidentifikasi gen-gen, ekspresi dan explorasi protein/enzim, serta menganalisis fungsi gen dan protein, dmana promoter adalah urutan DNA spesifik yang berperan dalam mengendalikan transkripsi suatu gen structural, jika suatu gen terjadi gangguan pada bagaia promoter, gangguan tersebut akan mempengaruhi ekspresi dari gen tersebut.Tujuan :Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Promoter Gen β Globin dengan menggunakan Software Promoter Prediction server : Kajian Pada Gen β Thalassemia.Metode : Penelitian ini menggunakan metode analisis Bioinformatika dengan teknik Biologi Komputasional sehingga di dapatkan analisis informasi biologis, sequence alignment, prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA,analisis expresi gen dan juga informasi terkait promoter gen.Hasil penelitian : Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa adanya mutasi pada kotak TATA (TATA BOX) sehingga mengakibatkan perubahan expresi gen (Stop Expression) yang akan menimbulkan penyakit β thalassemia.Kesimpulan : Dari penelitian ini selain adanya mutasi pada kotak TATA (TATA BOX) didapatkan pula variasi mutasi gen β Globin pada berbagai populasi di dunia
Pelatihan Pembuatan Rapor Berbasis Microsoft Excel untuk Guru di Pusat Kegiatan Gugus PAUD Cempaka Alusyanti Primawati; Za’imatun Niswati; Dwi Marlina
Kapas: Kumpulan Artikel Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (997.898 KB) | DOI: 10.30998/kapas.v1i1.1209

Abstract

Guru sebagai tenaga pendidik dituntut dapat menggunakan teknologi informasi yang dapat membantu pekerjaannya sebagai seorang pendidik yaitu dalam menyelesaikan persoalan administrasi. Kendala yang dihadapi adalah masih kurang familiarnya fitur-fitur yang disediakan Microsoft Excel pada sebagian pengguna, terutama guru Taman kanak-kanak. Hal tersebut dialami oleh guru Taman Kanak-kanak yang tergabung pada PKG (Pusat Kegiatan Gugus) yang belum terbiasa dengan fungsi yang terdapat pada Microsoft Excel. Beberapa kendala yang sering dijumpai adalah kurang memahami penggunaan fungsi rumus-rumus kondisi, lookup yang merupakan fitur penting dalam membuat rapor. Hal inilah yang melatar belakangi tim pengabdian untuk memberikan pelatihan membuat aplikasi rapor peserta didik dengan Microsoft Excel. Kegiatan bertujuan meningkatkan ketrampilan dan pemahaman peserta terkait penggunaan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan yaitu pelatihan secara daring. Hasil pengabdian masayakat yaitu mitra menerima kontribusi yang positif untuk meningkatkan pengetahuan dan skill dalam bidang teknologi informasi dalam upaya memudahkan kelompok pendidik seperti guru dalam membuat aplikasi rapor yang user friendly dengan memanfaatkan fitur dan fungsi dari Microsoft Excel.