Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Interorganizational Project Urgency, Problems, and Solutions: A Systematic Literature Review Laura, Laura; Raharjo, Teguh
Jurnal Teknologi Dan Sistem Informasi Bisnis Vol 6 No 3 (2024): Juli 2024
Publisher : Prodi Sistem Informasi Universitas Dharma Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jteksis.v6i3.1422

Abstract

Interorganizational projects involve two or more organizations to work jointly on a shared activity for a finite time. By doing interorganizational projects, organizations can be more competitive in increasingly varied and volatile markets. The benefits of interorganizational projects are followed by a difficult challenge that is to align difference between members of the project, so the benefits remain poor. A systematic literature review is performed to know what problems and solutions of an interorganizational projects are. This research also provided information about the urgency of an interorganizational project to balance the problem.
Arang Briket Sekam Padi: Solusi Energi Alternatif Dan Potensi Ekonomi Masyarakat Puntik Luar Raihan, Muhammad; Indriyani, Sari; Alvitri, Rindy Muthia; Yasin, Muhammad Zaky; Apandi, Rahmat; Erchipila, Putri; Marhamah, Marhamah; Habibah, Habibah; Laura, Laura; Nurridha, Alya; Rahmawati, Siti
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v4i2.18582

Abstract

Sekam padi merupakan limbah pertanian yang melimpah dan sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal. Melalui kegiatan KKN Tematik UIN Antasari Banjarmasin di Desa Puntik Luar, masyarakat dilatih mengolah sekam padi menjadi briket arang sebagai bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan. Tujuan dari kegiatan workshop ini untuk mengelola dan memanfaatkan limbah sekam padi untuk dijadikan energi alternatif yang mempunyai nilai jual tinggi, sehingga membuka potensi ekonomi desa Puntik Luar. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan warga secara langsung dalam setiap tahap, mulai dari pengarangan, pencampuran perekat alami, pencetakan, hingga pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan briket dengan nilai kalor sekitar 3.000–3.200 kkal/kg, mudah dinyalakan, dan menghasilkan pembakaran bersih. Selain mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembakaran terbuka, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru melalui penjualan briket di pasar lokal. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah pertanian dan menjadi langkah awal menuju desa mandiri energi.