Rosanti, Yuan Maylia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Berkelanjutan dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Mangunsari, Semarang Widiarti, Nuni; Astuti, Budi; Sungkowo, Sungkowo; Rosanti, Yuan Maylia; Rohmah, Rojja Maysa; Hilda, Shinta; Aulia, Syiva Zakia; Sulistyaningrum, Devitri; Kurniawan, Cepi
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/hzmh2j50

Abstract

Kelurahan Mangunsari is located at Semarang city and emerges as a locale brimming with potential, yet grappling with the pervasive challenge of waste management, a predicament shared by many urban areas. This neighborhood faces the daunting task of dealing with both organic and inorganic waste, wherein the latter has seen some resolution through the establishment of a waste bank in RW 04. However, the management of organic household waste remains a critical issue. Addressing this, the Community Empowerment Team (PkM) from Universitas Negeri Semarang (Unnes) has embarked on a pioneering mission to imbue the local populace with the knowledge and skills necessary to transform waste into valuable resources, namely compost and ecoenzymes. This endeavor unfolds in three strategic phases: an educational campaign on waste management principles, hands-on training in compost and ecoenzyme production, and a rigorous monitoring phase to evaluate the program's efficacy. The initiative's results are commendable, marking a significant milestone in community-led waste management practices. Not only has it been successful in producing compost and ecoenzymes, but it has also fundamentally shifted the community's perception, recognizing the initiative as a transformative tool for enhancing household waste management. This case study not only underscores the potential of community empowerment in environmental stewardship but also serves as a replicable model for sustainable urban waste management solutions.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik sebagai Wujud Pembangunan Desa Berkelanjutan Sulistyaningsih, Triastuti; Alauhdin, Mohammad; Widiarti, Nuni; Wahyuningsih, Ika Jati; Utami, Kaswati Nur; Aldaffa, Raden Muhammad Syawal; Rosanti, Yuan Maylia
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (SINAPMAS) Vol 5, No 1 (2025): Inovasi Bioteknologi untuk Kesejahteraan Masyarakat: Menuju Kampus Berdampak 202
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah pengelolaan sampah organik di Indonesia menjadi perhatian serius karena tumpukan sampah organik yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan berbagai masalah lingkungan dan kesehatan. Desa Rejosari dengan populasi 3.012 jiwa menghadapi rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang tercermin dari penumpukan sampah di lahan tidak produktif serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Rejosari tentang pentingnya pengelolaan sampah organik sekaligus memberikan keterampilan dalam pembuatan kompos dan eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah organik. Kegiatan ini meliputi edukasi mengenai bahaya sampah organik, pelatihan pembuatan kompos dan eco-enzyme, serta pemanfaatan hasil olahan untuk kegiatan urban farming. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi, pelatihan, dan pendampingan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah organik, serta menghasilkan kompos dan eco-enzyme yang dimanfaatkan untuk pertanian lokal. Partisipasi masyarakat juga semakin aktif dengan adanya fasilitasi alat pengolahan sampah. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa edukasi dan pelatihan langsung mampu mendorong pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui produk hasil pengolahan sampah.