Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL YOLO V5 UNTUK DETEKSI KOREK API DALAM KEAMANAN PENERBANGAN Hesananda, Rizki
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i1.5553

Abstract

Keamanan dalam transportasi udara merupakan prioritas utama, dengan regulasi ketat terkait barang-barang yang dapat dibawa ke dalam pesawat. Korek api adalah salah satu barang yang sering kali dibatasi karena potensinya sebagai sumber api yang berbahaya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi korek api yang akurat menggunakan YOLO v5 untuk meningkatkan keamanan penerbangan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah CRISP-DM (Cross Industry Standard Process for Data Mining), yang terdiri dari tahapan pemahaman bisnis, pemahaman data, persiapan data, pemodelan, dan evaluasi. Dataset yang digunakan adalah data primer yang terdiri dari 37 gambar potret korek api dengan resolusi tinggi, yang diambil sendiri menggunakan kamera HP. Gambar-gambar ini diunggah ke platform Roboflow untuk anotasi dan augmentasi, menghasilkan dataset yang tiga kali lipat dari jumlah gambar awal. Model YOLO v5 dilatih menggunakan Google Colab dengan 100 epoch, batch size 16, dan ukuran gambar 416 piksel. Evaluasi model menunjukkan hasil yang sangat baik dengan nilai precision, recall, mAP 0,5, dan mAP 0,95 yang meningkat mendekati 1 seiring bertambahnya epoch. Hasil ini membuktikan bahwa YOLO v5 memiliki kemampuan deteksi korek api yang sangat akurat, yang dapat diimplementasikan dalam sistem keamanan bandara untuk mendeteksi barang-barang berbahaya secara otomatis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model YOLO v5 efektif untuk deteksi korek api dan dapat meningkatkan keselamatan transportasi udara. 
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI VERIFIKASI KELENGKAPAN ADMINISTRASI DOKUMEN PROJECT DAN OPERASIONAL PT. POLARIN XININDO UNTUK MEMAKSIMALKAN CASH FLOW PERUSAHAAN Tiara, Beby; Widiyaningrum, Diyah Kiki; Hesananda, Rizki
Insan Pembangunan Sistem Informasi dan Komputer (IPSIKOM) Vol 8, No 2 (2020): DESEMBER
Publisher : Universitas Insan Pembangunan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v8i2.173

Abstract

PT. Polarin Xinindo merupakan perusahaan distribusi perlengkapan pendingin, dengan sistem verifikasi saat ini proses pengajuan dokumen bagian operasional kepada verifikator yang digunakan sebagai dasar pembuatan tagihan apabila ada kekurangan dokumen maka koordinasi antara bagian verifikator dan bagian operasional harus dilakukan secara langsung sedangkan lokasi kerja antara bagian verifikator dan bagian operasional yang berbeda menyebabkan lambatnya feedback atas berita acara yang akan dibuatkan tagihan, dengan proses pembuatan dokumen yang terhambat maka akan berdampak pada cash flow perusahaan.Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan cara studi lapangan sehingga dapat di terjemahkan dengan bahasa pemodelan Unified Modeling Language (UML) dan menggunakan bahasa pemrograman PHP, dibuatkan pengembangan sistem verifikasi kelengkapan administrasi Dokumen Project dan Operasional untuk membuat bagian verifikator menjadi lebih tertata dalam penerimaan dokumen berita acara dari operasional, meningkatkan efisiensi dan memaksimalkan cash flow perusahaan.Kata Kunci: Sistem informasi, Verifikasi, Dokumen, Cash flow
MENINGKATKAN EFISIENSI DALAM REKONSILIASI KAS ATM: IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI BERBASIS WEBSITE Hesananda, Rizki; Mulyawan, Yudhi
Innotech: Jurnal Ilmu Komputer, Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Innotech Issue Juli 2024
Publisher : Universitas Siber Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to develop a web-based ATM cash reconciliation information system at PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk. Currently, the ATM cash reconciliation process is manually performed using Excel files, which are prone to errors and time-consuming. In this context, the development of an information system is crucial to enhance the efficiency and accuracy of the reconciliation process. The research methodology employed the Waterfall software development model. The stages of the research included requirements analysis, system design, implementation, and testing. Data were collected through interviews, observations, and document analysis from the ATM Cash Reconciliation Division. The system implementation utilized PHP for web development and MySQL as the database. The results of the study indicate that the implementation of the system successfully reduced the reconciliation process time from an average of 35 minutes to just 8 minutes per case. The system also improved data accuracy and enhanced information accessibility for involved staff. Another advantage is the reduction in potential human errors that frequently occurred in the previous manual process. Despite achieving significant advantages, the implementation of this system also faced challenges in adopting new technology and existing technological limitations. These challenges require change management strategies and continuous improvement to support optimal system use in the future. In conclusion, the implementation of the web-based ATM cash reconciliation information system at PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk. provides a significant contribution to improving efficiency, accuracy, and data accessibility. This system has the potential to serve as a strong foundation in supporting the operations of the ATM Cash Reconciliation Division in the company.
IMPLEMENTASI GOOGLE LOOKER STUDIO UNTUK ANALISIS TREN DAN VISUALISASI DATA (STUDI KASUS: PRODUKSI PADI PULAU SUMATERA) Hesananda, Rizki; Faizal Racma, Dhany
Innotech: Jurnal Ilmu Komputer, Sistem Informasi dan Teknologi Informasi Vol 1 No 2 (2024): Innotech Issue Juli 2024
Publisher : Universitas Siber Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes rice production outcomes in Sumatra Island from 1995 to 2020 using data obtained from Kaggle and the Indonesian Agency for Meteorology, Climatology, and Geophysics (BMKG). The dataset includes annual rice production, harvested area, and climate variables such as rainfall, humidity, and average temperature. Analysis was conducted using Google Looker Studio to generate various visualizations facilitating data interpretation. The findings reveal that North Sumatra Province has the highest rice production, followed by South Sumatra and Lampung. While rainfall does not consistently correlate with rice production, a strong relationship was observed between harvested area and rice yields, underscoring the importance of efficient land management and agricultural practices. The study also identifies a decline in rice production across provinces since 2017. Limitations include the restricted data period up to 2020 and the exclusion of variables such as government policies and agricultural technology. Future research should expand data coverage, consider additional variables, and employ advanced predictive model.