Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Pengaruh Perputaran Modal Kerja Dan Perputaran Aktiva Terhadap Laba Pada Salon Sovi Di Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jenny
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 1 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah laba bersih yang diperoleh Salon Sovi setiap tahun masih relatif rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh rendahnya perputaran modal kerja dan perputaran aktiva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja dan perputaran aktiva baik secara parsial maupun simultan terhadap laba bersih pada Salon Sovi. Variabel penelitian yang digunakan adalah perputaran modal kerja dan perputaran aktiva sebagai variabel independen, serta laba bersih sebagai variabel dependen. Untuk menjawab tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan Salon Sovi (rugi laba dan neraca) tahun 2020–2024 yang dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dan statistik, yaitu regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa perputaran modal kerja rata-rata hanya sebesar 1,11 kali per tahun, sementara perputaran aktiva operasi rata-rata sebesar 0,58 kali per tahun. Secara parsial, keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih karena tingkat perputaran yang rendah dan cenderung menurun. Secara simultan, perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Namun, perusahaan masih mampu menghasilkan laba karena pendapatan cukup untuk menutupi biaya operasional. Tingginya dana yang menganggur dalam aktiva lancar dan total aktiva menunjukkan kurangnya efisiensi dalam pengelolaan aset. Perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi hanya berkontribusi sebesar 11,36% terhadap laba bersih, sementara 88,64% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti ekspansi wilayah pemasaran.
Analisis Pengaruh Perputaran Modal Kerja Dan Perputaran Aktiva Terhadap Laba Pada Salon Sovi Di Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Tanesib, Jenny
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 1 (2025): SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 1 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah laba bersih yang diperoleh Salon Sovi setiap tahun masih relatif rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh rendahnya perputaran modal kerja dan perputaran aktiva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja dan perputaran aktiva baik secara parsial maupun simultan terhadap laba bersih pada Salon Sovi. Variabel penelitian yang digunakan adalah perputaran modal kerja dan perputaran aktiva sebagai variabel independen, serta laba bersih sebagai variabel dependen. Untuk menjawab tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan Salon Sovi (rugi laba dan neraca) tahun 2020–2024 yang dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dan statistik, yaitu regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa perputaran modal kerja rata-rata hanya sebesar 1,11 kali per tahun, sementara perputaran aktiva operasi rata-rata sebesar 0,58 kali per tahun. Secara parsial, keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih karena tingkat perputaran yang rendah dan cenderung menurun. Secara simultan, perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Namun, perusahaan masih mampu menghasilkan laba karena pendapatan cukup untuk menutupi biaya operasional. Tingginya dana yang menganggur dalam aktiva lancar dan total aktiva menunjukkan kurangnya efisiensi dalam pengelolaan aset. Perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi hanya berkontribusi sebesar 11,36% terhadap laba bersih, sementara 88,64% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti ekspansi wilayah pemasaran.
PERSEPSI APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP HASIL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN ROTE NDAO Tanesib, Jenny
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 2 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui persepsi pegawai terhadap hasil penilaian kinerja pegawai pada Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao. Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya sebagian kecil pegawai yang kurang setuju dengan hasil penilaian baik dari dimensi Sasaran Kerja Pegawai (SKP) maupun Perilaku Kerja Pegawai (PKP), yang dinilai belum sepenuhnya obyektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 53 pegawai. Data yang diperoleh ditabulasi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap hasil penilaian SKP mencapai skor 85,42% yang termasuk dalam kategori obyektif. Mayoritas pegawai, lebih dari 80%, menyatakan setuju bahwa penilaian yang dilakukan pejabat penilai sesuai dengan indikator jumlah, kualitas, waktu, dan biaya kerja. Sementara itu, persepsi ASN terhadap penilaian PKP mencapai skor 85,51% yang juga tergolong obyektif. Penilaian dianggap mencerminkan kenyataan perilaku kerja pegawai, termasuk indikator orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. Secara keseluruhan, hasil penilaian kinerja pegawai mencapai skor 81,34% yang masuk kategori obyektif. Hal ini menunjukkan bahwa pejabat penilai telah melaksanakan penilaian sesuai dengan SKP dan PKP yang benar-benar dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan tugas selama satu tahun. Rekomendasi penelitian menekankan agar pejabat penilai tetap menjaga keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam melakukan penilaian. Selain itu, hasil penilaian disarankan disampaikan secara terbuka agar pegawai dapat menjadikannya sebagai dasar perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang.
PERSEPSI APARATUR SIPIL NEGARA TERHADAP HASIL PENILAIAN KINERJA PEGAWAI PADA DINAS PETERNAKAN KABUPATEN ROTE NDAO Tanesib, Jenny
JURNAL ILMIAH UNSTAR ROTE Vol 1 No 2 (2025): JURNAL SOSIAL DAN HUMANIORA EDISI 2 TAHUN 2025
Publisher : CV. Jamin Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jiur.v1i2.66

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui persepsi pegawai terhadap hasil penilaian kinerja pegawai pada Dinas Peternakan Kabupaten Rote Ndao. Latar belakang penelitian ini adalah masih adanya sebagian kecil pegawai yang kurang setuju dengan hasil penilaian baik dari dimensi Sasaran Kerja Pegawai (SKP) maupun Perilaku Kerja Pegawai (PKP), yang dinilai belum sepenuhnya obyektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner kepada 53 pegawai. Data yang diperoleh ditabulasi dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dan dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan persepsi pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap hasil penilaian SKP mencapai skor 85,42% yang termasuk dalam kategori obyektif. Mayoritas pegawai, lebih dari 80%, menyatakan setuju bahwa penilaian yang dilakukan pejabat penilai sesuai dengan indikator jumlah, kualitas, waktu, dan biaya kerja. Sementara itu, persepsi ASN terhadap penilaian PKP mencapai skor 85,51% yang juga tergolong obyektif. Penilaian dianggap mencerminkan kenyataan perilaku kerja pegawai, termasuk indikator orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. Secara keseluruhan, hasil penilaian kinerja pegawai mencapai skor 81,34% yang masuk kategori obyektif. Hal ini menunjukkan bahwa pejabat penilai telah melaksanakan penilaian sesuai dengan SKP dan PKP yang benar-benar dicapai oleh pegawai dalam melaksanakan tugas selama satu tahun. Rekomendasi penelitian menekankan agar pejabat penilai tetap menjaga keadilan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam melakukan penilaian. Selain itu, hasil penilaian disarankan disampaikan secara terbuka agar pegawai dapat menjadikannya sebagai dasar perbaikan dan peningkatan kinerja di masa mendatang.