Fenomena yang ditemukan dalam penelitian ini adalah laba bersih yang diperoleh Salon Sovi setiap tahun masih relatif rendah. Hal ini diduga disebabkan oleh rendahnya perputaran modal kerja dan perputaran aktiva. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perputaran modal kerja dan perputaran aktiva baik secara parsial maupun simultan terhadap laba bersih pada Salon Sovi. Variabel penelitian yang digunakan adalah perputaran modal kerja dan perputaran aktiva sebagai variabel independen, serta laba bersih sebagai variabel dependen. Untuk menjawab tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan Salon Sovi (rugi laba dan neraca) tahun 2020–2024 yang dikumpulkan melalui teknik wawancara dan dokumen. Data dianalisis menggunakan teknik analisis keuangan dan statistik, yaitu regresi linier berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa perputaran modal kerja rata-rata hanya sebesar 1,11 kali per tahun, sementara perputaran aktiva operasi rata-rata sebesar 0,58 kali per tahun. Secara parsial, keduanya tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih karena tingkat perputaran yang rendah dan cenderung menurun. Secara simultan, perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Namun, perusahaan masih mampu menghasilkan laba karena pendapatan cukup untuk menutupi biaya operasional. Tingginya dana yang menganggur dalam aktiva lancar dan total aktiva menunjukkan kurangnya efisiensi dalam pengelolaan aset. Perputaran modal kerja dan perputaran aktiva operasi hanya berkontribusi sebesar 11,36% terhadap laba bersih, sementara 88,64% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, seperti ekspansi wilayah pemasaran.
Copyrights © 2025