Penelitian ini dilaksanakan memakai pendekatan kuantitatif. Pendekatan kuantitatif ialah suatu pendekatan penelitian yang pada hakikatnya itu penafsiran yang memakai angka mulai dari penyatuan data, perhitungan pada data, beserta penampilan dan hasilnya. Adapun teknik penelitian yang peneliti gunakan adalah survey. Survey ialah penelitian yang diambil dari sampel suatu populasi dan memakai kuesioner sebagai akumulasi data utama. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri dua Slawi, Mengetahui seberapa besar kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri Dua Slawi, dan Mengetahui faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri Dua Slawi. Populasi dalam penelitian ini adalah semua di SMK Negeri Dua Slawi yang berjumlah seratus enam orang guru. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah guru kelas XII yang menajar mata pelajaran umum dan kejuruan yang berjumlah lima puluh dua responden. Berdasarkan hasil analisis data yang telah didapatkan, maka dapat ditarik suatu kesimpulan kesiapan guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SMK Negeri dua Slawi diperoleh hasil sebagai berikut: pemahaman struktur kurikulum sangat tinggi, kesiapan modul ajar tinggi atau baik, kesiapan proses pembelajaran sangat tinggi, kesiapan penilaian pembelajaran tinggi atau baik, dan kesiapan sarana dan prasarana tinggi atau baik. Sedangkan Faktor-faktor yang mendukung implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri dua Slawi antara lain: Komitmen kepala sekolah dan guru untuk mengimplementasikan kurikulum Merdeka. Dukungan orang tua siswa di SMK Negeri dua Slawi terhadap implementasi kurikulum Merdeka. Fasilitas dan prasarana yang memadai untuk mendukung implementasi kurikulum Merdeka. Karakteristik siswa yang sesuai dengan kurikulum Merdeka. Sementara itu, faktor-faktor yang menghambat implementasi kurikulum Merdeka di SMK Negeri dua Slawi antara lain: Kurangnya pemahaman guru tentang kurikulum Merdeka. Kurangnya pelatihan dan pendampingan, Tekanan waktu yang tinggi. Ketersediaan anggaran yang terbatas