Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Benih Bersertifikat Terhadap Produksi dan Efisiensi Teknis Usahatani Kentang di Kecamatan Pangalengan Nugraheni, Santi Sulistya; Tinaprilla, Netti; Rachmina, Dwi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 10 No. 2 (2022): Desember 2022 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2022.10.2.389-401

Abstract

Rata-rata konsumsi pangan komoditas kentang di Indonesia sebanyak 2.20 kg/kapita/th dan meningkat rata-rata sebesar 9% dari tahun 2013. Tingkat konsumsi kentang Indonesia masih dibawah negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand. Peningkatan laju konsumsi kentang lebih tinggi dibandingkan dengan laju pertumbuhan produksi kentang di Indonesia. Peningkatan produksi kentang dapat dilakukan melalui peningkatan produktivitasnya. Tingkat produktivitas kentang di Indonesia masih tergolong rendah dan berfluktuatif dengan rata-rata produktivitas kentang sebesar 18,23 ton/hektar. Tingkat produktivitas tersebut masih dibawah beberapa negara produsen utama kentang di dunia. Peningkatan produktivitas kentang dapat dilakukan dengan peningkatan efisiensi teknis produksi atau penggunaan benih bersertifikat. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penggunaan benih kentang bersertifikat terhadap produksi dan efisiensi teknis usahatani kentang di Kecamatan Pangalengan sebagai salah satu sentra produksi kentang di Kabupaten Bandung. Analisis efisiensi teknis usahatani kentang menggunakan fungsi produksi Cobb-Douglas Stochastic Frontier Analysis. Total responden pada penelitian ini sebanyak 70 orang petani kentang, dengan rincian 30 orang menggunakan benih kentang bersertifikat dan 40 orang menggunakan benih kentang non sertifikat. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan benih kentang bersertifikat dapat meningkatkan produksi kentang. Secara keseluruhan tingkat efisiensi teknis usahatani kentang di Kecamatan Pangalengan rata-rata 70,10%, artinya upaya peningkatan efisiensi masih diperlukan. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai efisiensi teknis usahatani kentang dengan benih bersertifikat dan non sertifikat artinya penggunaan benih bersertifikat belum mampu meningkatkan nilai efisiensi teknis usahatani kentang. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap efisiensi teknis yaitu status kepemilikan lahan.