Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Resiliensi Dengan Kelekatan Orang Tua Pada Mahasiswa Sulaeman, Budi; Shaleh, Oktaviani Sadijah
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.224

Abstract

Setiap manusia perlu melatih diri untuk menjadi pribadi yang resilien. Resiliensi merupakan kemampuan individu untuk menghadapi dan menyelesaikan setiap masalah. Manfaat dari resiliensi yakni supaya setiap individu mampu menjadi pribadi yang efektif dan mampu mengelola kehidupannya dengan baik. Salah satu faktor yang membentuk resiliensi adalah kelekatan dengan orang tua. Kelekatan merupakan kecenderungan individu untuk menjalin hubungan dengan orang terdekat di sekitar, termasuk orang tua maupun pengasuh. Kelekatan memiliki peran penting pada kehidupan mahasiswa. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengkaji hubungan antara resiliensi dengan kelekatan orang tua pada mahasiswa. Alat ukur yang digunakan pada penelitian ini adalah adaptasi Inventory of Parent and Peer Attachment Revised (IPPA–R) dan Connor–Davidson Resilience Scale (CD–RISC 25). Jumlah partisipan pada riset ini yakni 148 responden, terdiri atas 118 partisipan perempuan dan 30 partisipan laki-laki. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara resiliensi dengan kelekatan pada orang tua yakni ayah maupun ibu. Temuan ini menunjukan bahwa semakin aman kelekatan pada orang tua maka semakin tinggi resilliensi pada mahasiswa.
Peran Rasa Kesepian Terhadap Kepuasan Hubungan Romantis Pada Dewasa Awal Asmorowati, Bulan Suci; Sulaeman, Budi
Jurnal Diversita Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v10i1.11700

Abstract

Kesepian dalam hubungan romantis terjadi ketika pasangan tidak merasa terhubung secara emosional, tidak memiliki dukungan sosial atau keterbukaan yang memadai di antara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan rasa kesepian terhadap kepuasan hubungan romantis pada dewasa awal. Metode yang digunakan studi kuantitatif dengan analisis regresi, dengan teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur kesepian menggunakan De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS) dan alat ukur kepuasan hubungan yaitu Couple Satisfaction Index (CSI) – 16 Dari 210 responden diketahui bahwa 205 mengalami moderate lonely dan 5 strongly lonely. Sementara itu, pada kepuasan hubungan romantis diperoleh hasil yang menunjukan 126 responden merasa tidak puas dengan hubungan romantis. Analisis hipotesis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan dan ketidakpuasan dalam hubungan romantis tidak berperan signifikan terhadap tingkat rasa kesepian (R Square = 0,001 dan 0,003). Kata Kunci: Dewasa Awal, Kepuasan Hubungan Romantis, Kesepian,