Kesepian dalam hubungan romantis terjadi ketika pasangan tidak merasa terhubung secara emosional, tidak memiliki dukungan sosial atau keterbukaan yang memadai di antara mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menguji peranan rasa kesepian terhadap kepuasan hubungan romantis pada dewasa awal. Metode yang digunakan studi kuantitatif dengan analisis regresi, dengan teknik sampling yang digunakan adalah convenience sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu alat ukur kesepian menggunakan De Jong Gierveld Loneliness Scale (DJGLS) dan alat ukur kepuasan hubungan yaitu Couple Satisfaction Index (CSI) – 16 Dari 210 responden diketahui bahwa 205 mengalami moderate lonely dan 5 strongly lonely. Sementara itu, pada kepuasan hubungan romantis diperoleh hasil yang menunjukan 126 responden merasa tidak puas dengan hubungan romantis. Analisis hipotesis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan dan ketidakpuasan dalam hubungan romantis tidak berperan signifikan terhadap tingkat rasa kesepian (R Square = 0,001 dan 0,003). Kata Kunci: Dewasa Awal, Kepuasan Hubungan Romantis, Kesepian,
Copyrights © 2024