Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Practicum Activities in the Field of Natural Science Learning in Elementary Schools as an Alternative to the Open Natural Science Laboratory Mohammad Imam Sufiyanto; Roychan Yasin
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 4, No 2 (2021): November
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v4i2.5237

Abstract

Abstract:  The purpose of this research is to find out in science learning that it does not have to be theoretical, but also practical even during a pandemic. The research method is to use a qualitative research method with the phenomenology approach, namely looking at some natural facts that occur in natural events. The results of the study showed that students can be invited to practice in real, concrete, in accordance with the theory being studied (in the context of SD science, namely about the condition of the surrounding environment, or in everyday life). The problems that exist in the field are, in fact, some of the teachers only teach a few theories in the book and only apply lessons in the classroom. This is triggered by the absence of adequate laboratory facilities at schools, and the lack of motivation to make learning innovations that can be carried out during the pandemic so that it is lacking in generating practices and theories that can be implementedAbstrak: Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui pada pembelajaran IPA bahwa tidak harus dengan teori saja, tetapi juga dengan praktik meskipun di masa pandemi. Metode Penelitian adalah menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan phenomenology yaitu melihat beberapa fakta alami yang terjadi pada kejadian alam. Hasil Penelitian yaitu Peserta didik dapat diajak melaksanakan praktik secara riil, konkrit, sesuai dengan teori yang sedang dipelajari (Dalam konteks IPA SD yaitu tentang keadaan lingkungan sekitar, atau yang ada di kehidupan sehari-hari). Permasalahan yang ada di lapangan, pada kenyataanya, sebagian dari guru hanya mengajarkan beberapa teori yang ada di dalam buku dan hanya menerapkan pembalajaran di dalam ruang kelas. Hal tersebut dipicu karena tidak adanya fasilitas laboratorium yang memadai di sekolah, serta minimnya motivasi untuk membuat inovasi pembelajaran yang dapat dilakukan dimasa pandemic sehingga kurang dalam memunculkan praktik dan juga teori yang dapat dijalankan.
Pembelajaran IPA Dimasa Pandemi Covid-19 Untuk Tingkat SD/MI Mohammad Imam Sufiyanto; Roychan Yasin; Roviandri Roviandri
JURNAL INOVASI DAN MANAJEMEN PENDIDIKAN Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (735.361 KB) | DOI: 10.12928/jimp.v1i2.4616

Abstract

Virus merupakan sesuatu yang tidak terlihat yang menjadi musuh bagi manusia, akhir-akhir ini kita dihadapi dengan sebuah virus yang amat membahayakan bagi manusia di berbagai negara yang ada di seluruh dunia.Virus tersebut adalah Virus Corona.Virus Corona atau Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) adalah virus yang menyerang sistem pernapasan.Penyakit karena infeksi virus ini disebut COVID-19. Virus corona bisa menyebabkan gangguan pada sistem pernapasan, pneumonia akut, sampai kematian.Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang lebih dikenal dengan nama virus Corona adalah jenis baru dari coronavirus yang menular ke manusia baik lewat pernafasan, dan juga dapat melalui sentuhan anggota badan yang umumnya adalah tangan. Virus ini bisa menyarang siapa saja tanpa menganal batas usia dan kelamin, baik itu lansia, orang tua, remaja, anak-anak, baik itu laki-laki ataupun perempuan dapat terjangkit virus Corona tersebut.Inveksi virus ini disebut COVID-19 dan pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Cina, pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan amat begitu cepat kenegara-negara yang berada di seluruh dunia termasuk Negara Indonesia.hal tersebut mengakibatkan lumpuhnya semua aktivitas yang ada diberbagai dunia khususnya di Indonesia, Pandemi COVID-19 ini berakibat pada sistem pembelajaran diseluruh jenjang pendidikan khususnya untuk tingkat SD/MI.
Pembelajaran IPS untuk SD-MI di tengah Pandemi COVID-19 dalam Daring-Luring di MI AT-Taubah Mohammad Imam Sufiyanto; Roychan Yasin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021, Local Wisdom and Learning During COVID-19
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i2.21046

Abstract

Sejak bulan Maret 2020 telah diberlakukan pembelajaran dari rumah. Guru juga melakukan pembelajaran dari rumah (teaching from home) dan pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pembelajaran IPS untuk SD/MI ditengah pandemi baik dalam daring/luring pada sekolah MI AT-Taubah di Kabupaten Sampang. Metode dalam Penelitian ini menggunakan  kualitatif dengan pendekatan penelitian phenomenologi, namun demikian pelaksanaan pembelajaran daring dan luring memiliki tantangan/kendala baik dari aspek sumber daya manusia maupun dari sarana dan prasarana. Pada pembelajaran yang diterapkan baik luring dan daring, pada MI At-taubah lebih sering menggunakan metode luring, karna lebih efektif apalagi di pembelajaran. Kendala yang di alami saat ini yaitu jika menerapkan metode daring untuk di daerah pelosok yang sulit akan kuota dan jaringan. Sebagian dari orang tua murid tidak memiliki WA, akan tetapi sekolah mengupayakan untuk membuat group via WAG bagi kelas tinggi dan alhamdulillah berjalan dengan normal, jika untuk kelas rendah tidak cukup efektif.
Pembelajaran IPS untuk SD-MI di tengah Pandemi COVID-19 dalam Daring-Luring di MI AT-Taubah Mohammad Imam Sufiyanto; Roychan Yasin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 4, No 2 (2021): Agustus 2021, Local Wisdom and Learning During COVID-19
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v4i2.21046

Abstract

Sejak bulan Maret 2020 telah diberlakukan pembelajaran dari rumah. Guru juga melakukan pembelajaran dari rumah (teaching from home) dan pandemi Covid-19 telah mengubah paradigma pembelajaran di kelas. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui bagaimana pembelajaran IPS untuk SD/MI ditengah pandemi baik dalam daring/luring pada sekolah MI AT-Taubah di Kabupaten Sampang. Metode dalam Penelitian ini menggunakan  kualitatif dengan pendekatan penelitian phenomenologi, namun demikian pelaksanaan pembelajaran daring dan luring memiliki tantangan/kendala baik dari aspek sumber daya manusia maupun dari sarana dan prasarana. Pada pembelajaran yang diterapkan baik luring dan daring, pada MI At-taubah lebih sering menggunakan metode luring, karna lebih efektif apalagi di pembelajaran. Kendala yang di alami saat ini yaitu jika menerapkan metode daring untuk di daerah pelosok yang sulit akan kuota dan jaringan. Sebagian dari orang tua murid tidak memiliki WA, akan tetapi sekolah mengupayakan untuk membuat group via WAG bagi kelas tinggi dan alhamdulillah berjalan dengan normal, jika untuk kelas rendah tidak cukup efektif.
Dimensi Teks Berita Online Larangan Mudik 2021 di Tempo.com dan Kompas.com dalam Perspektif Teun A. Van Dijk Kusumawati, Hesty; Yasin, Roychan
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v3i1.4640

Abstract

In its role, the media is the conveyor of information through discourses that will influence the perception of the masses. The presentation of a news cannot be separated from the ideology of the media and media journalists. The choice of words used by journalists in a text shows how one's meaning of facts or reality is based on ideology. Critical discourse analysis is always interesting to study more deeply. Discourse by Van Dijk is described as having three dimensions or structures: text, social cognition, and social context. This study aims to describe the analysis of Van Dijk discourse in the text dimension of the news on the prohibition of going home in the media Tempo.com and Kompas.com. The approach used in this research is descriptive qualitative with note-taking techniques and Teun A. Van Dijk's discourse analysis techniques. The results showed three structures of the news text. The macro structure shows differences in global coherence, the first news is about the negative impact of policies while the second news is policy considerations. The superstructure consists of summaries and stories based on selected perspectives from global coherence. While in the micro structure there are semantic, syntactic, stylistic and rhetorical studies, the four studies also display the meaning of the background, details, intentions, presuppositions, and sentence building that supports the perspective of each news.
Urgensi Kompetensi Guru dalam Mencetak Anak Didik yang Unggul dan Berkarakter Yasin, Roychan
Tafhim Al-'Ilmi Vol. 15 No. 01 (2023): Agustus 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Aqidah Usymuni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37459/tafhim.v15i01.6700

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kegiatan guru dalam mempersiapkan pembelajaran di sekolah. Pembelajaran adalah suatu kondisi dimana di dalamnya terdapat kegiatan yang melibatkan antara guru dan siswa, dimana guru bertanggung jawab atas setiap kegiatan yang berlangsung selama di sekolah. Metode penelitian ini menggunakan library reseach, yaitu dengan mengkaji beberapa literatur terkait dengan kompetensi guru. Penulisan artikel ini bertujuan untuk memaparkan tentang pentingnya kompetensi guru dalam pembelajaran. Untuk mewujudkan pembelajaran yang menyenagkan tersebut harus ada empat kompetensi yang dimiliki oleh guru, komponen berupa pedagogik, kepribadian, sosial, dan professional. Kata kunci: pedagogik, sosial, kepribadian, professional
RAGAM INOVASI TENAGA PENDIDIK DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI ERA COVID-19 Yasin, Roychan; Sufiyanto, Moh. Imam
Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI) Vol. 6 No. 02 (2021): Jurnal Teknik Ibnu Sina (JT-IBSI)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jt-ibsi.v6i02.270

Abstract

Dimasa Pandemi Tenaga Pendidik Dituntut untuk mampu berinovasi dalam kegiatan pembelajaran oniline, guru sekolah dasar juga mengalami kesulitan dan belum siap melakukan proses pembelajaran di era pandemi, terutama pembelajaran secara daring. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah juga untuk mendiskripsikan dan menganalisis inovasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran di era pandemi covid-19. Hasil Penelitian ini bahwa guru melakukan beberapa inovasi dalam pembelajaran di era pandemi diantaranya. Inovasi itu diwujudkan dalam membuat RPP berbasis blended learning dengan tahapan tahapan kegiatan pembelajarannya terdiri dari sintaks seeeking of information, acquisition of information dan synthesizing of knowledge. Kegiatan yang disusun dalam RPP dimulai dari proses pencarian informasi, kemudian diskusi serta evaluasi pembelajaran. Guru juga menggunakan berbagai teknik pembelajaran. Inovasi guru dalam proses pembelajaran di wujudkan melalui pembelajaran kombinasi antara pembelajaran tatap muka dan daring atau dikenal dengan blended learning
PENERAPAN GREEN ECONOMY DALAM PENGEMBANGAN DESA EKOWISATA MANGROVE LEMBUNG UNTUK MEWUJUDKAN WAWASAN LINGKUNGAN Sufiyanto, Mohamamd Imam; Khairunisa, Khairunisa; Nasrullah, Achmad Muzammil Alfan; Kusumawati, Hesti; Yasin, Roychan
Fokus ABDIMAS Vol 4, No 1: April 2025
Publisher : STIE Pelita Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34152/abdimas.4.1.51-57

Abstract

Ecotourism is a form of sustainable tourism that not only focuses on environmental conservation but also on improving the welfare of local communities. Community empowerment in the management and utilization of ecotourism is an important aspect of creating active involvement and ownership of natural resources. This research aims to examine the role and strategy of community empowerment in participatory-based ecotourism development. The method used is a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation studies in local communities in ecotourism areas. The results of the study show that community participation in ecotourism can increase economic capacity, strengthen local cultural values, and create a sense of responsibility for environmental conservation. However, challenges such as limited access to information, low managerial capacity, and lack of policy support remain obstacles that need to be overcome. Therefore, a collaboration between the government, non-governmental organizations, and the private sector is needed to strengthen the position of the community as the main actor in sustainable ecotourism management. Keywords  : community empowerment, ecotourism, participation, environmental conservation, sustainable development.
Dimensi Teks Berita Online Larangan Mudik 2021 di Tempo.com dan Kompas.com dalam Perspektif Teun A. Van Dijk Hesty Kusumawati; Roychan Yasin
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 3 No. 1 (2021)
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.v3i1.4640

Abstract

In its role, the media is the conveyor of information through discourses that will influence the perception of the masses. The presentation of a news cannot be separated from the ideology of the media and media journalists. The choice of words used by journalists in a text shows how one's meaning of facts or reality is based on ideology. Critical discourse analysis is always interesting to study more deeply. Discourse by Van Dijk is described as having three dimensions or structures: text, social cognition, and social context. This study aims to describe the analysis of Van Dijk discourse in the text dimension of the news on the prohibition of going home in the media Tempo.com and Kompas.com. The approach used in this research is descriptive qualitative with note-taking techniques and Teun A. Van Dijk's discourse analysis techniques. The results showed three structures of the news text. The macro structure shows differences in global coherence, the first news is about the negative impact of policies while the second news is policy considerations. The superstructure consists of summaries and stories based on selected perspectives from global coherence. While in the micro structure there are semantic, syntactic, stylistic and rhetorical studies, the four studies also display the meaning of the background, details, intentions, presuppositions, and sentence building that supports the perspective of each news.
RAGAM INOVASI TENAGA PENDIDIK DALAM MELAKSANAKAN KEGIATAN PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI ERA COVID-19 Roychan Yasin; Moh. Imam Sufiyanto Pendidikan Bahasa Arab; IAIN Madura Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah; IAIN Madura
Jurnal Teknik Ibnu Sina Vol 6 No 02 (2021): Jurnal Teknik Ibnu Sina
Publisher : Jurnal Teknik Ibnusina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dimasa Pandemi Tenaga Pendidik Dituntut untuk mampu berinovasi dalam kegiatan pembelajaran oniline, guru sekolah dasar juga mengalami kesulitan dan belum siap melakukan proses pembelajaran di era pandemi, terutama pembelajaran secara daring. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Tujuan penelitian ini adalah juga untuk mendiskripsikan dan menganalisis inovasi yang dilakukan guru dalam pembelajaran di era pandemi covid-19. Hasil Penelitian ini bahwa guru melakukan beberapa inovasi dalam pembelajaran di era pandemi diantaranya. Inovasi itu diwujudkan dalam membuat RPP berbasis blended learning dengan tahapan tahapan kegiatan pembelajarannya terdiri dari sintaks seeeking of information, acquisition of information dan synthesizing of knowledge. Kegiatan yang disusun dalam RPP dimulai dari proses pencarian informasi, kemudian diskusi serta evaluasi pembelajaran. Guru juga menggunakan berbagai teknik pembelajaran. Inovasi guru dalam proses pembelajaran di wujudkan melalui pembelajaran kombinasi antara pembelajaran tatap muka dan daring atau dikenal dengan blended learning