Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Social Structure Study of Association The Flying Fish Fishermen in Takalar Regency (Case Study in Bontomarannu Village, South Galesong District Muhammad Dalvi Mustafa; Andi Adri Arief
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 7, No 1 (2017)
Publisher : JURNAL PERIKANAN DAN KELAUTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/jpk.v7i1.1952

Abstract

This study aims to determined (1) the form of social structure that occur in groups offlying fish fishermen and (2) the rights and duties between the punggawa and sawi insidethe social structure in flying fish fisher groups at Bontomarannu Village of SouthGalesong District, Takalar. The basic method of this research was descriptive methodwith qualitative approach, while the strategy was a case study. The research wasconducted in the Bontomarannu Villages District of South Galesong as one of the flyingfish fisher group who still use the traditional way. Determination of informants conducted snowball sampling where there were 35 informants were used in this study. The resultsshowed that the shape of the social structure of the punggawa sawi in a group of flyingfish fisher form of domination and legitimacy of the role played by the punggawa beingthe highest position in the social relations. The strength of the social structure betweenthe punggawa and sawi  belong to the powerful force that created rights and duties ofeach role and status they have in the flying fish fisher groups. Rights and duties were notonly applicable in the employment relationship alone, but more deeply into the journey oflife both within the coastal communities in the Bontomarannu Village. Keywords : punggawa, sawi, social structure, Takalar
Re-Formulasi Pengembangan Daya Saing Usaha Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Bone (Studi Kasus, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone) Andi Adri Arief; Harnita Agusanty; Muh. Dalvi Mustafa
Prosiding Simposium Nasional Kelautan dan Perikanan Vol. 5 (2018): PROSIDING SIMPOSIUM NASIONAL V KELAUTAN DAN PERIKANAN UNHAS
Publisher : Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.826 KB)

Abstract

Jurnal ini mendiskusikan tentang faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap pengembangan budidaya rumput laut, dan (3) menentukan strategi pengembangan budidaya rumput laut di Kecamatan Tanete Riattang Timur. Dasar penelitian ini adalah studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan participatory rapid appraisal. Data dianalisis secara kualitatif. Penentuan sampel dilakukan secara purposive sampling pada 45 orang responden di 6 kelurahan pantai. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2017. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang berpengaruh terhadap pengembangan budidaya rumput laut adalah tersedianya lahan 85,9 % dengan kondisi layak, tenaga kerja , kelayakan usaha sebesar 1,34 berdasarkan analisis OI/Ratio, akses permodalan, pemasaran hasil, penanganan pascapanen, dan kebijakan pemerintah daerah. Strategi pengembangan yang dapat dilakukan adalah penataan lahan dan desain konstruksi metode budidaya, penerapan metode long line dan rakit apung pada perairan lepas pantai, mengaktifkan penyuluhan sistem “laku” (latihan dan kunjungan), pengaturan jadwal tanam, bimbingan teknis budidaya dan manajemen usaha, membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUB), perencanaan lokasi budidaya dengan melibatkan stakeholders, membuat zonasi wilayah pesisir dan laut, membentuk kemitraan antara pembudidaya dengan pengusaha, dan memberikan bantuan permodalan dengan sistem bergulir dan kredit dengan subsidi bunga. Kata Kunci: Rumput Laut, Budidaya, Pengembangan