Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Bandung Conference Series : Medical Science

Teh Hijau (Camellia Sinensis) dapat Menurunkan Profil Lipid pada Pasien Dislipidemia: Kajian Pustaka Gita Puspa Mahardhika; Yuke Andriane; Riri Risanti
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.1533

Abstract

Abstract. Dyslipidemia is a lipid metabolism disorder that causes an increase or decrease in the lipid fraction of the plasma. Dyslipidemia is a risk factor for diseases with high mortality rates, such as cardiovascular disease. World Health Organization (WHO) stated there are 2.6 million deaths due to dyslipidemia per year. Fifty-three percent of dyslipidemic patients did not comply with treatment due to fear of side effects. Non-adherence to hypolipidemic drugs causes an increase in cardiovascular events and mortality, hence alternative therapy needs to be considered. Green tea contains epigallocatechin gallate (EGCG), epicatechin gallate (ECG), epigallocatechin (EGC), and epicatechin (EC) which can lower lipid profiles by various mechanisms. Catechins with gallate esters in green tea decrease the synthesis of cholesterol and triglycerides by interfering with emulsification, hydrolysis, micelle formation, and lipid absorption in the intestinal lumen. EGCG can lower LDL by increasing LDL-R expression. Abstrak. Dislipidemia merupakan kelainan metabolisme lipid yang menyebabkan adanya peningkatan atau penurunan fraksi lipid dalam plasma. Dislipidemia menjadi faktor risiko dari penyakit – penyakit dengan tingkat mortalitas tinggi, seperti penyakit kardiovaskular. Berdasar atas data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan terdapat 2,6 juta kematian akibat dislipidemia per tahunnya. Terdapat 53% pasien dislipidemia yang tidak patuh menjalani pengobatan karena takut akan efek samping yang ditimbulkan. Ketidakpatuhan penggunaan obat dislipidemia ini menyebabkan peningkatan kejadian kardiovaskular dan kematian sehingga terapi alternatif perlu dipertimbangkan. Teh hijau mengandung epigallocatechin gallate (EGCG), epicatechin gallate (ECG), epigallocatechin (EGC), dan epicatechin (EC) yang dapat menurunkan profil lipid dengan berbagai mekanisme. Catechin dengan ester gallate pada teh hijau dapat mengganggu proses emulsifikasi, hidrolisis, pembentukan misel, dan penyerapan lipid di lumen usus sehingga sintesis kolesterol dan trigliserid menurun. EGCG dapat menurunkan LDL dengan meningkatkan ekspresi LDL-R.
Suplementasi Zinc dalam Penyembuhan Gejala Pneumonia pada Anak Deshiana Az-Zahra Putri Wildani; Mirasari Putri; Riri Risanti
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 2 No. 1 (2022): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v2i1.1790

Abstract

Abstract. The high death cases of children aged under five years in the world caused by pneumonia. Children are vulnerable to infection due to developing immunity and low nutritional intake. Micronutrients such as zinc play a role in the development of the immune system against infectious diseases. Scoping review, as the study used aims to determine the provision of zinc supplementation as adjuvant therapy in healing symptoms of pneumonia in children. Scoping review, as the study used aims to determine the provision of zinc supplementation as adjuvant therapy in healing symptoms of pneumonia in children. The articles were searched through the database, then screened, followed by a critical assessment. Seven of the 83,594 articles between the years 2010-2021 were analyzed. The results of the analysis showed three articles proved that zinc administration could fight pneumonia by increasing the body's defense system and limiting the excessive inflammatory response so as to accelerate the healing duration of pneumonia symptoms in children, while other articles did not show the effect of zinc on pneumonia symptoms. The conclusion is that only three of the seven articles show the benefits of zinc supplementation by accelerating the duration of healing of pneumonia symptoms in children. Abstrak. Tingginya kasus kematian anak usia di bawah lima tahun di dunia disebabkan oleh pneumonia. Anak rentan terhadap infeksi akibat imunitas masih berkembang serta asupan nutrisi rendah. Mikronutrien seperti zinc berperan dalam perkembangan sistem imun untuk melawan penyakit infeksi. Scoping review, sebagai studi yang digunakan bertujuan mengetahui pemberian suplementasi zinc sebagai terapi adjuvant dalam penyembuhan gejala pneumonia pada anak. Dilakukan pencarian artikel melalui database, lalu diskrining, selanjutnya dilakukan penilaian kritis. Didapatkan tujuh dari 83.594 artikel antara tahun 2010-2021 yang akan dianalisis. Hasil analisis menunjukan tiga artikel memperlihatkan pemberian zinc dapat melawan pneumonia dengan meningkatkan sistem pertahanan tubuh dan membatasi respon inflamasi berlebih sehingga dapat mempercepat durasi penyembuhan gejala pneumonia anak, sementara artikel lain tidak memperlihatkan efek zinc terhadap gejala pneumonia. Simpulan yang didapat adalah hanya tiga dari tujuh artikel yang menunjukkan manfaat pemberian suplementasi zinc dengan mempercepat durasi penyembuhan gejala pneumonia anak.