Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Karakteristik Pasien dengan Keberhasilan Pengobatan Tuberkulosis (TB) Paru di UPTD Puskesmas Caringin Tahun 2020 – 2022 Ahmad Ihsan Nurgiansyah; Muflihah, Heni; Ekowati, Retno
Bandung Conference Series: Medical Science Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Medical Science
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v4i1.10475

Abstract

Abstract. This literature study gathered previous studies to show the relationship between patient characteristics and the successfull of pulmonary TB treatment. The results of this study show a relationship between adult age characteristics and the successfull of pulmonary TB treatment. Previous studies have revealed a mechanism between adult characteristics and successfull treatment of pulmonary TB. That is, the elderly are more often subjected to unsuccessfull treatment due to decreased immunity that cannot fight infections effectively and medical complications. There needs to be assistance in the elderly to increase the successfull of TB treatment. Abstrak. Studi literatur ini mengumpulkan berbagai studi sebelumnya untuk menunjukan mengenai hubungan antara karakteristik pasien dengan keberhasilan pengobatan TB paru. hasil studi ini menunjukkan adanya hubungan antara karakteristik usia dewasa dengan keberhasilan pengobatan TB paru. Penelitian-penelitian sebelumnya mengungkapkan mekanisme antara karakteristik usia dewasa dengan keberhasilan pengobatan TB paru. Artinya, usia lansia lebih sering mengalami pengobatan tidak berhasil karena kekebalan tubuh menurun yang tidak dapat melawan infeksi secara efektif dan komplikasi medis. Perlu adanya pendampingan pada usia lansia untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TB.
Gambaran Karakteristik dan Komorbid Pasien Akne Vulgaris di RSUD Al-Ihsan Periode Tahun 2019–2023 Ananta, Defika; Shahib, Muhammad Nurhalim; Muflihah, Heni
Jurnal Riset Kedokteran Volume 5, No.2, Desember 2025, Jurnal Riset Kedokteran (JRK)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/jrk.v5i2.8308

Abstract

Abstract, Acne Vulgaris (AV) is a skin condition caused by chronic inflammation pf the pilosebaceous follicles. A previous study conducted in Indonesia in 2016, which investigated the risk factors of AV, found that various factors can influence the development of AV, such as age, gender, stress, environment, hormonal medication use, and pollution. This condition may be exacerbated by comorbidities present in the patient, which can subsequenly affect both the choice of therapy and the prognosis of AV. This study aims to determine the characteristics and comorbidities of acne vulgaris patients at Al-Ihsan Regional Hospital for the period 2019-2023. This study is a descriptive observational study with a cross-sectional approach. Data collection used secondary data obtained from data reports of acne vulgaris patients for the period 2019-2023 at Al-Ihsan Regional Hospital, with a total of 518 respondents. This study showed that 74.52% of patients were between the ages of 16 and 35, with the majority being female (70.7%). Comorbidity distribution was predominantly seborrheic dermatitis (0.77%) and folliculitis (0.58%). The prevalence of comorbidities was relatively low, with seborrheic dermatitis (0.97%) and folliculitis (0.77%) being the most common. This low prevalence may be due to limited patient data recording at the Dermatology and Venereology Polyclinic, or because most patients did not have formally diagnosed comorbidities. Abstrak, Akne Vulgaris (AV) merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh peradangan menahun folikel pilosebasea. Pada penelitian lain yang dilakukan di Indonesia 2016, yang meneliti faktor penyebab terjadinya AV mendapati bahwa banyak faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya AV seperti usia, jenis kelamin, stress, lingkungan, penggunaan obat hormonal dan polusi. Penyakit ini dapat diperparah dengan kondisi komorbiditas yang terjadi pasa pasien yang selanjutnya akan mempengaruhi pilihan terapi dan prognosis AV pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gambaran karakteristik dan komorbid pasien akne vulgaris di RSUD Al-Ihsan Periode tahun 2019-2023. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengumpulan data menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan data pasien akne vulgaris periode 2019-2023 di RSUD Al-Ihsan, dengan total subjek pada penelitian ini sebanyak 518 responden. Penelitian ini menunjukkan 65,83% pasien berada di rentang usia 15-24 tahun dengan mayoritas pasien berjenis kelamin perempuan yaitu sebanyak 70,7%. Distribusi pasien paling banyak tidak mengalami komorbid yaitu sebanyak 9,46%, komorbiditas mayoritas pasien mengalami dermatitis seboroik, dermatitis kontak, abses dan sikatriks yaitu sebanyak 0,97%. Komorbiditas yang ditemukan relatif rendah, dengan dermatitis seboroik (0,97%) dan folikulitis (0,77%) sebagai yang terbanyak. Rendahnya prevalensi ini mungkin dipengaruhi oleh keterbatasan pencatatan laporan data pasien di Poliklinik Kulit dan Kelamin, atau karena sebagian besar pasien tidak memiliki penyakit penyerta yang terdiagnosis secara formal.