Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

STRATEGI PROMOSI TEBAR HEWAN KURBAN DOMPET DHUAFA DALAM PERSPEKTIF KOMUNIKASI PEMASARAN TERINTEGRASI Sofiyawati, Nenie
TRANSEKONOMIKA: AKUNTANSI, BISNIS DAN KEUANGAN Vol. 3 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : Transpublika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55047/transekonomika.v3i3.447

Abstract

Integrated communication channels make it easier for the market to capture promotional messages. Mistakes in designing marketing communication strategies will have an impact on messages that cannot be conveyed. This can damage the company's image because the market cannot find the benefits of the product. This study aims to analyze the promotion strategy of the Dompet Dhuafa Sacrificial Animal Stocking program using the Integrated Marketing Communication (IMC) perspective presented by Philip Kotler and Gary Armstrong. This research applies a qualitative-inductive descriptive method using library data from various relevant sources. The results showed that the promotion of the Dompet Dhuafa Sacrificial Animal Stocking program applies the principles of integrated marketing communication. The IMC principle that emphasizes the integration process of promotional channels that convey one promotional message has been implemented in the promotion of Sacrificial Animal Stocking 1443 H through the message of the benefits of #JadiManfaat sacrifice. All parties involved in THK activities have coordinated their activities on the delivery of sacrificial benefit messages in order to achieve the objectives of the sacrificial decision. The above study can be recommended for managers of institutions that organize sacrificial activities to pay attention to the integration of promotional messages that use various communication channels in order to achieve promotional goals.
Pendampingan Penyajian Laporan Keuangan pada UMKM Sofiyawati, Nenie
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 1 No. 9 (2024): Juli
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/yyghqh51

Abstract

UMKM memberikan kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Namun, pengelolaan UMKM masih memiliki masalah, salah satunya tidak tersajinya laporan keuangan standar. Padahal keberadaan laporan keuangan bertujuan untuk mengukur kinerja keuangan dan mengetahui posisi keuangan bisnis. Pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan laporan keuangan untuk merencanakan bisnis dan mengawasi keuangan seperti yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan besar, khususnya dalam kepentingan permodalan. Paragraha Properti merupakan salah satu UMKM yang menginginkan tersajinya laporan keuangan untuk mengetahui keuntungan. Kemampuan perusahaan dalam mencapai keuntungan menunjukkan kinerja keuangan yang baik. Informasi tingkat keuntungan akan digunakan untuk menjaring lebih banyak investor. Kondisi di atas yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menyajikan laporan keuangan. Metode pengabdian dilaksanakan dalam empat tahapan: pengambilan data, pemberian materi dan diskusi, pemecahan masalah, dan evaluasi. Tim pengabdi menemukan bahwa mitra pengabdian telah mencatat transaksi keuangan secara berkelompok, tetapi pengelompokkannya belum merepresentasikan SAK EMKM. Agar dapat menyajikan laporan keuangan standar, tim pengabdi menyusun bagan akun sebagai dasar mencatat transaksi keuangan. Penyusunan bagan akun telah disesuaikan dengan SAK EMKM dan kondisi keuangan mitra. Tim pengabdi memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menyajikan laporan keuangan berdasarkan bagan akun. Capaian kegiatan adalah pemahaman dan kemampuan mitra dalam menyajikan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM.
Tahapan Dakwah Pemberdayaan UMKM dalam Penyajian Laporan Keuangan Sofiyawati, Nenie
INTELEKSIA: Jurnal Pengembangan Ilmu Dakwah Vol 6 No 2 (2024)
Publisher : STID Al-Hadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55372/inteleksiajpid.v6i2.340

Abstract

Tidak tersajinya laporan keuangan dengan baik pada mayoritas UMKM di Indonesia menyebabkan ketidakberdayaan dalam menilai posisi dan kinerja keuangan, sehingga berpotensi kehilangan kesempatan untuk tumbuh menjadi usaha yang maju. Termasuk terjadi pada UMKM komunitas muslim di Indonesia. Kondisi tersebut menjadi pendorong diperlukannya pemberdayaan dalam penyajian laporan keuangan bagi UMKM, khususnya melalui dakwah pemberdayaan bagi UMKM komunitas muslim. Studi ini menjawab dua rumusan masalah mengenai kendala UMKM dalam menyajikan laporan keuangan dan desain tahapan dakwah pemberdayaan UMKM dalam penyajian laporan keuangan. Studi ini adalah kualitatif, dengan pendekatan pustaka konseptual. Pendekatan kepustakaan melalui tinjauan literatur sistematis, untuk menggali literatur terkait kendala UMKM dalam penyajian laporan keuangan. Pendekatan konseptual melalui adaptasi teori, yang merujuk pada teori dakwah pemberdayaan. Hasil studi menemukan bahwa, pertama, kendala UMKM dalam menyajikan laporan keuangan meliputi: tidak mengetahui informasi, tidak mengetahui manfaat, tidak memiliki kapasitas. Kedua, desain tahapan dakwah pemberdayaan UMKM dalam penyajian laporan keuangan mencakup: (1) pemberian materi laporan keuangan dan penguatan nilai-nilai Islam yang bertujuan membangun kesadaran nilai Islam dalam menyajikan laporan keuangan; (2) pendampingan praktik penyajian laporan keuangan berdasarkan ketentuan SAK UMKM dan proses yang baik berdasarkan nilai etika Islam; (3) pemantauan proses penyajian laporan keuangan; (4) penilaian hasil penyajian laporan keuangan untuk menentukan tingkat kemandirian.
PROSES PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK UMKM Sofiyawati, Nenie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.3313-3328

Abstract

Kesadaran UMKM terhadap pengawasan keuangan bisnis dalam jangka panjang menjadikannya sebagai motivasi utama untuk belajar laporan keuangan. Kesalahan pengelolaan dan pencatatan keuangan periode sebelumnya memberi dorongan kuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra pengabdian dalam menyajikan laporan keuangan untuk tujuan pengawasan. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yakni pengumpulan data, pelatihan, dan pendampingan. Hasil studi pendahuluan terhadap kondisi keuangan mitra menunjukkan bahwa mitra telah melakukan pencatatan keuangan secara rutin dan hasil pencatatannya telah merepresentasikan sistem akuntansi seperti jurnal dan buku besar. Namun data keuangan yang tersedia belum diolah menjadi laporan keuangan karena keterbatasan pengetahuan dan kapasitas. Wawasan dan ketrampilan pengolahan data keuangan menjadi laporan keuangan diberikan pada tahap pelatihan. Materi pelatihan membentuk kepercayaan diri mitra dalam menyajikan laporan keuangan secara mandiri. Mitra memiliki modal berupa pengetahuan logika dasar akuntansi dan optimalisasi fungsi dasar dalam Ms. Excel sehingga pencatatan keuangannya mampu menghasilkan informasi keuangan relevan seperti kas, piutang, persediaan barang, penjualan, dan beban. Temuan penting penelitian adalah sistem pencatatan keuangan sederhana yang diterapkan oleh mitra telah merepresentasikan sistem pencatatan yang akuntabel dan mudah dipraktikkan
PROSES PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN SEDERHANA UNTUK UMKM Sofiyawati, Nenie
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

Kesadaran UMKM terhadap pengawasan keuangan bisnis dalam jangka panjang menjadikannya sebagai motivasi utama untuk belajar laporan keuangan. Kesalahan pengelolaan dan pencatatan keuangan periode sebelumnya memberi dorongan kuat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mendampingi mitra pengabdian dalam menyajikan laporan keuangan untuk tujuan pengawasan. Kegiatan ini dilakukan dalam tiga tahap yakni pengumpulan data, pelatihan, dan pendampingan. Hasil studi pendahuluan terhadap kondisi keuangan mitra menunjukkan bahwa mitra telah melakukan pencatatan keuangan secara rutin dan hasil pencatatannya telah merepresentasikan sistem akuntansi seperti jurnal dan buku besar. Namun data keuangan yang tersedia belum diolah menjadi laporan keuangan karena keterbatasan pengetahuan dan kapasitas. Wawasan dan ketrampilan pengolahan data keuangan menjadi laporan keuangan diberikan pada tahap pelatihan. Materi pelatihan membentuk kepercayaan diri mitra dalam menyajikan laporan keuangan secara mandiri. Mitra memiliki modal berupa pengetahuan logika dasar akuntansi dan optimalisasi fungsi dasar dalam Ms. Excel sehingga pencatatan keuangannya mampu menghasilkan informasi keuangan relevan seperti kas, piutang, persediaan barang, penjualan, dan beban. Temuan penting penelitian adalah sistem pencatatan keuangan sederhana yang diterapkan oleh mitra telah merepresentasikan sistem pencatatan yang akuntabel dan mudah dipraktikkan.