Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KERAGAMAN JENIS PRODUK USAHA HHBK DAUN KELOR (Moringa oliefera) DI CV. TRI UTAMI JAYA KECAMATAN SANDUBAYA KOTA MATARAM Syirajudin, Syirajudin; Masrilurrahman, L L Suhirsan
Jurnal Silva Samalas Vol. 6 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jss.v6i2.10683

Abstract

Masyarakat mengenal bahwa daun kelor (Moringa oliefera) hanya sebagai bahan pangan sayuran, ternyata dari bahan daun kelor bisa dibuat berbagai jenis produk untuk bahan minuman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis produk usaha HHBK daun kelor (Moringa oliefera), dan mengetahui strategi pengembangan produk usaha HHBK daun kelor (Moringa oliefera) di CV. Tri Utami Jaya, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus atau case study. Berdasarkan hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat berbagai jenis produk usaha HHBK berbahan baku daun kelor (Moringa oliefera) yang di produksi CV. Tri Utami Jaya yakni teh bubuk moringa SaSaMbodoM, teh celup moringa KIDOM, teh celup morikai, KIDOM Coffee, masker beauty morikai, dan kapsul moringa SaSaMbodoM. Strategi yang digunakan untuk pengembangan jenis produk berbahan baku daun kelor di CV. Tri Utami Jaya yakni starategi inovasi produk baru dengan cara merubah bentuk pada kemasan, merubah ukuran yang berbeda sesuai dengan harganya, menambahkan variasi rasa, dan jenis kemasan yang tahan lama agar tidak mudah rusak, sehingga masing-masing produk akan memiliki varian rasa yang berbeda dan harga yang berbeda berdasarkan ukuran kemasan; Strategi Penentuan Harga, harga memiliki pengaruh yang besar terhadap keberhasilan sebuah bisnis dan harga juga dapat mempengaruhi persepsi pelanggan, harga yang rendah dapat memberikan bayangan bahwa semakin rendahnya kualitas suatu produk maka akan semakin rendah pula nilai yang akan didapatkan, sebaliknya jika harga produk lebih tinggi maka akan tinggi pula kualitas produk tersebut; strategi distribusi dan tempat; karena berlokasi di kota mataram sehingga secara geografis sangat menguntungkan karena berada di pusat pemerintahan dan untuk distribusinya perusahaan sudah bekerjasama dengan berbagai ekspedisi yang akan mendapatkan gratis ongkir dengan pembelian jumlah tertentu; strategi promosi dilakukan secara online dan juga secara offline, untuk online dilakukan dengan bekerjasama dengan berbagai E-Commerce dan mengirim konten promosi diberbagai sosial media sementara itu untuk offline dilakukan dengan rutin mengikuti pameran dan acara-acara besar dengan sistem open both.
Pemanfaatan Limbah Cangkang Kemiri (Aleurites moluccana) Menjadi Briket Arang yang Ramah Lingkungan Sadir, Muhammad; Masrilurrahman, L L Suhirsan; Mirawati, Baiq
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/r8d1w375

Abstract

Cangkang kemiri yang dikeringkan menggunakan oven dengan kontrol suhu dapat mengakibatkan penurunan kadar air secara efektif. Briket arang dari cangkang kemiri memiliki implikasi praktis yang nyata dan luas sebagai bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Pada tingkat rumah tangga terutama di daerah sentra penghasil kemiri briket ini dapat berperan sebagai bahan bakar memasak yang lebih sehat untuk menggantikan kayu bakar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik briket arang dari cangkang kemiri dengan metode pengeringan menggunakan oven dan mengetahui pengaruh konsentrasi perekat molase terhadap kadar air, kadar abu dan nilai kalor briket arang berbahan cangkang kemiri dengan metode pengeringan menggunakan oven. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yaitu konsentrasi perekat molase yang terdiri dari 5, 10, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik briket arang dari cangkang kemiri dengan metode pengeringan menggunakan oven memiliki kadar air 5,47–7,01%, kadar abu 7,19–8,59% dan nilai kalor 5358,80–5558,47 kal/gr. Secara keseluruhan karakteristik briket arang telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000, kecuali pada konsentrasi perekat 5 dan 15% untuk kadar abu. Konsentrasi perekat molase tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kadar air, kadar abu, namun memberikan pengaruh signifikan terhadap nilai kalor. Utilization of Candlenut Shell Waste (Aleurites moluccana) into Environmentally Friendly Charcoal Briquettes Abstract Candlenut shells dried using an oven with temperature control can result in an effective reduction in moisture content. Charcoal briquettes derived from candlenut shells possess significant and wide-ranging practical implications as an environmentally friendly alternative fuel. At the household level, particularly in candlenut production centers, these briquettes can serve as a healthier cooking fuel substitute for traditional firewood. The purpose of this study was to determine the characteristics of charcoal briquettes from candlenut shells with an oven drying method and to determine the effect of molasses adhesive concentration on moisture content, ash content and calorific value of charcoal briquettes made from candlenut shells with an oven drying method. This research method used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with molasses adhesive concentrations consisting of 5, 10, and 15%. The results showed that the characteristics of charcoal briquettes from candlenut shells with an oven drying method had a moisture content of 5.47–7.01%, ash content of 7.19–8.59% and a calorific value of 5358.80–5558.47 cal/gr. Overall, the characteristics of charcoal briquettes have met the SNI 01-6235-2000 standard, except for the adhesive concentration of 5 and 15% for ash content. The concentration of molasses adhesive does not have a significant effect on moisture content, ash content, but has a significant effect on calorific value.