Nisaa', Choirun
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Komite Sekolah dalam Peran Peningkatan Mutu di Sekolah Dasar Nisaa', Choirun; Rahayu, Tri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8452

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan, sangat penting untuk menjamin bahwa orang memiliki informasi dan kemampuan yang diperlukan untuk berkembang di dunia yang selalu berubah. Tujuan diadakannya Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran komite sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di MI Ma’arif Blongkeng. Metode pendekatan penelitian menggunakan penelitian lapangan dengan subjek komite skeolah, kepala sekolah, guru dan walimurid dengan memakai pendekatan kualitatif deskriptif pengambilan informasi lewat metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran komite sekolah dalam menumbuhkan mutu pendidikan di sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah adalah berperan dalam proses pengutipan keputusan, memantau serta mengevaluasi program dan kegiatan sekolah, dan berkolaborasi dengan guru serta orang tua guna emngatasi masalah dan mengimplementasikan perbaikan. Peran komite sekolah di MI Blongkeng tersebut telah melaju dengan baik. Hal ini bisa diamati melalui partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan untuk kegiatan akademik ataupun non-akademik. Sementara, Komite Sekolah senantiasa memantau dan mengevaluasi program dan kegiatan sekolah. Semua ini dilaksanakan supaya setara dengan program yang sudah disusun
Komite Sekolah dalam Peran Peningkatan Mutu di Sekolah Dasar Nisaa', Choirun; Rahayu, Tri
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8452

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan, sangat penting untuk menjamin bahwa orang memiliki informasi dan kemampuan yang diperlukan untuk berkembang di dunia yang selalu berubah. Tujuan diadakannya Penelitian ini bertujuan untuk memahami peran komite sekolah dalam pengembangan kualitas pendidikan di MI Ma’arif Blongkeng. Metode pendekatan penelitian menggunakan penelitian lapangan dengan subjek komite skeolah, kepala sekolah, guru dan walimurid dengan memakai pendekatan kualitatif deskriptif pengambilan informasi lewat metode observasi, wawancara, serta dokumentasi. Hasil penelitian menyatakan bahwa peran komite sekolah dalam menumbuhkan mutu pendidikan di sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah adalah berperan dalam proses pengutipan keputusan, memantau serta mengevaluasi program dan kegiatan sekolah, dan berkolaborasi dengan guru serta orang tua guna emngatasi masalah dan mengimplementasikan perbaikan. Peran komite sekolah di MI Blongkeng tersebut telah melaju dengan baik. Hal ini bisa diamati melalui partisipasi mereka dalam proses pengambilan keputusan untuk kegiatan akademik ataupun non-akademik. Sementara, Komite Sekolah senantiasa memantau dan mengevaluasi program dan kegiatan sekolah. Semua ini dilaksanakan supaya setara dengan program yang sudah disusun
SINERGI GURU DAN ORANG TUA: MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI KEGIATAN PARENTING Nisaa', Choirun; Zailani, Rinawati; Maimunah, Siti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | Maret - Mei 2025
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat telah mempengaruhi pola perilaku anak, termasuk penurunan moral dan nilai-nilai spiritual. Pendidikan anak usia dini, khususnya pada usia 5-6 tahun, menjadi masa krusial dalam pembentukan karakter spiritual anak. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecerdasan spiritual anak melalui sinergi antara guru dan orang tua di TK ABA Siti Mariyah 3 Bantul. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap: sosialisasi, pendampingan, dan evaluasi. Sosialisasi meliputi penyuluhan dan workshop mengenai kecerdasan spiritual dan metode parenting Islami. Tahap pendampingan melibatkan kolaborasi antara guru dan orang tua dalam menerapkan aktivitas spiritual harian di rumah dan sekolah. Evaluasi dilakukan melalui observasi, refleksi orang tua, dan pertemuan evaluasi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai pentingnya kecerdasan spiritual dan perubahan positif pada perilaku anak. Kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua menjadi kunci dalam pembentukan karakter anak yang spiritual dan berakhlak mulia.