Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Monitoring Suhu dan Gas Amonia untuk Kandang Ayam Skala Kecil SUPRIYONO, HERU; SURYAWAN, FAJAR; BASTOMI, RADEN MUHAMMAD AZHARI; BIMANTORO, USMAN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 3: Published July 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i3.562

Abstract

ABSTRAKSuhu kandang yang tidak sesuai dengan kondisi nyaman dan adanya gas amonia dapat menyebabkan tingginya angka kematian, pertumbuhan yang tidak optimal dan menurunnya produksi telur pada ayam. Tujuan artikel ini adalah untuk menghasilkan model sistem monitoring berbasis elektronis untuk memantau suhu dan gas amonia pada kandang ayam. Model sistem monitoring yang dihasilkan dikembangkan dengan menggunakan komponen elektronika komersial meliputi sensor suhu DHT-1, sensor gas amonia MQ-135, Arduino Pro Mini, Wemos D1, Telegram, dan Blynk. Hasil pengujian pada lingkungan dalam, luar ruangan dan kandang aktual menunjukkan sistem monitoring mampu mengukur suhu pada rentang 29-33,60oC dan gas amonia pada rentang 0,36-197,56 ppm secara konsisten tanpa ada perubahan hasil pengukuran yang drastis dan tiba-tiba. Sistem yang dihasilkan ini berpotensi untuk diuji pada skala yang luas dan dilakukan uji standar pengukuran.Kata kunci: pemantau suhu, pemantau gas amonia, pemantau kandang ayam, sistem berbasis mikrokontroler ABSTRACTThe temperature which is not suitable and the presence of ammonia gas cancause high mortality, suboptimal growth and decreased egg production of chickens. The purpose of this publication is to produce an electronic based monitoring system model for monitoring temperature and ammonia gas in chicken coops. The model was developed using DHT-1 sensor, MQ-135 sensor, Arduino Pro Mini, Wemos D1, Telegram, and Blynk applications. The test results in indoor, outdoor, and actual chicken coop environments showed that the monitoring system was able to measure temperature, i.e. 29-33.60oC and ammonia gas, i.e. 0.36-197.56 ppm consistently without any drastic and sudden changes in measurement results. The obtained system is potential to be tested in larger scale and measurement standard.Keywords: temperature monitoring, Ammonia gas monitoring, chicken coop monitoring, microcontroller based system
SISTEM PORTABLE MACHINE TO MACHINE UNTUK PEMANTAUAN KUALITAS UDARA DAN LINGKUNGAN (STUDI KASUS PADA KANDANG AYAM) Supriyono, Heru; Bimantoro, Usman; Harismah, Kun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang Teknik dan Rekayasa
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas udara dan lingkungan sangat mempengaruhi kesehatanayam. Zat yang paling dominan mencemari udara pada lingkungankandang ayam adalah ammonia yang dihasilkan oleh kotoran ayam.Variabel lingkungan lain yang mempengaruhi kesehatan ayam adalahsuhu dan kelembaban udara. Permasalahan yang dihadapi padapeternak ayam rakyat adalah kesehatan ayam yang menurun yangdapat mengakibatkan kematian yang disebabkan oleh kualitas udaradan lingkungan yang kurang baik. Variabel lingkungan ini seringdiperkirakan oleh peternak secara manual dengan menggunakanpancaindera. Perkiraan manual ini sangat mungkin menghasilkanhasil yang kurang valid. Tujuan dari penelitian yang dipublikasikanini adalah untuk memonitor kadar amonia, suhu, dan kelembabanudara dengan menggunakan sistem berbasis komputer untuk studikasus sebuah kandang ayam. Sistem yang dikembangkanmenggunakan beberapa sensor meliputi sensor DHT 22 sebagaipembaca suhu dan kelembaban dan sensor MQ-135 sebagai pembacakualitas udara (gas amonia). Sistem yang dikembangkan jugamelakukan pengendalian kipas dan lampu untuk menjaga suhu dankelembaban kandang tetap stabil. Data dari hasil pembacaan sensortersebut kemudian diproses oleh mikrokontroler NodeMCU ESP8266dan kemudian ditampilkan pada penampil LCD 20x4 dan jugadikirimkan ke aplikasi telegram untuk notifikasi jarak jauh. Hasilpengujian menunjukkan hasil pengukuran mempunyai validitas yangtinggi ketika dibandingkan dengan alat ukur komersial yang ada dipasaran