Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Metode Pengajaran Komunikatif Sebagai Strategi Pembelajaran Bahasa Bagi Siswa Usia Dini Zamzam Nurhuda; Dede Fatinova; M Wildan
Jurnal Loyalitas Sosial: Journal of Community Service in Humanities and Social Sciences Jurnal Loyalitas Sosial Vol.2 No.1 Maret 2020
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/JLS.v2i1.p1-14

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan materi dasar bahasa Indonesia dan Arab bagi siswa usia dini di TPQ Al-Hidayah. Pembelajaran materi bahasa Indonesia dan Arab ini berkaitan dengan salah satu program yang ingin dirintis oleh TPQ ini, yaitu pengajaran bahasa Indonesia dan Arab bagi para siswa. Pengajaran bidang kebahasaan ini berangkat dari adanya kesadaran para tenaga pengajar akan potensi kebahasaan anak yang dapat dikembangkan. Potensi kebahasaan ini adalah bahasa Arab. Hal ini dikarenakan para siswa sebelumnya sudah bersentuhan dengan bahasa Arab dalam rutinitas kesehariannya, yaitu melalui kegiatan membaca Iqra ataupun Alquran. Namun, di sisi lain, TPQ ini mengalami kendala, yaitu tidak adanya sumber daya manusia yang mumpuni untuk merealisasikan program pengajaran bahasa tersebut, serta bagaimana metode pengajaran bahasa yang tepat untuk diterapkan kepada anak usia dini. Maka dari itu, tim Abdimas mencoba memberikan solusi atas kegelisahan para tenaga pengajar dengan melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang mengusung tema “Pelatihan materi dasar bahasa Indonesia dan Arab di TPQ Al-Hidayah”.  Proses pengajaran dilakukan dengan metode yang telah disesuaikan dengan tahap perkembangan kognitif anak usia dini, yaitu metode pengajaran komunikatif melalui kegiatan bernyanyi. Hal ini akan mempermudah anak untuk memproses materi bahasa yang sedang disampaikan.
Medan Makna Jihad dalam Perspektif Bahasa Arab dan Islam zamzam nurhuda
Buletin Al-Turas Vol 24, No 1 (2018): Buletin Al-Turas
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.322 KB) | DOI: 10.15408/bat.v24i1.7589

Abstract

All this time, jihad has been a popular term in Islam. It is used to motivate people in growing religious spirit related to psychosocial dimension. However, people define jihad in various meanings. Therefore, this study is aimed at identifying the various meanings of jihad based on numerous Arabic and Islamic contexts. Moreover, qualitative approach and descriptive analysis method are applied in this study. Several steps to conduct this study are classifying the data, analyzing the data, processing the data, concluding and writing the report. The primary source in this study is the word jihad and other related words in the perspective of morphology and semantics. Meanwhile, the secondary data in this study include journals, books, and academic studies on Arabic semantic and an analysis of its meaning.  There are some results found in this study. First, jihad is addressed personally, relating to worship to God. Second, jihad is defined as offensive and defensive, relating to dakwah. Third, jihad is captured simply in life and its modernity, relating to tasawwuf. Finally, jihad is describedas an action to avoid syirik, relating to akidah. ---Selama ini kata jihad sangat begitu populer di dunia Islam, dikatakan populer karena kata jihad tidak jarang dijadikan motivasi untuk menumbuhkan semangat keagamaan yang terkait dengan dimensi psikososial. Kata jihad muncul dalam ragam yang memiliki banyak makna. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi makna-makna yang berhubungan dengan kata jihad dalam berbagaimacam konteks bahasa Arab dan agama Islam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan menggunakan metode deskriptif analisis. Metode tersebut berupaya menjawab permasalahan yang sedang dibahas dalam penelitian bahasa. Selanjutnya, langkah-langkah yang dilakukan adalah dimulai dengan klasifikasi data, analisis data, pengelolaan data dan terakhir membuat kesimpulan serta laporan hasil penelitian. Sumber utama dalam penelitian ini adalah kata jihad dan kata-kata yang memilki persamaan secara morfologis dan semantis degan kata jihad. Sedangkan sumber sekunder dalam penelitian ini adalah jurnal-jurnal, buku-buku, atau karya-karya ilmiah  yang berhubungan dengan semantik bahasa Arab dan medan makna. Kesimpulan dalam penelitian ini mencakup beberapa yang berhubungan dengan kata jihad. Pertama, kata jihad bermakna jihad kepada diri sendiri ketika satu kolokasi dengan kata ibadah. Kedua, kata jihad berarti opensif dan defensif ketika satu kolokasi dengan kata dakwah. Ketiga, kata jihad bermakna sederhana dalam kehidupan dunia dan modrnitas ketika satu kolokasi dengan kata tasawwuf. Keempat, kata jihad bermakna menjauh dari perbuatan syirik ketika satu kolokasi dengan akidah. DOI :10.15408/bat.v24i1.7589
PENGGUNAAN JARGON DALAM DUNIA MEDIS DI DINAS KESEHATAN TANGERANG SELATAN Sri Zumaerah; Zamzam Nurhuda
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 1 (2021): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.1 NOVEMBER 2021
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i1.17108

Abstract

Dinas Kesehatan RSUD Tangerang Selatan sebagai pelaksana otonomi daerah dalam bidang kesehatan masyarakat bertugas melaksanakan pelayanan umum dalam bidang medis seperti pencegahan penyakit, rujukan, usaha kesehatan masyarakat, dan memberikan sumber daya kesehatan dan kenyamanan bagi para pasien. Dan karena itu RSUD Tangerang Selatan memiliki jargon yang digunakan dalam keseharian dalam menjalankan tugasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan data jargon yang terdapat pada Dinas Kesehatan RSUD Kota Tangerang Selatan, mendeskripsikan bentuk lingual,dan mendeskripsikan alasan pemakaian jargon pada Dinas Kesehatan RSUD Kota Tangerang Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskrptif kualitatif. Dilanjutkan dengan pengumpulan data dengan cara menyimak, merekam dan mencatat hasil peneltian. Kemudian dilanjutkan dengan analisi data dengan simak bebas libat cakap, rekam, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemakaian jargon hanya digunakan pada media komunikasi saja dapat melalui Handy Talking dan pesan singkat sedangkan pada komunikasi langsung jargon tidak dipakai. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa pemakaian jargon pada RSUD Kota Tangerang Selatan dilakukan untuk mempersingkat tuturan, memperjelas, menjadikan komunikasi efektif, tidak melebar ke permasalahan lain, dan membedakan dengan masyarakat di luar Dinas Kesehatan Kata Kunci: Sosiolinguistik, Ragam Bahasa, Jargon, Dinas Kesehatan. 
TINDAK TUTUR EKSPRESIF DALAM NOVEL PENARI DARI SERDANG KARYA YUDHISTIRA ANM MASSARDI (KAJIAN PRAGMATIK) Reni Tania; Zamzam Nurhuda
Prosiding Seminar Nasional Sasindo Vol 2, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SASINDO UNPAM VOL.2 NO.2 MEI 2022
Publisher : fakultas sastra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sns.v2i2.22073

Abstract

Penelitian yang berjudul “Tindak Tutur Ekspresif dalam Novel Penari dari Serdang Karya Yudhistira Anm Massardi” ini, bertujuan untuk: mencari bentuk dan fungsi dari tindak tutur ekspresif dalam novel Penari dari Serdang karya Yudhistira Anm Massardi. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif, sedangkan metode pengumpulan data yang digunakan untuk menjawab semua permasalahan yang ada yaitu dengan menerapkan metode Sampling Purposive dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Proses analisis data dalam penelitian ini di lakukan dengan menggunakan metode pengumpulan data dan mendeskripsikan data. Dalam tinjauan pustaka, di lakukan dengan cara mengumpulkan berbagai literatur, maupun buku-buku yang berhubungan dengan judul skripsi ini. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa, terdapat 31 data dari lima bentuk yang disertai fungsi dari tindak tutur ekspresif dalam novel Penari dari Serdang karya Yudhistira Anm Massardi, yaitu 1) memuji: dalam konteks menyenangkan hati lawan tutur, 2) berterima kasih: dalam konteks bersyukur atas apa yang diterima orang lain, menghargai dan menghormati keabaikan yang diberikan orang lain, 3) meminta maaf: dalam konteks rasa penyesalan akan suatu hal buruk yang telah dilakukan terhadap orang lain, rasa tidak enak hati dan sungkan. 4) mengeluh: dalam konteks ketika merasa tidak puas, kecewa, atau menyesali suatu ketidakberdayaan, 5) mengucap selamat: dalam konteks ikut berbahagia atas hal baik yang terjadi pada mitra tutur, menghargai, dan mengaprisiasi pencapaian yang di dapat mitra tutur.Kata kunci: Pragmatik, Tindak tutur, Ekspresif.
JARGON PADA GRUP WHATSAPP LADIES BIKERS INDONESIA Indah Sari; Zamzam Nurhuda
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 6, No 2 (2018): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.277 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v6i2.28-52

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna khusus jargon yang digunakan pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia, dan fungsi bahasa yang merepresentasikan penggunaan jargon pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah grup WhatsApp Ladies Bikers. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak/sadap sebagai teknik dasarnya dan teknik lanjutannya menggunakan  teknik Simak Libat Cakap (SLC), dan wawancara agar data yang sudah didapat lebih akurat dan bersifat objektif. Pengumpulan data jargon didokumentasi dengan menggunakan aplikasi cuplikan layar pada gawai. Hasil penelitian menemukan data jargon yang digunakan pada grup WhatsApp Ladies Bikers Indonesia sebanyak 32 jargon dari masing-masing bentuk, di antaranya: 9 jargon bentuk kata benda (nomina) di antaranya batangan, plakat, peneng, nyawa, chapter, club, komunitas, unit, boncengers. 6 jargon bentuk kata kerja (verba) di antaranya gas, merapat, up, portalan, edankeun, pantau. 1 jargon bentuk kata ganti pronomina (ganti sebutan) yaitu queen. 5 jargon bentuk frasa verba di antaranya rolling thunder, izin melintas, keep safety riding, riding senja, balik kanan. 1 jargon bentuk frasa nomina yaitu lelang online. 1 jargon bentuk singkatan yaitu sf (single fighter). 9 jargon bentuk akronim di antaranya tikum, kopsan, kopdar, Jamda Rattle, kopling, Jamnas LBI, sunmori, salken, dan bupres..  Kata kunci: sosiolinguistik, bentuk dan fungsi jargon, Ladies Bikers Indonesia.
PENGGUNAAN JARGON DI LINGKUNGAN PENGEMUDI GOJEK TAMAN ALFA INDAH JOGLO (KAJIAN SOSIOLINGUISTIK) Zamzam Nurhuda; Ahmad Mada Dhoni A
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 8, No 1 (2020): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v8i1.97-119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan makna khusus jargon yang digunakan di Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo dan fungsi bahasa yang merepresentasikan penggunaan jargon di Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah Lingkungan Pengemudi Gojek Taman Alfa Indah Joglo. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan teknik simak/sadap sebagai teknik dasarnya dan lanjutannya menggunakan teknik simak libat cakap dan teknik simak bebas libat cakap dengan metode cakap bertemu muka. Penyimakan terhadap dialog antarpengemudi dijaring melalui teknik rekam dengan menggunakan perekam berupa handphone. Pengumpulan data jargon ditranskip dalam bentuk teks dialog. Hasil penelitian menemukan data jargon sebanyak 34 jargon dari masing-masing bentuk, di antaranya: 5 jargon bentuk kata benda (nomina) di antaranya pantat, pancingan, nitik, skema, kardus. 8 jargon bentuk kata kerja (verba) di antaranya sesar, nge-bid, kacar, pantekin, nge-flash, ngalong, tembakin, gas. 10 bentuk kata sifat (adjektiva) di antaranya budek, bleged, begelap, gacor, ceki, paud, anyep, polos, penggaris, under. 1 jargon bentuk kata ganti pronomina (ganti sebutan) yaitu ther. 3 jargon bentuk frasa verba di antaranya putar balik, balik kanan, nangis darah. 1 jargon bentuk frasa adjektiva yaitu satu-satu acan. 6 jargon bentuk akronim di antaranya tupo, pf, pa, opik, pm, dan wd.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM NOVEL SUSAH SINYAL KARYA IKA NATASSA & ERNEST PRAKASA (KAJIAN PRAGMATIK) Aska Rizkia Murti; Zamzam Nurhuda
Jurnal Sasindo UNPAM Vol 7, No 1 (2019): SASINDO UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (558.203 KB) | DOI: 10.32493/sasindo.v7i1.70-93

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fungsi-fungsi tindak tutur direktif dalam dialog novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. (2) mendeskripsikan modus kalimat pada tindak tutur direktif dalam dialog novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek yang diteliti dalam penelitian ini adalah tuturan yang terdapat dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa. Data yang ditemukan berjumlah 40 data yang diperoleh dengan menggunakan teknik baca dan catat dalam teknik pengumpulan data. Berdasarkan analisis data yang diperoleh, dapat diberi kesimpulan: (1) Fungsi tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa yaitu fungsi meminta 2 data, memohon 1 data, mengajak 4 data, bertanya 24 data, memerintah 1 data, menuntut 2 data, melarang 2 data, membolehkan 1 data, memaafkan 1 data, menasehatkan 1 data, mengusulkan dan menyarankan 1 data. (2) Modus kalimat pada tindak tutur direktif yang ditemukan dalam novel Susah Sinyal karya Ika Natassa dan Ernest Prakasa yaitu modus kalimat berita, tanya, perintah dan kalimat tanya & perintah. Data yang mengandung modus kalimat tersebut antara lain yaitu kalimat berita 11 data, kalimat tanya 25 data, kalimat perintah 1 data dan kalimat tanya & perintah 3 data.  Kata kunci:    Fungsi dan modus kalimat pada tindak tutur direktif, Pragmatik, novel Susah Sinyal.
PELATIHAN PENULISAN ILMIAH DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Yasir Mubarok; Zamzam Nurhuda; Yuli Iskandari
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.047 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9451

Abstract

Abstrak: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali guru dan siswa dengan karya tulis yang kreatif, khususnya karya ilmiah. Metode pelatihan ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan strategi penulisan ilmiah. Dari pelatihan ini setidaknya bisa memberikan kontribusi yakni pertama, secara akademis, guru dapat mengajarkan siswanya apa yang dia ketahui. Kedua, guru dapat menggunakan untuk memajukan karir dan profesionalismenya secara profesional. Ketiga, memberikan pemahaman menulis yang baik serta pemaparan perihal karya ilmiah yang berkaitan dengan aspek legal hukum dan etika akademik. Selain itu, secara khusus PKM ini untuk menyokong SMK Kesehatan Utama Insani dalam meningkatkan penuliasan karya ilmiah itu sendiri. Kegiatan PKM akan berlangsung mulai 19-21 April 2022, dan dimulai pada pukul 09.00-12.00 WIB. Hasil temuan kegiatan ini, para peserta sangat tertarik untuk mengembangkan dan meningkatkan tulisan sendiri khususnya karya ilmiah. Program pelatihan ini diapresiasi dengan baik oleh mitra, terbukti dengan meningkatnya pemahaman mitra tentang penulisan ilmiah, dengan rata-rata skor pre-test 63 dan skor post-test 84. Hal ini terlihat dari ketertarikan peserta terhadap topik yang sedang dibahas dan pertanyaan mereka tentang topik tersebut. Peningkatan kapasitas menjadi tujuan dari latihan PKM ini khususnya pada tulisan ilmiah baik guru maupun peserta didik.Abstract: This community service project's goal is to supply teachers and students with creative writing, especially in scientific works. This training method uses qualitative methods that aim to describe scientific writing strategies. From this training can at least contribute; first, academically the teacher can transmit the training to his students. Second, professionally teachers can be used to improve their careers and professionalism. Third, to provide a good understanding of writing and presentation of scientific works related to legal aspects of law and academic ethics. In addition, specifically this community service activity is to support the SMK Kesehatan Utama Insani in improving the writing of scientific papers themselves. The 23–25 of April 2022 will see community service activities, which will begin at 09.00–12.00 WIB. Based on the outcomes of this activity, it was determined that the participants were very engaged in developing and enhancing their own writing, especially scientific works. The training program was well appreciated by the community, as evidenced by a rise in Partner comprehension of COVID-19, with an average pre-test score of 60 and a post-test score of 80. This is clear from the attendees' eagerness to ask pertinent questions about the subject being presented. This community service project aims to improve teachers' and students' abilities, particularly in scientific writing.
Analisis Kesalahan Penggunaan Kata “daripada” dalam Buku Terjemahan Riyadu al-Salihin Karya Salim Bahreisy Maharani Kurnia Putri; Khairunnisa Adrina; Ismi Islah Hasanah; Ahmad Satori; Zamzam Nurhuda; Darsita Suparno
Kilmatuna: Journal Of Arabic Education Vol. 3 No. 2 (2023): Oktober : KILMATUNA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Institut Pesantren Sunan Drajat Lamongan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55352/pba.v3i2.506

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan pada terjemahan kitab Riyadu al-Salihin karya Salim Bahreisy. Sajian penelitian berupa: 1) Bentuk kesalahan yang terdapat pada teks terjemahan. 2) Faktor penyebab kesalahan berbahasa utamanya pada penggunaan kata depan. 3) Solusi untuk mengatasi problema kesalahan hasil terjemahan dengan menggunakan tatanan bahasa yang baik dan tepat. 4) Pemaparan hasil analisis terhadap hasil terjemahan pasca penyuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesalahan penggunaan kata “daripada” yang tidak tepat. Solusi yang ditawarkan pada penelitian ini adalah dengan mengupayakan peningkatan kemampuan berbahasa agar dapat melahirkan berbagai karya ilmiah yang baik dan benar sebagai sumber pengetahuan juga sarana komunikasi. Kitab terjemahan Riyadu al-Salihin karya Salim Bahreisy menjadi korpus utama pada penetian ini. Adapun metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan sebuah cara atau metode yang lebih menekankan analisa atau deskriptif. Teks yang akan disunting adalah kitab terjemahan Riyadu al-Salihin karya Salim Bahreisy pada bab adab dan kesopanan.
Morphosemantics in Arabic Terms in the Covid-19 Pandemic Period Nurhuda, Zamzam; Absar, Ulil; Suparno, Darsita; Mubarok, Yasir
SCOPE: Journal of English Language Teaching Vol 8, No 2 (2024): Scope: Journal of English Language Teaching
Publisher : Pusat Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/scope.v8i2.17560

Abstract