Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM MENCEGAH KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH Rahmawati; Maliga, Iga; Gustia Kesuma, Evi; Harmili; Hasifah, Herni
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1393

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi pada anak merupakan suatu hal yang penting pada saat ini. Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya pengetahuan tentang penyebab masalah kesehatan gigi, akibat masalah kesehatan gigi, perawatan gigi anak, pengaturan makanan serta waktu memeriksakan gigi anak ke dokter gigi. Tingkat keparahan dari karies merupakan pengukuran seberapa parah karies gigi pada anak dengan kriteria DMF-T. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Batu Nisung. Jenis penelitan ini kuantitatif korelasional secara observasional. Total populasi dalam penelitian ini adalah 76 orang. Besar sampel dari penelitian ini sebanyak 64 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Adapun kriteria utama yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah ibu yang memiliki anak yang bersekolah di SDN Batu Nisung dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner dan lembar observasi pemeriksaan DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak di SDN Batu Nisung kategori cukup 53.1% sedangkan kategori baik 17.2% pada kategori kurang. Pemeriksaan tingkat kejadian karies gigi mayoritas berada pada kategori sangat rendah 47.6%, kategori rendah 15,6%, kategori sedang 20,6%, kategori keparahan tinggi 15,6%, dan kategori keparahan sangat tinggi 1,6%. Hasil analisis menggunakan uji korelasi regresi sederhana mendapatkan hasil signifikansi 0,02, yang menunjukkan hubungan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak. Pengetahuan memiliki hubungan dalam mencegah kejadian karies gigi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan faktor-faktor lain yang kemungkinan berkaitan dengan kejadian karies gigi pada anak termasuk pola asuh dan pola makan. DOI: 10.5281/zenodo.6005499
Analysis of Pesticide Usage Behavior and Personal Protective Equipment (PPE) among Farmers in Batu Bangka Village Rafi’ah; Harmili; Reni Handayani, Asri; Maliga, Iga; Lestari, Ana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18 No 02 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan (Journal of Health Science) 
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhs.v18i02.6189

Abstract

Various chronic health effects can arise due to long-term exposure to pesticides. Unsafe pesticide usage behaviour and inadequate Personal Protective Equipment (PPE) usage pose potential hazards to farmers. This study aims to analyse the behaviour of pesticide usage and Personal Protective Equipment (PPE) among farmers in the Batu Bangka Village, West Nusa Tenggara. This research is a quantitative study using a cross-sectional approach. The study sample was taken using a simple random sampling technique, involving 40 individuals. Respondent characteristics indicate that respondents in the age category are predominantly between 36 and 45 years old, with 15 respondents (50%); those with elementary or junior high school education were 25 respondents (62.5%); and the majority have been farmers for more than 10 years (37.5%). Farmer behaviour and personal protective equipment show that many respondents have an inadequate knowledge level, with 27 respondents (67.5%); the majority have a good attitude, with 29 respondents (72.5%); and the majority have good practices, with 33 respondents (82.5%), but the majority do not use complete PPE, with 21 respondents (52.5%). Efforts and cooperation from various parties are needed to improve farmers' knowledge and advise farmers to use complete PPE to prevent pesticide poisoning and work-related diseases.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DALAM MENCEGAH KARIES GIGI ANAK USIA SEKOLAH Rahmawati; Maliga, Iga; Gustia Kesuma, Evi; Harmili; Hasifah, Herni
Journals of Ners Community Vol 12 No 2 (2021): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v12i2.1393

Abstract

Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi pada anak merupakan suatu hal yang penting pada saat ini. Pengetahuan ibu mengenai kesehatan gigi dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya pengetahuan tentang penyebab masalah kesehatan gigi, akibat masalah kesehatan gigi, perawatan gigi anak, pengaturan makanan serta waktu memeriksakan gigi anak ke dokter gigi. Tingkat keparahan dari karies merupakan pengukuran seberapa parah karies gigi pada anak dengan kriteria DMF-T. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Batu Nisung. Jenis penelitan ini kuantitatif korelasional secara observasional. Total populasi dalam penelitian ini adalah 76 orang. Besar sampel dari penelitian ini sebanyak 64 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Adapun kriteria utama yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah ibu yang memiliki anak yang bersekolah di SDN Batu Nisung dan bersedia menjadi responden. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data yaitu kuesioner dan lembar observasi pemeriksaan DMF-T. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak di SDN Batu Nisung kategori cukup 53.1% sedangkan kategori baik 17.2% pada kategori kurang. Pemeriksaan tingkat kejadian karies gigi mayoritas berada pada kategori sangat rendah 47.6%, kategori rendah 15,6%, kategori sedang 20,6%, kategori keparahan tinggi 15,6%, dan kategori keparahan sangat tinggi 1,6%. Hasil analisis menggunakan uji korelasi regresi sederhana mendapatkan hasil signifikansi 0,02, yang menunjukkan hubungan ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang kesehatan gigi anak. Pengetahuan memiliki hubungan dalam mencegah kejadian karies gigi. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambahkan faktor-faktor lain yang kemungkinan berkaitan dengan kejadian karies gigi pada anak termasuk pola asuh dan pola makan. DOI: 10.5281/zenodo.6005499
Intersectional Feminist Community Transformation: Women’s Reproduktive Health Innovation Within Patriarchal Hegemony Handayani, Asri Reni; Harmili; Asmanengsi, Sarti
Journal of Law, Politic and Humanities Vol. 6 No. 2 (2025): (JLPH) Journal of Law, Politic and Humanities
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jlph.v6i2.2660

Abstract

Reproductive rights signify women’s autonomy; however, many women still lack full control over their own bodies. Unequal gender norms often place women at a disadvantage in negotiating the use and control of their reproductive organs. Patriarchal hegemony reinforces women’s subordination by restricting their rights to information, access to healthcare services, and control over their bodily autonomy. Health systems that are not grounded in gender equality frequently fail to address women’s specific needs, leading to limited access to essential reproductive health information and services. This study aims to examine and analyze community transformation through an intersectional feminist approach, focusing on women’s reproductive health innovations as a means to promote gender equality within patriarchal structures. The research employs a normative–empirical legal method, combining doctrinal analysis with field investigation. Primary data were collected through open-ended and in-depth interviews with selected participants, and analyzed qualitatively to explore women’s experiences, perceptions, and constraints regarding reproductive rights. The findings reveal that women’s understanding of and access to reproductive health rights in Sumbawa remain constrained by entrenched patriarchal norms, low literacy levels, gender-insensitive healthcare services, and minimal male involvement in family planning programs. Nonetheless, initiatives such as the Ayah Asih (Caring Fathers) program and posyandu remaja (youth health posts) have been introduced to foster gender equality and increase reproductive health awareness. Although women’s reproductive rights are legally recognized in Indonesia, their implementation remains limited, and women continue to face significant challenges in asserting their reproductive autonomy.