Penelitan ini menyatakan bahwa siswa kurang berminat dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, sehingga sebagian besar siswa memperoleh skor yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimum. Permasalahan tersebut dikarenakan masih menerapkan model pembelajaran hanya searah saja dan masih belum maksimal dalam mengimplikasikan suatu model pembelajaran yang mempunyai banyak variasi. Tujuan penelitian ini adalah melihat ada atau tidaknya akibat dalam menerapkan model pembelajaran. kooperatif tipe scramble pada hasil belajar Pendidikan Pancasila Kelas IV SDN 15 Koto Baru Dalam penelitian ini menggunakan menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang berbentuk yang Pre-Experimentas Design dan salah satu rancangannya yaitu One-Group Pretest-Posttest. populasi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Kelas IV SDN 15 Koto Baru. Sampel yang digunakan yaitu Non-Probability Sample dengan teknik purposive sampel dan mengambil Kelas IV SDN 15 Koto Baru yang berjumlah 18 siswa. Instrument yang digunakan adalah instrument tes berupa soal pilihan ganda. Sebelum dilaksanakan penelitian soul dilakukan uji coba terlebih dahulu, soal tersebut sebanyak 20 soal dan setelah didapatkan datanya maka akan dilakukan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Daya Beda, dan Uji Tingkat Kesukaran soal. Hasil penelitian yang telah dilakukan menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan soal Pretest dan soal Posttest. Setelah didapatkannya data tersebut ternyata data Pretest mendapatkan nilai pertengahan sebanyak 64,1 dan nilai pertengahan yang didapatkan data Posttest sebanyak 86. Hasil data pretext din data posttest tadi dilakukannya uji normalitas dari data pretest yang mengatakan bahwa data Pretest tidak berdistribusi normal jika tong< Fabel dengan sigifikansi 0,157<0,05 yang berarti data tersebut tidak normal, pada data prosttest memperoleh nilai signifikansi sebanyak 0.127<0,05. Data tersebut dilanjutkan dengan menggunakan uji hipotesis Non-Parametriks dan mendapatkan signifikansi 0,000<0,05. Dari data tersebut dapat diambil simpulannya bahwa adanya pengaruh dalam menerapan model pembelajaran kooperatif tipe scramble di Kelas IV SDN 15 Koto Baru.