Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multi-Hazards Disaster Risk Assessment in Magetan Regency, Indonesia Aphang Suhendra; Heri Apriyanto; Hermawan Prasetya; Binuko D Soewargono
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.58 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69043

Abstract

Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Tengah terletak di Kawasan Gunung Lawu (Green Belt Lawu). Wilayah ini dilintasi oleh Sungai Bengawan Solo. Kemiringan wilayah dari landai hingga terjal. Kondisi ini menjadikan daerah ini rawan bencana seperti bencana tanah longsor, aliran lahar/sedimen, kekeringan, banjir/genangan, dan angin puting beliung/kencang. Permasalahannya adalah saat ini belum tersedia basis data dan pemetaan bencana, baik ancaman bahaya, kerentanan, kapasitas, maupun resiko bencana baik berdasarkan jenis bencana maupun multi ancaman bahaya. Riset ini bertujuan untuk penilaian resiko multi ancaman bencana. Metode yang dipergunakan dengan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk penilaian ancaman, kerentanan, kerawanan,dan resiko bencana dengan menggunakan acuan dari BNPB maupun internasional. Hasil riset menunjukkan bahwa tingkat resiko multi ancaman bencana didominasi oleh tingkat resiko rendah (58.38%) dan sedang (41.62%). Riset ini merekomendasikan beberapa kegiatan mitigasi untuk mengurangi tingkat resiko bencana ini.
Post-Covid-19 City Recovery Based on Stakeholder Collaboration in Jakarta Dhita Ayu Pradnyapasa; Nugraheni Setiastuti; Ugay Sugarmansyah; Heri Apriyanto; Taufiq Dwi Tamtomo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.34 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69059

Abstract

Covid-19 atau Sars-Cov-2 menjadi pandemi yang telah menyerang 183 negara di dunia. Sejak Desember 2019, Virus Covid-19 mulai menyebar setelah diketahui pasien positif Covid-19 di Wuhan, Cina. Virus Covid-19 juga menyebar hingga Indonesia. Dampak yang disebabkan pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada bidang kesehatan, tetapi juga pada bidang ekonomi dan sosial. Pada tahun April 2022, WHO memutuskan untuk menjadikan Covid-19 menjadi endemi. Penelitian ini menganalisis pemulihan kota pasca Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pendekatan kolaborasi akan mempermudah penanganan Covid-19. Dalam penanganan pandemi Covid-19 diperlukan keterlibatan semua aktor (stakeholder), sehingga, tidak hanya pemerintah pusat dan daerah saja yang bertanggungjawab. Keterlibatan swasta/bisnis, akademisi dan komunitas juga diperlukan. Keterlibatan stakeholder perllu dilakukan dalam suatu mekanisme kerja sama yang terukur dan terintegrasi. Pendekatan kolaborasi stakeholder perlu diterapkan dalam 3 (tiga) isu strategis penanganan pandemi ini yaitu kebijakan, infrastruktur, dan anggaran. Terdapat tiga rekomendasi yang perlu dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengimplementasikan pemulihan kota setelah pandemi Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder.