Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Innovation 4.0: Penilaian Tingkat Kesiapan Inovasi Perguruan Tinggi XYZ Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Satrio Utomo; Susalit Setya Wibowo; Nugraheni Setiastuti; Arie Rakhman Hakim
InfoTekJar : Jurnal Nasional Informatika dan Teknologi Jaringan Vol 4, No 2 (2020): InfoTekJar Maret
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/infotekjar.v4i2.2330

Abstract

Salah satu visi Indonesia Maju dari Presiden RI saat ini adalah mensyaratkan perlunya penyiapan SDM unggul sebagai elemen penting dalam percepatan pembangunan bangsa. Sebagai upaya meningkatkan kualitas SDM,Lembaga pendidikan seperti universitas perlu digerakkan dalam menyiapkan ekosistem riset melalui manajemen talenta unggul, penyediaan infrastruktur riset yang terbuka untuk kolaborasi, juga penajaman fokus bidang riset.Untuk dapat berperan dalam industri 4.0 selayaknya mengedepankan teknologi modern agar lebih efisien serta ditunjang dengan peningkatan kompetensi SDM sesuai kebutuhan di era digital. Ketersediaan teknologi modern serta dukungan teknologi informasi (TI) dalam model dan desain dianggap penting dan merupakan merupakan peluang dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia agar siap menuju level industri 4.0..Terpenting adalah kesiapan kompetensi dari SDM agar dapat meningkatkan daya saing industry menuju level industry 4.0. Telah tiba waktunya bagi Indonesia untuk melakukan perubahan menyeluruh untuk berevolusi memperoleh manfaat penuh dalam Industri 4.0, di mana sistem komputasi terintegrasi dan jaringan dan proses fisik merevolusi industri manufaktur.Perguruan tinggi XYZ merupakan sebuah lembaga perguruan tinggi yang konsen terhadap perkembangan inovasi dalam industri 4.0. Berdasar hasil Penilaian Tingkat Kesiapan Penerapan Inovasi Dalam Menghadapi Industri 4.0 dengan menggunaka Metode Inovasi 4.0 berdasar pilar Infrastruktur (2,50),  pilar Suprastruktur (2,75), pilar Organisasi Manajemen (2,60),  Pilar Proses RD (2,80), serta Layanan Produk (3,00) maka diperoleh 2,73. TIngkatan tersebut menunjukkan  nilai yang menunjukkan dimana tingkat kesiapan universitas tersebut berada pada level 2 (Learned).
Post-Covid-19 City Recovery Based on Stakeholder Collaboration in Jakarta Dhita Ayu Pradnyapasa; Nugraheni Setiastuti; Ugay Sugarmansyah; Heri Apriyanto; Taufiq Dwi Tamtomo
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 5, No 4 (2022): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.34 KB) | DOI: 10.20961/shes.v5i4.69059

Abstract

Covid-19 atau Sars-Cov-2 menjadi pandemi yang telah menyerang 183 negara di dunia. Sejak Desember 2019, Virus Covid-19 mulai menyebar setelah diketahui pasien positif Covid-19 di Wuhan, Cina. Virus Covid-19 juga menyebar hingga Indonesia. Dampak yang disebabkan pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh pada bidang kesehatan, tetapi juga pada bidang ekonomi dan sosial. Pada tahun April 2022, WHO memutuskan untuk menjadikan Covid-19 menjadi endemi. Penelitian ini menganalisis pemulihan kota pasca Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pendekatan kolaborasi akan mempermudah penanganan Covid-19. Dalam penanganan pandemi Covid-19 diperlukan keterlibatan semua aktor (stakeholder), sehingga, tidak hanya pemerintah pusat dan daerah saja yang bertanggungjawab. Keterlibatan swasta/bisnis, akademisi dan komunitas juga diperlukan. Keterlibatan stakeholder perllu dilakukan dalam suatu mekanisme kerja sama yang terukur dan terintegrasi. Pendekatan kolaborasi stakeholder perlu diterapkan dalam 3 (tiga) isu strategis penanganan pandemi ini yaitu kebijakan, infrastruktur, dan anggaran. Terdapat tiga rekomendasi yang perlu dilakukan pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk mengimplementasikan pemulihan kota setelah pandemi Covid-19 berbasis kolaborasi stakeholder.