Salah satu factor penyebab degradasi jalan adalah volume lalu lintas.Pada umumnya perkerasan kaku digunakan pada jalan dengan banyak lalu lintas. Dengan lebih banyak mobil di jalan, kemungkinan besar jalan akan cepat rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara volume jenis kendaraan dengan jumlah kerusakan jalan pada perkerasan kaku serta pengaruh volume jenis kendaraan terhadap tingkat keparahan kerusakan jalan.Sehingga jumlah kerusakan jalan yang dian ti sipasi dapat diramalkan lebih awal.Analisis volume kendaraan dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode regresi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini.Untuk mendapatkan.Khusus untuk mengetahui bagaimana hubungan tersebut berfungsi dengan menggunakan nilai R2 (koefisien determinasi), yang menggambarkan besarnya pengaruh perubahan volume variasi jenis kendaraan terhadap perubahan nilai kerusakan jalan. Jl. GnLauser, Jl. Soekarno-Hatta, dan Jl. Kutilang merupakan lokasi penelitian ini. Jumlah jenis kendaraan yang berbeda dan biaya kerusakan jalan berkorelasi. Menurut statistic persentase, persentase kerusakan jalan yang diakibatkan oleh gabungan volume kendaraan ringan dan berat adalah sebesar 83,1%, sedangkan persentase yang disebabkan oleh volume kendaraan berat saja sebesar 74,2%. Jumlah kerusakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan.