Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN RIGID DI KOTA TEBING TINGGI Tarigan, Gunawan; Sarifah, Jupriah; Permana, Ryan Hakim
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i3.9876

Abstract

Salah satu factor penyebab degradasi jalan adalah volume lalu lintas.Pada umumnya perkerasan kaku digunakan pada jalan dengan banyak lalu lintas. Dengan lebih banyak mobil di jalan, kemungkinan besar jalan akan cepat rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara volume jenis kendaraan dengan jumlah kerusakan jalan pada perkerasan kaku serta pengaruh volume jenis kendaraan terhadap tingkat keparahan kerusakan jalan.Sehingga jumlah kerusakan jalan yang dian ti sipasi dapat diramalkan lebih awal.Analisis volume kendaraan dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode regresi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini.Untuk mendapatkan.Khusus untuk mengetahui bagaimana hubungan tersebut berfungsi dengan menggunakan nilai R2 (koefisien determinasi), yang menggambarkan besarnya pengaruh perubahan volume variasi jenis kendaraan terhadap perubahan nilai kerusakan jalan. Jl. GnLauser, Jl. Soekarno-Hatta, dan Jl. Kutilang merupakan lokasi penelitian ini. Jumlah jenis kendaraan yang berbeda dan biaya kerusakan jalan berkorelasi. Menurut statistic persentase, persentase kerusakan jalan yang diakibatkan oleh gabungan volume kendaraan ringan dan berat adalah sebesar 83,1%, sedangkan persentase yang disebabkan oleh volume kendaraan berat saja sebesar 74,2%. Jumlah kerusakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan.
ANALISA KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR BERSIH DI DESA BAKARAN BATU KECAMATAN LUBUK PAKAM P, Ilma Hamdalah; Sarifah, Jupriah; Lubis, Marwan; Harahap, Rumilla
Buletin Utama Teknik Vol 20, No 1 (2024): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v20i1.10039

Abstract

Clean water is one of the basic needs to support human life. As the years go by, the population and infrastructure in Bakaran Batu Village, Lubuk Pakam District, increase, with the increase in population and infrastructure in Bakaran Batu Village, Lubuk Pakam District, there will definitely be an increase in users. clean water.In this research, an analysis of the availability of clean water was carried out in Bakaran Batu Village, Lubuk Pakam District. This research aims to determine the clean water needs of the people of Bakaran Batu Village, Lubuk Pakam District until 2033 so that it can be used as a reference for further research. In this research, the method used is a quantitative method with population data for the last 10 years whose calculations were carried out using arithmetic, geometry and least square selected based on the correlation coefficient and standard deviation requirements, and the results of clean water needs based on existing secondary data and comparing them with the availability of existing clean water sources, predicted clean water needs for the Bakaran Batu Village area, Lubuk Pakam District with calculations using the projection method. used to project population growth for the next 10 years.From the results of the analysis, it was found that the need for clean water in the Bakaran Batu Village service unit, Lubuk Pakam District in 2033, which refers to the predicted population growth, is 8.52 liters/second, while the availability of clean water is 11 liters/second to meet existing water needs.
PELATIHAN & PENYULUHAN PEMBUATAN IPAL INDUSTRI TAHU DENGAN MENGGUNAKAN METODE FITOREMEDIASI SEBAGAI PENETRAL LIMBAH DENGAN MENGGUNAKAN ECENG GONDOK DI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN DELI TUA KABUPATEN DELI SERDANG Tanjung, Darlina; Lubis, Marwan; Hasibuan, M. Husni Malik; Sarifah, Jupriah; Simbolon, Ronal HT.
Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas) Vol. 3 No. 02 (2024): Jurnal Masyarakat Indonesia (Jumas)
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/jumas.v3i02.155

Abstract

This community service aims to improve the management of tofu industry liquid waste in Suka Makmur Village, Deli Tua District, Deli Serdang Regency, through training and counseling on the construction of a Wastewater Treatment Plant (WWTP) based on phytoremediation with water hyacinth. The tofu industry in this area produces liquid waste with a capacity of 2,000 L/day, which contains high organic pollution with BOD 50.5 mg/L, COD 130 mg/L, TSS 135 mg/L, and pH 5. Through the implementation of phytoremediation, after processing in an equalization tank, sedimentation, and phytoremediation, the quality of the waste increased significantly with BOD decreasing to 20.5 mg/L, COD to 39.5 mg/L, TSS to 22.5 mg/L, and pH to 6. These results indicate that the quality of the effluent has met the quality standards according to Permen LHK No. 68 of 2016. This activity not only helps overcome waste pollution but also provides practical training for UMKM actors in the area.
Comparative Analysis of Variables Causing Delays in the Construction of the Wiego Warehouse Building, Jalan Letda Sujono, Medan Siregar, Muhammad Risky Qamad; Sarifah, Jupriah; Simbolon, Ronal H T
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 3, No 2 (2024): December 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v3i2.4235

Abstract

Construction projects are of course carried out in accordance with the implementation plan which is prepared based on the letter of agreement, general contract conditions, special contract conditions and technical specifications. In this plan, it is determined when the project must start and when the project must be finished. In every construction project, of course all parties involved want the project to be completed on time as previously determined. However, in reality, projects have their own problems and obstacles. One of the problems that really affects project performance in terms of time, quality and cost is the problem of project delays. In this study, a case study was carried out regarding the identification and analysis of factors causing delays in work on the Wiego Warehouse Building Construction project so that from the results of the analysis of factors causing delays, dominant factors and responses to handling them can be obtained. The Wiego Warehouse building is located on Jalan Letda Sujono, Medan and was built by contractor PT. Mitra Mandiri Asset Indo. This became the basis for conducting this research. The aim of this research is to determine the causes/risk factors that have a high level (dominant) and risk management responses that have a high level, in order to improve contractor performance. The research used is descriptive, using a questionnaire as a research instrument. Study of factors causing delays using the risk frequency scale, risk impact scale, and risk analysis matrix. The research results show that risk events are included in the classification of causal factors/high risk (high risk), which are significant for the problem of delays in building project implementation and the handling response to risk events that have a high ratio level. The dominant factor factor causing delays has a Severity index value of 61% - 80% and a risk level value of 16 (sixteen). For handling, there are several handling actions for dominant risks. Handling is carried out to minimize factors that cause delays and avoid sanctions or fines.
Analisis Perencanaan Daya Dukung Pondasi Borepile Bangunan Dinding Penahan Tanah pada Proyek Pengelolaan Irigasi Kecamatan Binjai Utara Tanjung, Darlina; Sarifah, Jupriah; Ningrum, Ayu Sri Murti
Blend Sains Jurnal Teknik Vol. 3 No. 2 (2024): Edisi Oktober
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/blendsains.v3i2.634

Abstract

Pembangunan dinding penahan tanah pada sungai bingai kota Binjai merupakan salah satu pekerjaan pengendalian banjir di kota Binjai yang dimana dapat memperlancar aliran air yang mengalir. berdasarkan fungsinya dinding penahan tanah menjadi pencegah longsor pada daerah aliran sungai karena akibat erosi yang disebabkan aliran sungai. Oleh sebab itu mengetahui jenis pondasi yang digunakan dan kapasitas daya dukung pondasi tersebut diperlukan. Pondasi bore pile menjadi pilihan yang tepat dalam pembangunan dinding penahan tanah dikarenakan faktor-faktor yang mempengaruhinya dan juga pondasi bore pile direncanakan berdasarkan fungsinya untuk menjaga daerah aliran sungai tidak longsor oleh pengaruh aliran sungai. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui daya dukung pondasi borepile terhadap dinding penahan tanah. Setelah penyelidikan tanah berdasarkan data sondir dan uji Laboratorium dihasilkan sudut geser (ϕ ) = 27,99˚ dan berat isi beton (γc ) = 24 KN/m³, berat isi tanah (γs) = 17,25 KN/m³. Berdasarkan hasil analisis di dapat menunjukkan bahwa daya dukung ijin borepile tunggal pada kedalaman 13 m, diameter 50 cm, jumlah borepile 2  adalah 3601 < 9121,15 kg, nilai tahanan ujung sondir (qc) rata-rata sebesar 6,95 kg/cm² dan beban-beban yang bekerja pada masing-masing tiang sebesar (p) 37115,7 kg.
ANALISIS DAMPAK KERUSAKAN JALAN TERHADAP PENGGUNA JALAN DAN LINGKUNGAN DI JALAN BALAM KM 37 ROKAN HILIR PROVINSI RIAU Baisun, Jarrotul Al; Lubis, Marwan; Sarifah, Jupriah
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v3i2.10597

Abstract

Jalan Balam km 37 merupakan jalan lintas yang berada di kabupaten Rokan Hilir provinsi Riau. Jalan merupakan hal penting dalam pendistribusian barang dalam sector industri. Jalan yang baik mampu mempercepat proses distribusi dari daerah satu ke daerah yang lain. Sebaliknya apabila kondisi jalan yang buruk tentunya akan memperlambat distribusi di daerah tersebut. Oleh karena itu, kondisi kerusakan jalan dapat mempengaruhi sector ekonomi di daerah tersebut. Terdapat banyak faktor yang mengakibatkan kondisi jalan rusak, salah satunya volume atau beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan. Dampak dari kerusakan jalan tentunya akan mengganggu kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan. Penelitian ini dilakukan dengan metode survey, mengamati langsung kondisi kerusakan jalan dan menyebarkan kuesioner kepada para pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Pengujian diolah dengan Nilai Mean dan Standar Devisiasi. Metode penilaian perkarasan jalan menggunakan metode RCI. Berdasarkan hasil temuan bahwa jenis kerusakannya adalah Retak Kulit Buaya, Retak Memanjang, amblas, retak sambungan, beda tinggi badan jalan dan bahu jalan, tambalan, Jalan Berlubang dan Pelapukan (Bleeding). Lalu berdasarkan penyebaran kuesioner jika seluruh item pernyataan di nyatakan valid dan reliabel. Berdasarkan nilai mean diperoleh jika factor kecelakaan merupakan aspek yang paling berpengaruh terhadap keamanan pengguna jalan. Efektifitas perjalanan merupakan aspek yang paling berpengaruh terhadap kenyamanan. Pada factor keterlambatan pendistribusian barang dan perawatan kendaraan merupakan aspek yang berpengaruh terhadap biaya transportasi ekonomi masyarakat.
Stabilisasi Tanah Gambut Dengan Menggunakan Campuran Semen Terhadap Nilai CBR Roza, Naina; Sarifah, Jupriah; Tanjung, Darlina
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol 2, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v2i1.5477

Abstract

Tanah gambut merupakan material organik yang berasal dari tumbuhan dan terbentuk dalam tanah basah yang berubah secara kimia akibat pengaruh cuaca dan kondisi topografi. Material organik yang terkandung didalam tanah gambut mempunyai daya dukung yang relatif rendah dan memiliki kompresibiltas yang sangat besar, sehingga jika menerima atau memikul beban yang besar diatasanya akan terjadi penurunan yang besar dalam waktu yang relatif pendek, maka masalah penurunan yang besar menjadi masalah utama bagi struktur kontruksi jalan yang akan dibangun diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan daya dukung tanah dari segi nilai California Bearing Ratio (CBR). Penelitian ini dilakukan di laboraturium, dengan melakukan pengujian sifat - sifat fisis tanah dan sifat - sifat mekanis tanah. Dalam hal ini untuk mengatasi permasalahan tersebut perlu dilakukan metode stabilisasi tanah dengan semen terhadap nilai California Bearing Ratio sebagai nilai yang menyatakan kualitas tanah dan juga salah satu parameter dalam menentukan kemampuan tanah dalam memikul beban struktur kontruksi jalan. Dari hasil penelitian didapat nilai California Bearing Ratio (CBR) untuk tanah asli sebesar 0,4%. Untuk tanah asli + 2% semen sebesar 1%. Untuk tanah asli + 4% semen sebesar 3%. Untuk tanah asli + 6% semen sebesar 3,4%. Untuk tanah asli + 8% semen sebesar 8%. Dan dapat disimpulkan bahwa kenaikan nilai CBR unsoaked tertinggi terjadi pada penambahan variasi campuran 8% semen.
Hubungan Nilai CBR Laboratorium dan DCP pada Tanah yang Dipadatkan pada Pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Parapat Triani, Dita; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6354

Abstract

Tanah merupakan salah satu unsur utama dalam pembuatan bangunan – bangunan teknik sipil,salah satunya adalah pembangunan jalan tol baru dimana untuk perencanaan perkerasannya harus diketahui nilai CBR-nya terlebih dahulu. Nilai CBR adalah perbandingan kekuatan tanah dasar atau bahan lain yang dipakai dibandingkan perkerasan bahan agregat standar (standar material). Nilai CBR dapat digunakan sebagai dasar pada perencanaan timbunan jalan selanjutnya, tergantung dari kelas jalan yang dikehendaki. Salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui spesifikasi lapisan tanah dan kapasitas dukung lapisan sub-permukaan tanah adalah metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP). DCP atau Dynamic Cone Penetrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur daya dukung tanah dasar jalan tol langsung ditempat. Judul skripsi “Hubungan nilai CBR laboratorium dan DCP pada tanah yang dipadatkan pada pembangunan jalan tol Tebing Tinggi – Parapat” ini memiliki tujuan untuk Menentukan hubungan CBR dan DCP serta membandingkannya, dengan metode sifat mekanis tanah menggunakan persamaan regresi linear. Dan Mendapatkan nilai kekuatan tanah dasar dan lapis pondasi jalan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan yang telah dilakukan diperoleh bahwa pembangunan jalan tol Tebing tinggi – Parapat di STA. 0 + 000 s.d 30 + 000 tergolong tanah lempung, karena memiliki kadar air yang bagus. Dari analisis nilai CBR Laboratorium didapat nilai 9.95%, Hasil Perbandingan Nilai CBR Laboratorium Dan CBR Menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) Pada STA 28 + 425 terdapat perbedaan selisih sebanyak 1.31%, Pada STA 28 + 475 sebanyak 3.38 %, dan pada STA 28 + 525 sebanyak 2.06%. Data didapatkan dengan pemadatan tanah, uji CBR laboratorium dan dilanjutkan dengan DCP yang seluruh kegiatannya berada dilapangan dan dilaboratorium.
Analisa Lereng Jalan Dengan Metode Rockfall Hazard Rating System (RHRS) di Jalan Pakkat KM 170-175 Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatra Utara Simamora, Mhd Alfair; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6355

Abstract

Longsoran merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam pekerjaan rekayasa konstruksi. Gangguan terhadap ketidakstabilan lereng dipicu oleh pemotongan lereng alami untuk memenuhi lahan desain konstruksi yang telah direncanakan. Paradigma pengurangan risiko bencana khususnya tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara, perlu dilakukan berdasarkan analisis risiko. Hal pertama yang dilakukan adalah identifikasi wilayah-wilayah rawan bencana. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi lereng yang berpotensi rawan longsor yang berbahaya bagi pemakai jalan berdasarkan Rockfall Hazard Rating System. Mendapatkan lokasi lereng yang memiliki tingkat kerawanan longsor yang tinggi Penelitian ini dilakukan dengan metode survei langsung ke lapangan berdasarkan RHRS (Rockfall Hazard Rating System) terhadap lereng di ruas jalan di Jalan Pakkat Km 170-175 Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menemukan Lereng yang memiliki nilai poin rating lebih kecil 300 dikategorikan sebagai lereng yang memiliki prioritas rendah untuk dilakukan tindakan penanganan, sedangkan lereng yang jumlah poin rating totalnya lebih dari 500 dikategorikan sebagai lereng yang memiliki prioritas tinggi untuk dilakukan tindakan penanganan. Berdasarkan Metode Colorado Hazard Rating System (CRHRS) tebing dikelompokkan atas dua kategori yaitu ; tebing sangat rawan 300 poin dan rawan 275-300 poin. Hasil temuan menjelaskan bahwa titik pengamatan 5 (TP 5) menjadi wilayah yang paling rawan dengan perolehan pada masing-masing rating (1-4) berurut 429 poin, 441 poin, 477 poin dan 585 poin.
PERENCANAAN PERKERASAN KAKU TULANGAN WIREMESH (RIGID PAVEMENT) JALAN PERUMAHAN PROPERTI CIKARANG BEKASI JAWA BARAT Tanjung, Darlina; Sarifah, Jupriah; Lubis, Marwan; Hidayat, Heri
Buletin Utama Teknik Vol 20, No 3 (2025): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v20i3.11470

Abstract

Perencanaan Perkerasan Kaku Tulangan Wiremesh (rigid Beton Cor Pavement) jalan permahan Properti Cikarang Bekasi Jawa Barat”.Jalan beton (rigid pavemet) masih menjadi pilihan utama sebagai elemen struktur rigid jalan perumahan diindonesia, tidak heran karena memiliki banyak kelebihan antara lain memiliki masa layak hingga puluhan tahun dan cenderung tidak memerlukan biaya besar dalam masa perawatanya, tetapi dikarenakan jalan beton bertulang menggunakan tulangan wiremesh untukmeminimalisir pada perkerasan struktur jalan rigid, tidak untuk diaplikasikan dalam beton tanpa tulangan. Oleh sebab itu pada proyekjalan perumahan pada perencanaan perkerasan kaku tulangan wiremesh (rigid pavment) jalan perumahan properti cikarang bekasi jawa barat dengan pertimbangan tidak menggangu kapasitas jalan (lalu lintas) pada saat proses pelaksanaan pekerjaan. Dalam penelitian perencanaan ini bertujuan ingin mengetahui tingkat kelelahan beton jalan menggunakan tulangan wiremes untuk meminimalisir dari segi praktis efesien, efek terhadap waktu pekerjaan dan penyelesaian metode kerja dengan beberapa alternatif sistem metode bekisiting bahu jalan betonyaitu: 1. Plastik cor , 2. Selimut tulangan, 3. Perletakan Wiremesh . Dengan hasil ketiga metode  ini, seharusnya pada beton sambungan dan untuk mencapai umur beton lebih baik lagi, memerlukan pada setiap sambungan tulangan wiremesh diperlukan besi dowel pengekang penuh lebih aman untuk dikerjakan dan juga memiliki resiko kegagalan struktur yang rendah dengan persyaratan umum).