Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH SUBSTITUSI TEPUNG KACANG ALMOND DENGAN TEPUNG KACANG KEDELAI TERHADAP SIFAT FISIK DAN DAYA TERIMA MARZIPAN Azizah, Dinda Marifatul; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah; Alsuhendra
Jurnal Sains Boga Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Sains Boga Volume 7 Nomor 1, Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JSB.007.1.04

Abstract

This study aims to analyze the effect of soybean flour substitution on marzipan making on physical properties and consumer acceptability. This research was conducted at the Pastry and Bakery Laboratory of the Culinary Education Study Program, Faculty of Engineering, State University of Jakarta. The sample in this study was soybean flour substitution marzipan with a percentage of 50%, 60%, 70%. This research was conducted with an experimental method, namely testing the density and acceptability of consumers conducted on 30 rather trained students of the Culinary Education Study Program with assessment aspects including aspects of color, sweetness, aroma, softness, stickiness, and elasticity. The results of the density value study were analyzed using calipers and digital scales that showed the substitution of soybean flour in marzipan with a percentage of 0% having a high density of 1.27 g / cm3. The consumer acceptance test analyzed by the Friedman test showed that there was no influence on the aspects of color, sweetness, aroma, softness, and stickiness which resulted in the substitution of soybean flour in marzipan with a percentage of 70% preferred, but there was an influence on the aspect of elasticity so that continued with the Tuckey's test which resulted in the substitution of soybean flour in marzipan with a percentage of 70% preferred by the panelists.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK DIGITAL MATERI MARZIPAN PADA MATA KULIAH DEKORASI KUE Yuniarni, Annida; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah; Febriana, Rina
Jurnal Andaliman: Jurnal Gizi Pangan, Klinik dan Masyarakat Vol 4, No 1 (2024): : EDISI JULI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgpkm.v4i1.55590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berupa flipbook digital materi marzipan yang digunakan dalam pembelajaran mata kuliah Dekorasi Kue untuk mahasiswa program studi Tata Boga. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Tahapan penelitian ini terdiri dari define, design, develop, dan disseminate. Teknik analisis data pada penelitian dan pengembangan ini berupa deskriptif kualitatif. Uji coba dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Tata Boga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Jakarta. Uji coba yang dilakukan adalah uji one to one dengan mengambil data dari 3 orang responden, uji small group dari 9 orang responden, dan uji field group dari 30 orang responden. Media pembelajaran ini telah divalidasi oleh ahli dengan nilai 99% untuk aspek materi, 89% untuk aspek media, dan 89% untuk aspek bahasa. Hasil penilaian uji one to one adalah 93%, uji small group adalah 95%, uji field group adalah 88%. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa pengembangan flipbook digital materi marzipan dikategorikan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran mata kuliah Dekorasi Kue tanpa terbatas ruang dan waktu
Pengaruh Penambahan Pasta Umbi Bit Merah (Beta Vulgaris) Pada Pembuatan Kue Egg roll Terhadap Sifat Fisik Dan Daya Terima Konsumen Ni'mah, Ulfatun; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah; Mahdiyah, Mahdiyah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 8.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan pasta umbi bit merah (Beta vulgaris) terhadap sifat fisik dan daya terima konsumen pada produk kue egg roll. Metode eksperimen digunakan dengan tiga variasi konsentrasi pasta umbi bit merah, yaitu 2%, 4%, dan 6%. Penilaian dilakukan oleh 30 panelis semi-terlatih yang mengevaluasi aspek warna, rasa, aroma, tekstur, kerapuhan, dan trigeminal. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan pasta umbi bit merah memberikan pengaruh signifikan terhadap aspek aroma, di mana formula dengan penambahan 4% menjadi yang paling disukai. Sementara itu, pada aspek warna, rasa, kerapuhan, dan trigeminal, tidak ditemukan pengaruh signifikan terhadap penerimaan konsumen. Analisis sifat fisik menunjukkan bahwa penambahan pasta umbi bit merah mempengaruhi nilai pH dan kadar air adonan, dengan formula 2% menghasilkan nilai pH tertinggi (7,10) dan kadar air terendah (32,21%). Berdasarkan hasil penelitian, formula kue egg roll dengan penambahan 4% pasta umbi bit merah dinilai sebagai yang terbaik dan direkomendasikan untuk pengembangan lebih lanjut sebagai produk pangan fungsional yang sehat dan menarik secara visual. Inovasi ini menawarkan diversifikasi produk kue dengan penggunaan bahan alami yang memberikan manfaat tambahan bagi kesehatan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pewarna sintetis.
Pengaruh Substitusi Pati Kimpul Terhadap Mutu Sensoris Dan Sifat Fisik Kue Lapis Pepe Setiono, Rahmah Hamidah; Kandriasari, Annis; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 10.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi pati kimpul pada pembuatan kue lapis pepe terhadap mutu sensoris dan sifat fisik kue lapis pepe, sebagai pemanfaatan kimpul yang merupakan salah satu jenis umbi lokal Indonesia yang masih perlu dikembangkan pemanfaatannya. Perlakuan substitusi pati kimpul yang diujikan pada kue lapis pepe adalah dengan persentase 20%, 40% dan 60%. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Pengolahan Makanan UNJ dengan menggunakan metode eksperimen. Waktu penelitian dilakukan sejak Mei 2024 – Februari 2025. Penelitian diawali dengan pembuatan standar kue lapis pepe dan pati kimpul, kemudian dilakukan uji coba substitusi dengan menggunakan pati kimpul, selanjutnya dilakukan uji mutu sensoris dan sifat fisik. Uji mutu sensoris dilakukan kepada 30 panelis agak terlatih yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga yang telah mengambil mata kuliah kue tradisional dan organoleptik. Uji sifat fisik dilakukan dengan menggunakan texture analyzer dengan 3 kali pengulangan. Berdasarkan hasil uji mutu sensoris menunjukkan bahwa kue lapis pepe dengan substitusi 40% memiliki karakteristik produk terbaik dengan aspek warna hijau tua mendekati hijau, putih mendekati putih kehijauan, merah tua mendekati merah, tekstur cukup kenyal dan cukup lengket mendekati lengket, agak beraroma daun jeruk mendekati cukup beraroma daun jeruk, tidak beraroma kimpul, rasa cukup manis, gurih santan dan agak terasa kimpul mendekati tidak terasa kimpul. Berdasarkan hasil uji sifat fisik menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang nyata pada perlakuan substitusi pati kimpul sebanyak 20%, 40% dan 60% pada pembuatan kue lapis pepe.
Hubungan Pengetahuan Sanitasi Higiene Dengan Perilaku Penjamah Makanan Pada Pedagang Kaki Lima di Alun-Alun Kota Bekasi Harfiningrum, Indah Nitaseptiani; Fadiati, Ari; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara pengetahuan sanitasi higiene dan perilaku penjamah makanan pada pedagang kaki lima di Alun-Alun Kota Bekasi. Latar belakang penelitian ini berangkat dari maraknya aktivitas kuliner kaki lima yang berpotensi meningkatkan risiko kontaminasi makanan akibat penerapan sanitasi dan higiene yang kurang memadai. Penelitian menggunakan metode survei korelasional dengan 55 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari total 118 pedagang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berupa tes pengetahuan (58 soal) dan angket perilaku (27 pernyataan skala Likert). Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan instrumen layak digunakan. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, dan uji hipotesis (korelasi product moment, regresi linier sederhana, uji F, dan uji T). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan sanitasi higiene dengan perilaku penjamah makanan, dengan koefisien korelasi sebesar 0,462 (kategori sedang) dan kontribusi sebesar 21,3%, sementara 78,7% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian ini. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan pengetahuan sanitasi higiene dapat mendorong perilaku higienis yang lebih baik di kalangan pedagang kaki lima. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan, pembinaan, dan pengawasan rutin oleh pihak terkait untuk meningkatkan kesadaran dan praktik sanitasi higiene, demi mendukung keamanan pangan dan kesehatan konsumen..
Pengaruh Penambahan Pasta Buah Markisa Ungu (Passiflora. Edulis F. Edulis) Pada Pembuatan Permen Keras Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensori Wardiman, Safika Aisyah; Riska, Nur; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan pasta buah markisa ungu (Passiflora edulis f. edulis) terhadap kualitas fisik dan mutu sensori permen keras. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga perlakuan, yaitu penambahan pasta markisa ungu sebanyak 5%, 10%, dan 15% ke dalam formula standar permen keras. Uji kualitas fisik dilakukan melalui pengukuran keseragaman bobot, sementara mutu sensori dinilai oleh 45 panelis agak terlatih berdasarkan aspek warna, aroma, rasa (markisa ungu, asam, manis), tekstur, dan kehalusan permukaan permen di dalam mulut. Uji kualitas fisik dilakukan dengan 3 kali pengulangan terhadap aspek keberagaman bobot permen keras menunjukkan tidak terdapat pengaruh nyata penambahan pasta markisa ungu terhadap keseragaman bobot permen keras dengan penambahan pasta markisa ungu 5%, 10% dan 15% Permen keras dengan penambahan pasta markisa ungu 5%, 10% dan 15% dinyatakan lolos uji keseragaman bobot sesuai dengan standar Farmakope Indonesia V karena tidak ada bobot permen yang menyimpang dari batas penyimpangan yang telah ditentukan (5% dan 10%). Uji mutu sensoris dilakukan dengan pengujian hipotesis menggunakan Uji Kruskal-Wallis pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil uji menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan pada 4 aspek yaitu aspek aroma, rasa manis, tekstur dan kehalusan permukaan di dalam mulut. Sedangkan 3 aspek lainnya menunjukkan terdapat pengaruh panambahan pasta buah markisa terhadap mutu sensori permen keras diantaranya pada aspek warna, rasa markisa ungu dan rasa asam. Uji coba lanjutan dilanjutkan dengan Uji Tuckey, berdasarkan hasil Uji Tuckey, peneliti menyimpulkan bahwa secara keseluruhan produk terbaik pada penelitian ini adalah permen keras dengan penambahan pasta buah markisa ungu 15%. Hasil ini menunjukkan bahwa pasta markisa ungu dapat meningkatkan mutu sensori tertentu permen keras tanpa mengganggu kualitas fisiknya, serta berpotensi sebagai bahan alami untuk diversifikasi produk pangan berbasis buah lokal.
Pengaruh Substitusi Tepung Kacang Mete (Anacardium Occidentale) Pada Pembuatan Madeleine Terhadap Kualitas Fisik Dan Mutu Sensoris Gaol, Muhammad Rafi Rajabi Lumban; Singamurni, I Gusti Ayu Ngurah; Ridawati, Ridawati
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi tepung kacang mete (Anacardium occidentale). Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan tiga variasi substitusi tepung kacang mete, yaitu sebesar 60%, 70%, dan 80%. Parameter yang diuji meliputi kualitas fisik berupa tingkat kekokohan (hardness) serta uji mutu sensoris yang mencakup aspek warna luar, warna dalam, aroma kacang mete, aroma lemon, rasa kacang mete, rasa Madeleine, kekompakan struktur, dan kelembutan kue. Pengujian mutu sensoris dilakukan oleh 45 panelis agak terlatih. Data dianalisis menggunakan uji statistik Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Uji Tuckey’s. Hasil menunjukkan bahwa substitusi tepung kacang mete tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas fisik, rasa manis, kekompakan dan kelembutan kue. Namun, terdapat pengaruh signifikan pada aspek warna, dan aroma kacang mete. Perlakuan pada terbaik penelitian ini adalah kue Madeleine dengan subtitusi kacang mete sebesar 60%. Hasil ini menunjukkan bahwa tepung kacang mete dapat meningkatkan mutu sensori tertentu tanpa mengganggu kualitas fisiknya, serta berpotensi sebagai bahan alami untuk diversifikasi produk pangan berbasis lokal.