Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Herpetofauna Trade Via Online Media Rahmadhiani Nurdin; Maria Purnama; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.177

Abstract

The increasing use of internet media in Indonesia, as well as the trend of trading that has shifted from conventional methods to online media, allows for an increase in herpetofauna trading activities. This study aims to determine the online trading media of herpetofauna and herpetofauna trading areas online. The research method used was a direct search through online media. The results found that the Tokopedia platform was recorded as the online media with the most accounts (60%) offering herpetofauna products both in the form of live animals and processed animals, followed by Shopee (23%), and Facebook (17%), and found that West Java and Jakarta provinces as the most herpetofauna trading areas.
KEANEKARAGAMAN HERPETOFAUNA DI SEKSI PENGGELOLAAN TAMAN NASIONAL WILAYAH 2, TAMAN NASIONAL MATALAWA : Studi Kasus Resor Wudipandak Kabupaten Sumba Timur Anita Matang; Maria Purnama; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman herpetofauna di Seksi Penggelolaan Taman Nasional Wilayah 2, Taman Nasional Matalawa, khususnya di Resor Wudipandak, Kabupaten Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Visual Eucounter Survey yang dikobinasikan dengan metode Line Transeck serta ditambah dengan pemasangan jebakan lem (glue trap). Pengambilan data dilakukan pada malam dari dan pagi hari, pengamatan dilakukan pada malam hari di ekosistem akuatik dan terrestrial, sedangkan pengamatan yang dilakukan pada pagi hari dilakukan pada ekosistem terrestrial saja. Total herpetofauna yang ditemukan pada penelitian ini yaitu sebanyak 15 jenis dari 10 famili. Jumlah amfibi yang ditemukan sebanyak 4 jenis dari 4 family, diantaranya dari famili Bufonidae (1 jenis) Duttaphrynus melanostictus, dari family Dicroglossidae (1 jenis) Fejervarya limnocharis, Family Ranidae (1 jenis) Papurana elberti, dan family dari Rhacophoridae (1 jenis) Polypedates leucomystax. Sedangkan reptil yang berhasil ditemukan sebanyak 11 jenis yang terdiri dari 6 famili, dari famili Colubridae (3 jenis) diantaranya ada Psammodynastes pulverulentus, Dendrelaphis inornatus dan Lycodon subcinctus. Famili dari Gekkonidae (3 jenis) Gekko gecko, Hemidactylus frenatus dan Cyrtodactylus darmandvillei famili dari Scincidae (2 jenis) Sphenomorphus melanopogon dan Eutropis multifasciata, Family Typhlopidae (1 jenis) Indotyphlops braminus, untuk family Varanidae (1 jenis) Varanus salvator dari famili Viperidae (1 jenis) Trimeresurus insularis. Keanekaragaman secara umum tergolong dalam kategori sedang dengan indeks kemerataan total menandakan bahwa kondisi komunitas herpetofauna di Lokasi mendekati stabil, sedangkan untuk indeks kekayaan jenis tergolong dalam kategori sedang.