Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PELATIHAN SOFTSKILL PENGGUNAAN UNMANNED AERIAL VEHICLE (UAV) PADA MAHASISWA PECINTA ALAM UNIVERSITAS NUSA CENDANA Fadlan Pramatana; I G. B. Adwita Arsa; Nixon Rammang; Halena Meldy Asa; Yusratul Aini; Gustaf Ridolof Saudila; Fiqul El Khoir; F. X. D. Ari Sasongko; Ahmada Yudi Surya; Ape Didex Nino
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15852

Abstract

Di era modern (era industri 4.0), drone atau pesawat udara tanpa awak (PUTA) menjadi salah satu peralatan yang dapat digunakan untuk menunjang berbagai aktifitas, diantaranya bidang fotografi, videografi, promosi, dan juga ilmu pengetahuan pada berbagai bidang keilmuan. Penggunaan teknologi drone memiliki berbagai macam kelebihan yang tidak dimiliki oleh peralatan lainnya, yaitu efisiensi waktu, fleksibilitas, dan mampu melakukan pemotretan kondisi lahan secara aktual dengan resolusi yang sangat tinggi. Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) merupakan salah satu wadah untuk menyalurkan minat dan bakat mahasiswa yang berfungsi sebagai sarana pengembangan pribadi, sosialisasi, dan kesadaran akan lingkungan. Kelompok pecinta alam mengisi kegiatannya dengan melakukan kegiatan di alam bebas yang bersifat sosial serta pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, dukungan keahlian penggunaan teknologi drone akan sangat membantu dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keahlian pendukung dalam pemanfaatan teknologi berupa penggunaan dan pengoperasian drone pada MAPALA Undana. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode penyampaian langsung untuk menjelaskan materi regulasi, pengertian dan jenis-jenis drone, bagian-bagian drone, prosedur persiapan penerbangan drone, serta menggunakan metode pembelajaran yang berpusat pada murid (student centered learning) dengan menggunakan media simulator penggunaan drone. Sasaran program mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan aktif dan komunikatif dikarenakan materi yang disampaikan merupakan hal yang baru bagi mereka. Penyampaian materi didukung oleh media berupa wahana drone secara langsung yang diperkenalkan kepada sasaran program dengan diakhiri oleh praktik penggunaan dan pengoperasian drone dengan tampilan nyata dari simulator.
ANALISIS TUTUPAN LAHAN DESA MATA AIR TAHUN 2023 DI DESA MATA AIR, KECAMATAN KUPANG TENGAH, KABUPATEN KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Maria M.E. Purnama; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini; Muhammad Soimin
JURNAL KEHUTANAN PAPUASIA Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal Kehutanan Papuasia
Publisher : Fakultas Kehutanan UNIPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46703/jurnalpapuasia.Vol10.Iss1.469

Abstract

Tutupan lahan merupakan informasi yang sangat penting dalam berbagai bidang misalnya pertanian, pertambangan, kehutanan dan bidang lainnya. Perubahan tutupan lahan terjadi karena pertumbuhan penduduk yang semakin besar dan perkembangan teknologi yang semakin pesat sehingga menyebabkan suatu wilayah dapat dikonversi menjadi bentuk lain untuk memenuhi kebutuhan manusia baik kebutuhan sandang, pangan terutama lahan untuk pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tutupan lahan Desa Mata Air. Pengambilan data menggunakan metode interprestasi citra yaitu pengunduhan citra, pengambilan data lapangan, Preprocessing, dan Klasifikasi Citra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 klasifikasi tutupan lahan yaitu bangunan, sawah, vegetasi, semak belukar, tegalan, tubuh air dan lahan terbuka. Berdasarkan hasil klasifikasi citra dengan menggunakan metode MLC maka diperoleh tutupan lahan semak belukar sebesar 30% tegalan sebesar 3%. Uji akurasi antara analisis citra dan kondisi di lapangan memberikan hasil klasifikasi sebesar 96,6%.
Movement and Home Range of the Translocated Komodo Dragons (Varanus komodoensis Ouwens, 1912) in Flores, East Nusa Tenggara, Indonesia Ramadhan, Tubagus Muhamad Daffa; Kusrini, Mirza Dikari; Aini, Yusratul; Mahmud, Arief
Media Konservasi Vol. 29 No. 4 (2024): Media Konservasi Vol 29 No 4 September 2024
Publisher : Department of Forest Resources Conservation and Ecotourism - IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/medkon.29.4.660

Abstract

One of the conservation efforts for the Komodo Dragon (Varanus komodoensis) is the translocation of the Komodo. Six juvenile captive-bred Komodo Dragons were translocated from Bogor to Wae Wuul Nature Reserve, East Nusa Tenggara Province, on 23rd September 2023. This research aims to calculate and describe home ranges total daily movements and the habitat conditions of Komodo Dragons. The research was carried out at the Wae Wuul Nature Reserve using the radio tracking method for 11 days, as most of the translocated Komodo Dragons could only survive in the short term. Results showed that translocated Komodo Dragons tend to stay near the initial release location. The average total daily movement translocated Komodo Dragons was 424.53 m day–1 with an average home range of 34.11 ha and an average core area of 8.20 ha. The habitats used by Komodo Dragons are savanna and monsoon forests dominated by bushes and trees. The presence of feral dogs and vehicle road access have the potential to pose a threat to the translocated Komodo Dragons.
PEMBUATAN STEK PUCUK JATI MENGGUNAKAN ROOTON F SEBAGAI ZAT PENGATUR TUMBUH Seran, Wilhelmina; Kaho, Norman P. L. B. Riwu; Aini, Yusratul; Mau, Astin Elise; Demang, Juandri Inyo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.30502

Abstract

Kegiatan pengabdian dengan penerapan IPTEK kepada masyarakat  yang berjudul Teknik budidaya dengan stek pucuk di Desa Sillu Kecamatan Fatuleu terletak di Kabupaten Kupang. Jumlah lahan kritis masih tergolong cukup besar dan sumber bibit tanaman hutan kebanyakan masih didatangkan dari kabupaten lain. Bibit tanaman jati yang dikembangkan dari biji membutuhkan waktu lama untuk berkecambah sehingga budidaya stek pucuk merupakan salah satu pilihan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.Program ini bertujuan untuk merehabilitasi lahan kritis, kedua mitra ini bisa menjadi produsen penyedia bibit jati, meningkatkan motivasi wirausaha dari para petani, dan menopang pengembangan ekonomi kreatif. Hasil dari program pengabdian ini yaitu mitra dapat membuat demplot persemaian, jemaat GMIT Imanuel Enokaka terampil melakukan suntik hormon rooton f  dalam merangsang pertumbuhan akar jati, menghasilkan bibit jati dengan stek pucuk, dapat menanam bibit jati pada areal lahan kritis
Identifikasi Jenis Jamur Pada Tanaman Mahoni (Swietenia Macrophylla King.) Di Hutan Penelitian Bu’at So’e, Nusa Tenggara Timur Honorata Bunga Mana; Astin Elise Mau; Pamona Silvia Sinaga; Yusratul Aini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.2378

Abstract

Mahoni (Swietenia macropylla King.) adalah salah satu tanaman yang memiliki nilai komersial. Tanaman ini juga rentan terhadap serangan patogen (jamur) yang dapat merusak mahoni. Salah satu lokasi yang memiliki vegetasi mahoni dapat ditemukan di Kawasan Hutan Penelitian Bu’at So’e. Jamur termasuk dalam kelompok organisme eukaryotik heterotof yang dapat menyerang mahoni melalui berbagai celah, baik itu luka, lubang alami, atau bahkan permukaan yang sehat pada akhirnya menyebabkan kerusakan pada tanaman mahoni.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi jenis jamur yang menyerang tanaman mahoni di Hutan Penelitian Bu’at So’e, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai September 2024 dengan menerapkan metode kualitatif. Data yang diperoleh meliputi data primer dan data sekunder. Proses pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling dan pengambilan sampel secara oportunistik. Hasil penelitian jamur yang menyerang tanaman mahoni ditemukan 4 jenis jamur. Pada batang terdapat 4 isolat jamur yaitu Aspergilus niger, Aspergilus fumigatus, Rhizophus arrhizus Fischer dan Aspergilus flavus, sedangkan pada tanah terdapat 3 isolat jamur yaitu Aspergilus niger, Aspergilus fumigatus, dan Aspergilus flavus.
Herpetofauna Trade Via Online Media Rahmadhiani Nurdin; Maria Purnama; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.177

Abstract

The increasing use of internet media in Indonesia, as well as the trend of trading that has shifted from conventional methods to online media, allows for an increase in herpetofauna trading activities. This study aims to determine the online trading media of herpetofauna and herpetofauna trading areas online. The research method used was a direct search through online media. The results found that the Tokopedia platform was recorded as the online media with the most accounts (60%) offering herpetofauna products both in the form of live animals and processed animals, followed by Shopee (23%), and Facebook (17%), and found that West Java and Jakarta provinces as the most herpetofauna trading areas.
KEANEKARAGAMAN HERPETOFAUNA DI SEKSI PENGGELOLAAN TAMAN NASIONAL WILAYAH 2, TAMAN NASIONAL MATALAWA : Studi Kasus Resor Wudipandak Kabupaten Sumba Timur Anita Matang; Maria Purnama; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman herpetofauna di Seksi Penggelolaan Taman Nasional Wilayah 2, Taman Nasional Matalawa, khususnya di Resor Wudipandak, Kabupaten Sumba Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah Visual Eucounter Survey yang dikobinasikan dengan metode Line Transeck serta ditambah dengan pemasangan jebakan lem (glue trap). Pengambilan data dilakukan pada malam dari dan pagi hari, pengamatan dilakukan pada malam hari di ekosistem akuatik dan terrestrial, sedangkan pengamatan yang dilakukan pada pagi hari dilakukan pada ekosistem terrestrial saja. Total herpetofauna yang ditemukan pada penelitian ini yaitu sebanyak 15 jenis dari 10 famili. Jumlah amfibi yang ditemukan sebanyak 4 jenis dari 4 family, diantaranya dari famili Bufonidae (1 jenis) Duttaphrynus melanostictus, dari family Dicroglossidae (1 jenis) Fejervarya limnocharis, Family Ranidae (1 jenis) Papurana elberti, dan family dari Rhacophoridae (1 jenis) Polypedates leucomystax. Sedangkan reptil yang berhasil ditemukan sebanyak 11 jenis yang terdiri dari 6 famili, dari famili Colubridae (3 jenis) diantaranya ada Psammodynastes pulverulentus, Dendrelaphis inornatus dan Lycodon subcinctus. Famili dari Gekkonidae (3 jenis) Gekko gecko, Hemidactylus frenatus dan Cyrtodactylus darmandvillei famili dari Scincidae (2 jenis) Sphenomorphus melanopogon dan Eutropis multifasciata, Family Typhlopidae (1 jenis) Indotyphlops braminus, untuk family Varanidae (1 jenis) Varanus salvator dari famili Viperidae (1 jenis) Trimeresurus insularis. Keanekaragaman secara umum tergolong dalam kategori sedang dengan indeks kemerataan total menandakan bahwa kondisi komunitas herpetofauna di Lokasi mendekati stabil, sedangkan untuk indeks kekayaan jenis tergolong dalam kategori sedang.
Herpetofauna Diversity at the Nusa Cendana University Fadlan Pramatana; Yusratul Aini; Maria M. E. Purnama; Roni Haposan Sipayung; Oki Hidayat
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 11 No 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v11i1.8130

Abstract

University campuses are built to carry out the learning process. Therefore, this area has dramatically developed and impacted on the environment and biodiversity. The Nusa Cendana University (Undana) campus area as a habitat for wild animals is included in the built and managed habitat categories. In human-dominated habitats in urban areas such as Undana, it is still possible for animal species to find habitats to find food, shelter, and water sources. This research aims to analyze herpetofauna diversity and update information on preliminary studies of herpetofauna at Nusa Cendana University so that it can be used as primary data for assessing time series. Data was collected using the Visual Encounter Survey combined with the time-constrained search method for three hours from 18.30 to 21.30 WITA at three habitat types (Agricultural, open-area, and built-area habitat). The observation period is divided into two categories: dry and rainy season. Twelve species from eight herpetofauna families, consisting of four amphibians and eight reptiles, were recorded in three habitat types in the Undana campus area. It was recorded that there were six additional herpetofauna species compared to the preliminary study.
ANALISIS SENYAWA BIOAKTIF DAN UJI KELAYAKAN SIMPLISIA EKSTRAK KULIT BIDARA LAUT (STRYCHNOS LUCIDA) DAN EKSTRAK DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) SEBAGAI ANTIMALARIA Carmelia Emerensi Baro; Fadlan Pramatana; Yusratul Aini; Nixon Rammang
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa aktif pada bidara laut(Strychnos lucida) dan daun kelor (Moringa oleifera) secara kualitatif dan kuantitatif sertamenguji kelayakan simplisia kulit bidara laut (Strychnos lucida) dan daun kelor (Moringaoleifera). Metode yang dipakai dalam penelitian ini menggunakan pengujian fitokimia secarakualitatif menggunakan senyawa kimia untuk melihat keberadaan dari metabolit sekunder padatumbuhan obat. Lalu, pengujian secara kuantitatif, dilakukan dengan pengujian fenolik totaldan flavonoid total menggunakan reagen standar Gallic acid dan Catechin.Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam pengujian kualitatif, kulit bidara lautmengandung senyawa flavonoid, alkaloid dan tanin, sedangkan daun kelor mengandungalkaloid dan tanin. Hal ini dapat dipengaruhi oleh metode maserasi yang digunakan, serta faktorinternal dan eksternal yang dapat memengaruhi kandungan metabolit sekunder pada tumbuhanobat. Berikutnya, hasil pengujian kuantitatif menunjukkan bahwa kadar fenolik total pada kulitbidara laut dan daun kelor itu setara sebesar 77.61 mg GAE/g, yang mungkin terjadidikarenakan metode ekstraksi dan kondisi analisis yang dilakukan hampir sama. Sedangkanpada pengujian flavonoid total, nilai kulit bidara laut lebih besar dibandingkan dengan daunkelor yaitu 77,99 mg CA/g untuk kulit bidara laut dan 68,42 mg CA/g untuk daun kelor.Kata Kunci: Senyawa Bioaktif, Simplisia, Bidara Laut, Kelor, Malaria
ANALISIS TNGKAT KENYAMANAN TERMAL RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA KUPANG, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR (Studi Kasus: Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang) Valentino R. J. Wetede; Maria M. E. Purnama; Yusratul Aini; Frank Samelino Tita
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 10 No. 2 (2026): IKRAITH-ABDIMAS Vol 10 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan elemen yang sangat penting dalam menunjang kehidupan dan aktivitas penduduk dan berperan penting dalam mewujudkan lingkungan perkotaan yang berwawasan dan mendukung estetikaperkotaan serta sebagai sarana rekreasi yang nyaman dan sehat. Kenyamanan termal merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kualitas RTH di perkotaan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kenyamanan termal di RTHKota Kupang yaitu pada Taman Nostalga dan Alun-Alun Kota Kupang. Penelitian ini dilaksanakn pada bulan Februari sampai April 2026 di Taman Nostalgia danAlun-Alun Kota Kupang. Metode yang digunakan dalam pengambilan titik yaitumetode sistematik sampling (systematic sampling) dengan desain petak jalur dan teknik pengumpulan data menggunakan pengukuran langsung pada suhu dan kelembapan dengan termometer dry and wet. Selain itu penelitian ini jugamenghitung nilai persentase tajuk dengan metode Hemispherical Photography dengan software Image-J.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya perbandingan antara nilai THI di Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota kupang. Niai rata-rata THI di Taman Nostalgia sebesar 26,87℃ yang masuk dalam kalasifikasi sebagian nyaman, dengan nilai rata-rata persentase tajuk sebesar 63% yang masuk dalam kriteria tajuk sedang.Sementara itu, di Alun-Alun Kota Kupang memiliki nilai rata-rata THI mencapai 28,96℃ yang masuk dalam klasifikasi tidak nyaman dan memiliki nila rata-rata persentase tajuk sebesar 44% dengan kriteria tajuk sedang. Adanya perbandingan THI pada kedua lokasi tersebut dikarenakan kondisi fisik taman yang berbedan serta jumlah vegetasi dan material permukaan yang ada pada kedua tempat. Kata Kunci: Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kenyamanan Termal, Temperature Humidity Index (THI), Persentase Tutupan Tajuk, Taman Nostalgia dan Alun-Alun Kota Kupang.Keterangan: *) Pembimbing I, **) Pembimbing II, ***) Penguji