Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia dan stres kerja terhadap kinerja pegawai pada PT Pegadaian (Persero) Cabang Singaraja. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya ketidakkonsistenan kinerja yang belum mencapai target KPI, yang diduga berkaitan dengan tekanan target yang tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif kausal dengan teknik sampling jenuh terhadap seluruh populasi yang berjumlah 63 pegawai. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik penerapan pelatihan, kompensasi dan penilaian kinerja, maka kinerja pegawai akan semakin meningkat. Stres kerja terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, semakin tinggi tingkat stres kerja yang dialami pegawai akibat tekanan kerja, maka kinerja pegawai akan cenderung menurun. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan kinerja pegawai tidak hanya ditentukan oleh kualitas praktik manajemen sumber daya manusia, tetapi juga oleh kemampuan perusahaan dalam menyeimbangkan tekanan tugas dengan manajemen stres kerja yang efektif.