Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH KOMPETENSI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PT. HUTAMA KARYA (PERSERO) WILAYAH II PADA PEMASANGAN GIS 150 KV KALIBARU PT. PELINDO II DI JAKARTA Saebani
Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pendidikan Teknik dan Vokasional
Publisher : LPPM, Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.857 KB) | DOI: 10.21009/JPTV.4.1.43

Abstract

Good and high employee performance can be achieved if all components of the company are integrated in a sustainable and good. The purpose and purpose of this study is to determine the effect of competence and work motivation on the performance of employees of PT. Hutama Karya (Persero) Region II on installation of GIS 150 kv Kalibaru PT. Pelindo II in Jakarta. To analyze and know about the influence of independent variable (competence and work motivation) on dependent variable (employee performance), then used correlation and regression test to know the most influential variable. Using simple random sampling (Simple Random Sampling), with 45 respondent samples of employees of PT. Hutama Karya (Persero) Region II on installation of GIS 150 kv Kalibaru PT. Pelindo II in Jakarta, while data processing using SPSS 16. From the results of tests that have been done, simultaneous regression test (F test) shows that all independent variables studied have a positive and significant effect on employee performance variables. Partial regression test (t test) shows that the competence variable has a positive and significant effect to employee performance variable. The magnitude of the effect caused by (Rsquare) by the variable of competence and mutual motivation toward the employee performance variable is 58,3%, while the rest 41,7% influenced by other variable not examined in this research. Keywords: competence, employee performance, work motivation
Perundungan dalam Pendidikan Kedokteran sebagai Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Tindak Pidana Menurut UU No. 1 Tahun 2023: Sebuah Tinjauan Pustaka Ganuarda, Aditya; Suharto, Gatot; Saebani
Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perundungan dalam pendidikan kedokteran telah menjadi persoalan yang mengakar dan sering kali dinormalisasi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Tinjauan pustaka ini bertujuan mengkaji definisi dan bentuk perundungan dalam pendidikan kedokteran, keterkaitannya dengan pelanggaran hak asasi manusia, serta pemetaan pasal-pasal dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang relevan. Penelusuran literatur dilakukan pada PubMed, Scopus, Google Scholar, dan Garuda dengan rentang tahun 2016–2026 disertai literatur seminal. Hasil tinjauan menunjukkan prevalensi perundungan pada residen mencapai 51%, dengan bentuk fisik, verbal, siber, nonfisik/nonverbal, hingga perundungan dalam riset (publication parasitism). Persepsi yang membenarkan perundungan sebagai pembentukan karakter bertentangan dengan bukti dampak buruknya terhadap kesehatan mental, kesejahteraan dokter, dan kualitas pelayanan pasien. Perundungan melanggar hak asasi manusia yang dijamin Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, berbagai bentuk perundungan dapat dipetakan ke pasal tindak penganiayaan, pengeroyokan, kesusilaan, pencabulan, pencemaran nama baik, pemerasan, dan penipuan. Simpulan: perundungan merupakan pelanggaran hak asasi manusia dan berpotensi menjadi tindak pidana, sehingga diperlukan kebijakan pencegahan, mekanisme pelaporan yang aman, serta pembaruan budaya pendidikan kedokteran. Kata kunci: Perundungan; Pendidikan kedokteran; Hak Asasi Manusia; Tindak Pidana; Kitab Undang-Undang Hukum Pidana